Artikel
Wisuda Periode September 2025: Magister Sastra “Pecah Telor” Luluskan Enam Mahasiswanya
20-09-2025

Program Studi Sastra Program Magister “pecah telor” dengan meluluskan enam mahasiswa perdananya dalam acara Wisuda Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Driyarkara, Jumat (19/9/25). Keenam lulusan tersebut adalah Stevanny Yosicha Putri, Ni Kadek Arie Cahyani Kepakisan, Fira Nur Vianingtyas Damayanti, Maria Endah Yulindraswari, Yolenta Oktovia Mahuze, dan Inosensius Soni Koten. Empat dari enam lulusan mengikuti acara wisuda. Mereka diwisuda oleh Dekan Fakultas Sastra Prof. Dr. Yoseph Yapi Taum, M.Hum. didampingi oleh Kaprodi Magister Sastra Dr. Tatang Iskarna. Ditemui secara terpisah sebagaian mereka menyatakan merasa senang bisa menyelesaikan studinya tepat waktu.


Ditanya tentang kesan dan pesan, Stevanny, mengungkapkan bahwa selama berkuliah di program Magister Sastra, dia mendapatkan kesempatan berperan sebagai narasumber di beberapa seminar dan kuliah umum. “Tentu ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi saya. Saya bisa belajar dan memiliki pengalaman untuk membagikan ilmu dan berbicara di hadapan orang banyak”, tandasnya. Program Magister Sastra juga tidak hanya memberikannya tambahan ilmu dan pengalaman tapi juga jangkauan relasi yang luas selama dia berproses di sini. “Saya bisa berkenalan dan berbagi ilmu dengan banyak teman-teman dari luar pulau Jawa. Saya juga mendapatkan pengetahuan baru terkait budaya dan adat istiadat mereka”, tambahnya. Dia berharap semoga program Magister Sastra semakin maju, dikenal luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia bahkan dunia, dan menjadi pusat lahirnya para kaum akademisi dan praktisi terbaik dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya.

Ada yang menarik dari keenam lulusan tersebut, yaitu lulusan yang merupakan seorang Imam Katolik dari Keuskupan Larantuka, NTT. “Belajar di Magister Sastra memperkaya pengalaman dan pelayanan saya sebagai imam. Relasi dengan para dosen dan karyawan sangat membantu, penuh perhatian dan dinamika mahasiswa”, kesannya. “Dari sisi ilmu, saya merasakan bahwa kajian Sastra memberi ruang untuk melihat manusia, budaya dan sejarah dengan cara yang lebih dalam. Sastra membuka cakrawala baru bahwa pelayanan pastoral juga harus berakar pada pemahaman mendalam akan pengalaman manusia sebagaimana diungkapkan dalam teks-teks Sastra”, tambahnya.
Maria Endah Y, salah satu lulusan Magister Sastra yang sudah bekerja menjadi guru di SMP Strada Santa Anna di Jakarta Timur kurang lebih juga mengungkapkan hal yang sama. “Para dosen yang berkompeten pada ilmunya masing-masing memberikan perspektif ilmu lain pada saat mengajar. Tidak jarang juga kelas diisi dengan diskusi interaktif juga memancing para mahasiswa dalam mengemukakan pendapatnya”, kata Maria. “Selain itu, teman-teman kelas yangg supportif juga memberikan dampak positif untuk terciptanya kelas yg menyenangkan”, lanjut Maria. (Tti)
kembali
- Ujian Tesis Magister Sastra USD Soroti Identitas, Spiritualitas, dan Ideologi
- Program Studi Magister Sastra USD Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT
- Magister Sastra USD Gencarkan Promosi PMB 2026 melalui Kuliah Umum Internasional bersama Akademisi Timor-Leste
- Meneguhkan Jejaring Humaniora Asia Tenggara: USD dan UNTL akan Perluas Kerja Sama dari Kuliah Umum hingga Riset
- Magister Sastra USD Lakukan Pengabdian di UKI dalam Kuliah Umum Sastra Digital
- Kuliah Umum Magister Sastra USD “Sastra, Buat Apa?”: Refleksi Peran Sastra dalam Kehidupan Kontemporer
- “AI dalam Sastra: Dari Analisis Teks hingga Kreasi Puisi Digital”: Literasi Publik dan PkM Magister Sastra USD di UGTV Universitas Gunadarma
- Sastra sebagai Kompas Etika Kebijakan Lingkungan: Seri Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD dari Kelas “Sastra dan Kebijakan Publik”
- Sastra, Gender, dan Kebijakan Publik: Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD tentang Keadilan Gender melalui Sastra
- Ketika Alam Berbicara lewat Sastra: Seri Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD dari Kelas “Sastra dan Kebijakan Publik”
- Sastra, Ruang Publik, dan Demokrasi: Seri Gagasan Mahasiswa Magister Sastra USD dari Kelas “Sastra dan Kebijakan Publik”
- Lima Mahasiswa Magister Sastra 2024 Seminarkan Proposal Tesis
- Magister Sastra Adakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional Melalui Literasi Sastra Digital
- Lima Mahasiswa Magister Sastra USD Presentasikan Makalahnya di Panggung Ilmiah “The 13th Literary Studies Conference And The 6th Asle-Asean”
- Mahasiswa Magister Sastra USD Berkiprah di Seminar Nasional HISKI
- Wisuda Periode September 2025: Magister Sastra “Pecah Telor” Luluskan Enam Mahasiswanya
- Prof. Dr. Yoseph Yapi Taum, M.Hum. Guru Besar Baru Magister Sastra
- Ujian Tesis Magister Sastra: Dari Perlawanan Politik hingga Spiritualitas Nusantara
- Magister Sastra Adakan PkM Penyuluhan Ekologi Integral di Kelompok Bible Study “Family Blessing” Bantul
- Kuliah Umum dan Open House Magister Sastra USD: Membongkar Ideologi dalam Sastra Anak
