Berita

Fakultas Farmasi USD Perkuat Implementasi OBE dan Pembelajaran PKPA Bersama Praktisi

Mon, 26 Oct 2026

Yogyakarta, 21 Oktober 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (USD) melanjutkan rangkaian kegiatan pengembangan akademik pada Rabu (21/10) di Royal Palm Resto and Coffee, Kalasan. Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan materi Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), serta penyusunan rancangan portofolio PKPA bersama praktisi dari berbagai bidang kefarmasian.

Kegiatan diawali dengan kerja mandiri penyusunan RPS sebagai tindak lanjut lokakarya hari sebelumnya. Para dosen menerapkan secara langsung hasil lokakarya mengenai penguatan integrasi OBE dalam Kurikulum 2026, teknis penyusunan RPS, serta perancangan asesmen Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).



Dalam sesi tersebut, dosen mengembangkan RPS berdasarkan mata kuliah yang diampu, mulai dari memetakan CPL dan CPMK hingga merancang asesmen yang terukur. Kegiatan ini diharapkan mendukung penyelesaian RPS berbasis OBE untuk Kurikulum 2026 secara tepat waktu dan terdokumentasi dengan baik.

Penguatan pembelajaran profesi dilanjutkan dengan diskusi rancangan materi PKPA. Para dosen mencermati materi yang akan mendukung proses pembelajaran mahasiswa selama menjalani praktik profesi. Pembahasan diarahkan agar materi PKPA tersusun secara sistematis, selaras dengan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, serta relevan dengan kebutuhan praktik profesi di lapangan.





Kolaborasi dengan praktisi menjadi salah satu agenda utama pada hari kedua melalui focus group discussion (FGD) rancangan portofolio PKPA. FGD mempertemukan dosen Fakultas Farmasi USD dengan praktisi dari lima bidang praktik kefarmasian, yaitu apotek, puskesmas, rumah sakit, Pedagang Besar Farmasi (PBF), dan industri farmasi.

Praktisi yang terlibat meliputi apt. Kuswardani Dwi Atmini, M.Sc. dari bidang apotek; apt. Nirma Atin Shintia, S.Si., M.Farm. dari puskesmas; apt. Sufiyah, S.Si., M.Farm. dari rumah sakit; apt. Afia Nur Azizah S., S.Farm. dari PBF; serta apt. Reza Eka Putra, S.Farm. dari industri farmasi.

Pelibatan praktisi dari setiap bidang menjadi penting karena masing-masing tempat praktik memiliki karakter pekerjaan dan tuntutan kompetensi yang berbeda. Melalui FGD, akademisi dan praktisi bertukar pandangan serta memberikan masukan untuk menyempurnakan rancangan portofolio agar dapat mencerminkan kekhasan setiap bidang praktik sekaligus mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa selama PKPA.



Portofolio tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan kompetensi akademik dengan pengalaman praktik profesi di lapangan.

Rangkaian kegiatan pengembangan akademik Fakultas Farmasi USD akan berlanjut pada hari ketiga dengan pembahasan Interprofessional Education (IPE), integrasi farmakoekonomi dalam kurikulum, pembelajaran praktik produksi, manufacturing, dan QA/QC sesuai dengan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), serta evaluasi dan pemantauan ketercapaian CPL.



Melalui rangkaian kegiatan ini, Fakultas Farmasi USD memperkuat keterhubungan antara pengembangan kurikulum dan kebutuhan praktik profesi. Kolaborasi akademisi dan praktisi diharapkan mendukung pembelajaran yang relevan dengan perkembangan bidang kefarmasian sekaligus mempersiapkan calon apoteker yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam pelayanan kefarmasian serta kesehatan masyarakat.(WS)

 back
Archive