Berita

Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Jantung, Dosen USD Gelar Edukasi Risiko Penyakit Kardiovaskular di Gunungkidul

Wed, 24 Jun 2026

Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam berkontribusi langsung pada kesehatan masyarakat, tim pengabdian masyarakat Universitas Sanata Dharma (USD), telah menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Tim pengabdian yang terlibat pada kegiatan ini adalah Dr. apt. Christine Patramurti, M.Si., apt. C.M. Ratna Rini Nastiti, Ph.D., Ir. A. Bayu Primawan, D.Tech.Sc., serta beberapa mahasiswa Prodi S1 Farmasi USD. Kegiatan yang mengusung tema "Edukasi Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Perokok bagi Warga Dusun Jeruken, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta" ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Balai Dusun Jeruken.

Edukasi kali ini secara khusus menyasar para remaja dan pemuda yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna Dusun Jeruken. Sebanyak 42 peserta hadir dengan antusias, terdiri dari 25 orang perempuan dan 17 orang laki-laki. Pemilihan kelompok karang taruna sebagai mitra strategis didasarkan pada pentingnya menanamkan kesadaran kesehatan sejak usia produktif. Generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu menyebarluaskan informasi kesehatan ini, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) hingga saat ini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, di mana kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor risiko utamanya. Dalam pemaparan materi, tim pengabdian masyarakat Farmasi USD menjelaskan secara mendalam mengenai: mekanisme zat kimia dalam rokok yang dapat merusak dinding pembuluh darah, proses terbentuknya plak (aterosklerosis) yang memicu serangan jantung dan stroke, serta pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat sebagai langkah preventif. Melalui pendekatan yang interaktif, para peserta diajak untuk mengenali gejala awal gangguan kardiovaskular serta pentingnya mendukung lingkungan bebas asap rokok demi kesehatan bersama.



Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengabdian ini, tim pengabdi juga telah memberikan bantuan alat kesehatan, yang berupa tensimeter, alat timbangan badan, dan alat ukur tinggi badan kepada kader kesehatan. Pemberian bantuan ini untuk menjamin pelaksanaan kegiatan, terutama deteksi dini kondisi kesehatan di lingkungan masyarakat dusun Jerukan dapat dilakukan secara mandiri oleh kader kesehatan. Dengan terlaksananya pengabdian masyarakat ini, Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma berharap dapat terus konsisten menjembatani ilmu pengetahuan akademis dengan kebutuhan riil masyarakat. Melalui edukasi ini, diharapkan kesadaran warga Dusun Jeruken terhadap bahaya merokok bagi kesehatan jantung dapat meningkat, demi terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang lebih sehat dan produktif. (CHR)

 back
Archive