Artikel
Magister Sastra USD Raih Akreditasi Baik Sekali, Perkuat Mutu dan Kekhasan Akademik
Sleman - Program Studi Sastra Program Magister, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma (USD) mencatat capaian penting dengan memperoleh peringkat akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian ini menjadi penanda perkembangan Program Studi Sastra Program Magister sekaligus hasil dari upaya peningkatan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan sejak program studi ini diselenggarakan. Peringkat Baik Sekali tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 7119/SK/BAN-PT/Ak/M/VIII/2026 tanggal 18 Agustus 2026 tentang peringkat akreditasi Program Studi Sastra pada Program Magister Universitas Sanata Dharma. Status akreditasi tersebut berlaku hingga 18 Agustus 2031 dan merupakan peningkatan dari peringkat sebelumnya, yaitu Baik.
Ketua Program Studi Sastra Program Magister USD, Dr. G. Fajar Sasmita Aji, M.Hum., menyambut capaian tersebut sebagai hasil dari proses pengembangan program studi yang dilakukan secara konsisten. Menurutnya, akreditasi Baik Sekali tidak semata-mata merupakan hasil persiapan menjelang asesmen, melainkan cerminan dari proses akademik, evaluasi, dan perbaikan yang berlangsung dari waktu ke waktu. “Kami bersyukur atas capaian ini. Bagi kami, yang terpenting bukan hanya predikat Baik Sekali, tetapi proses membangun budaya mutu agar program studi terus berkembang dan mampu memberikan pendidikan yang semakin baik bagi mahasiswa,” ungkap Fajar.
Salah satu perhatian utama program studi adalah pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan masyarakat. Evaluasi dan penyempurnaan kurikulum dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kajian sastra dan humaniora, kebutuhan mahasiswa, pengalaman alumni, serta masukan dari pengguna lulusan dan mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA). Program studi juga terus memperkuat kekhasan akademiknya melalui teori-teori kritis dan humaniora digital, serta kajian sastra yang responsif terhadap berbagai persoalan sosial dan budaya kontemporer.
Menurut Fajar, pengembangan tersebut juga menyentuh metode pembelajaran. Mahasiswa diarahkan tidak hanya untuk menguasai teori dan melakukan penelitian, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan refleksi, bekerja secara kolaboratif, dan menghasilkan karya akademik yang relevan bagi masyarakat. Pembelajaran berbasis penelitian dan proyek, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) secara kritis dan etis, serta kolaborasi dengan mitra di luar kampus menjadi bagian yang semakin diperkuat dalam proses pendidikan.
Capaian akreditasi ini juga tidak terlepas dari keterlibatan aktif dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. Dosen berkontribusi melalui pembelajaran, penelitian, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, dan pembimbingan mahasiswa, sedangkan tenaga kependidikan mendukung pengelolaan administrasi, data, dokumentasi, dan layanan akademik. Mahasiswa turut membangun dinamika akademik melalui penelitian, seminar, forum ilmiah, dan publikasi. Sementara itu, alumni memberikan masukan melalui tracer study dan komunikasi dengan program studi mengenai relevansi kompetensi yang diperoleh selama studi dengan dunia kerja dan aktivitas profesional mereka.
“Mahasiswa dan alumni kami pandang bukan hanya sebagai penerima layanan pendidikan, tetapi sebagai mitra dalam pengembangan program studi. Pengalaman mereka menjadi masukan yang sangat penting bagi kami untuk mengevaluasi apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu dikembangkan,” jelas Fajar. Masukan dari pengguna lulusan dan mitra DUDIKA juga menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa kurikulum dan kompetensi lulusan tetap memiliki relevansi dengan perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Dekan Fakultas Sastra USD, Dr. Tatang Iskarna, mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan bahwa peningkatan dari peringkat Baik menjadi Baik Sekali merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan banyak pihak. Dukungan pimpinan Universitas Sanata Dharma, pendampingan LPMAI, serta kontribusi berbagai biro, pusat, dan unit pendukung di lingkungan USD menjadi bagian penting dalam proses peningkatan mutu dan akreditasi Program Studi Sastra Program Magister.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif. Program studi tidak bekerja sendirian karena ada dukungan fakultas, universitas, LPMAI, berbagai unit pendukung, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan para mitra. Karena itu, kami melihat predikat Baik Sekali ini sebagai capaian bersama sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan mutu,” ujar Tatang.
Ke depan, Program Studi Sastra Program Magister tidak hanya menargetkan untuk mempertahankan capaian akreditasi, tetapi juga memperkuat kualitas dan identitas akademiknya. Pengembangan kurikulum, peningkatan penelitian dan publikasi, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, perluasan jejaring dan kolaborasi, serta peningkatan keterlibatan mahasiswa dan alumni akan terus dilakukan.
Fajar menegaskan bahwa predikat Baik Sekali harus menjadi energi untuk membawa program studi memasuki tahap perkembangan berikutnya. “Akreditasi ini bukan titik akhir. Justru dari sini kami ingin melangkah lebih jauh, membangun Program Studi Sastra Program Magister yang memiliki kekhasan akademik yang semakin kuat, adaptif terhadap perkembangan zaman, tetap humanis, dan mampu memberikan kontribusi nyata melalui kajian sastra bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dn)
- MAGISTER SASTRA SAMBUT MAHASISWA BARU 2026
- Magister Sastra USD Raih Akreditasi Baik Sekali, Perkuat Mutu dan Kekhasan Akademik
- Ujian Tesis Magister Sastra USD Soroti Identitas, Spiritualitas, dan Ideologi
- Program Studi Magister Sastra USD Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT
- Magister Sastra USD Gencarkan Promosi PMB 2026 melalui Kuliah Umum Internasional bersama Akademisi Timor-Leste
- Meneguhkan Jejaring Humaniora Asia Tenggara: USD dan UNTL akan Perluas Kerja Sama dari Kuliah Umum hingga Riset
- Magister Sastra USD Lakukan Pengabdian di UKI dalam Kuliah Umum Sastra Digital
- Kuliah Umum Magister Sastra USD “Sastra, Buat Apa?”: Refleksi Peran Sastra dalam Kehidupan Kontemporer
- “AI dalam Sastra: Dari Analisis Teks hingga Kreasi Puisi Digital”: Literasi Publik dan PkM Magister Sastra USD di UGTV Universitas Gunadarma
- Sastra sebagai Kompas Etika Kebijakan Lingkungan: Seri Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD dari Kelas “Sastra dan Kebijakan Publik”
- Sastra, Gender, dan Kebijakan Publik: Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD tentang Keadilan Gender melalui Sastra
- Ketika Alam Berbicara lewat Sastra: Seri Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD dari Kelas “Sastra dan Kebijakan Publik”
- Sastra, Ruang Publik, dan Demokrasi: Seri Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD dari Kelas “Sastra dan Kebijakan Publik”
- Lima Mahasiswa Magister Sastra 2024 Seminarkan Proposal Tesis
- Magister Sastra Adakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional Melalui Literasi Sastra Digital
- Lima Mahasiswa Magister Sastra USD Presentasikan Makalahnya di Panggung Ilmiah “The 13th Literary Studies Conference And The 6th Asle-Asean”
- Mahasiswa Magister Sastra USD Berkiprah di Seminar Nasional HISKI
- Wisuda Periode September 2025: Magister Sastra “Pecah Telor” Luluskan Enam Mahasiswanya
- Prof. Dr. Yoseph Yapi Taum, M.Hum. Guru Besar Baru Magister Sastra
- Ujian Tesis Magister Sastra: Dari Perlawanan Politik hingga Spiritualitas Nusantara
