Berita

Dosen FF USD Berbagi Kepakaran Aplikasi Response Surface Methodology untuk Pengembangan Pangan Fungsional di STIKes Panti Rapih

Fri, 02 Oct 2026

YOGYAKARTA, 1 Oktober 2026 – Dalam upaya memperkuat kapasitas riset perguruan tinggi di bidang ilmu pangan dan kesehatan, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FFUSD), Dr. Florentinus Dika Octa Riswanto diundang pada hari Kamis, 1 Oktober 2026 sebagai konsultan peneliti. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Carolus, STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya yaitu diskusi pendahuluan perencanaan riset pada Rabu, 7 April 2026 di lokasi yang sama.

Dalam kegiatan pendampingan riset ini, Dr. Florentinus Dika Octa Riswanto memberikan arahan teknis dan metodologis mengenai penerapan Response Surface Methodology (RSM) dalam mendesain serta mengoptimasi proses pembuatan produk pangan fungsional berupa teh rempah.

RSM merupakan sekumpulan teknik matematika dan statistik yang sangat berguna untuk memodelkan dan menganalisis permasalahan yang dipengaruhi oleh beberapa variabel. Penggunaan metode ini memungkinkan peneliti menemukan kondisi optimum proses formulasi secara efisien, efektif, dan berbasis ilmiah.



Kegiatan ini diikuti oleh Tim Peneliti Program BESTARI Saintek 2026 dari STIKes Panti Rapih Yogyakarta yang diketuai oleh Veronica Ima Pujiastuti, S.T.P., M.Gz. Diskusi dan konsultasi berlangsung interaktif, membahas tantangan formulasi bahan lokal menjadi pangan fungsional, hingga strategi optimasi parameter formulasi untuk menghasilkan produk berkualitas. Veronica Ima Pujiastuti, S.T.P., M.Gz., menilai proses konsultasi dan pendampingan ini merupakan proses krusial dalam menunjang keberhasilan luaran penelitian yang sedang dijalankan oleh timnya. Hal ini menjadi semakin penting mengingat ketatnya perolehan Hibah Penelitian BESTARI Saintek 2026. Program ini diinisiasi oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Dit. Minat Saintek), Kemendiktisaintek dengan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Berdasarkan data yang disampaikan pada sosialisasi Program BESTARI Saintek 2026, hanya sekitar 4,9% pengusul yang berhasil lolos hingga tahap pendanaan proposal penuh.
 
Kegiatan ini semakin menguatkan komitmen kedua institusi untuk terus mempererat jejaring kemitraan akademis demi mengeskalasi kualitas riset dan inovasi pangan fungsional berorientasi kesehatan di Indonesia. (FR)

 back
Archive