Artikel

Magister Sastra Adakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional Melalui Literasi Sastra Digital

08-12-2025

Díli, Timor-Leste — Departemento  do Ensino de Lingua Tetum, Faculdade de Educacao e Humanidades, Universidade Nacional Timor Lorosa’e (Prodi Pendidikan Bahasa Tetun, Fakultas Pendidikan dan Humaniora Universitas Nasional Timor Lorosa’e (UNTL) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Pembelajaran Sastra (di Era) Digital: Tantangan dan Peluang” yang menghadirkan Dr. Tatang Iskarna, Ketua Program Studi Magister Sastra Universitas Sanata Dharma (USD), Yogyakarta. Acara yang digelar pada 5 Desember 2025 ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan akademik lintas negara. Sebanyak 115 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas dosen, mahasiswa S2 Bahasa Tetun, mahasiswa S1 Program Studi Lingua Tetun, Englesa, Biologia, serta beberapa alumni.

Dalam sesinya, Dr. Tatang Iskarna memberikan kontribusi penting bagi pengembangan wawasan masyarakat akademik Timor-Leste mengenai dinamika Revolusi Industri 4.0 dan dampaknya terhadap dunia sastra. Ia memaparkan kemunculan genre-genre baru seperti hypertext fiction, interactive fiction, kinetic poetry, serta karya sastra berbasis multimedia yang memanfaatkan teknologi digital secara kreatif. Penyuluhan ini bukan hanya bersifat teoretis, tetapi juga mendorong peserta untuk melihat peluang besar dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, dan literasi digital yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, kuliah umum tersebut menjadi bentuk pengabdian masyarakat yang memperluas akses pengetahuan dan memperkuat kapasitas akademik generasi muda Timor-Leste.



Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari peran aktif Dr. Nuno da Silva Gomes Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Tetun, serta Vicente Paulino, Ph.D., Direktur Pusat Studi Budaya dan Seni atau CECA (Centro de Estudo Cultura e Arte) UNTL. Keduanya menjadi penggerak utama dalam menghadirkan Dr. Tatang sebagai narasumber dan menjembatani kolaborasi akademik antarinstitusi. Undangan resmi oleh CECA–UNTL menegaskan pentingnya kunjungan tersebut sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan riset, seni, dan budaya di UNTL.

Kuliah umum ini juga merupakan implementasi langsung dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Sanata Dharma dan Universidade Nacional Timor Lorosa’e. MoU yang ditandatangani oleh Rektor UNTL, Prof. Dr. João Soares Martins, dan Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., mencakup berbagai bentuk kolaborasi, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, penyelenggaraan seminar, serta pengembangan akademik dalam bidang ilmu humaniora dan pendidikan. Perjanjian kerja sama yang berlaku selama lima tahun ini membuka ruang luas bagi pelaksanaan program akademik yang berkelanjutan.



Melalui kuliah umum ini, UNTL dan USD tidak hanya mempertegas komitmen kerja sama internasional, tetapi juga menghadirkan nilai nyata bagi masyarakat akademik Timor-Leste melalui kegiatan pengabdian yang memperkaya pengetahuan dan meningkatkan literasi digital sastra. Kehadiran Dr. Tatang sebagai visiting lecturer dan antusiasme peserta mencerminkan visi bersama kedua universitas: membangun lingkungan akademik yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan tantangan abad ke-21. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, UNTL dan USD kian memperluas jaringan ilmiah dan memperkukuh komitmen mereka dalam memajukan pendidikan, kebudayaan, dan penelitian lintas batas negara. (Tti)

 kembali
Arsip