Berita

Laboratorium Fakultas Farmasi Selenggarakan Pelatihan K3 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Laboratorium

Mon, 03 Aug 2026

Yogyakarta – Laboratorium Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh seluruh laboran sebagai upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan budaya keselamatan dalam pengelolaan laboratorium. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk mewujudkan laboratorium yang aman, sehat, dan memenuhi standar operasional yang berlaku.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Laboratorium Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma yang dalam sambutannya menegaskan bahwa laboratorium merupakan fasilitas penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap laboran dapat memiliki pemahaman yang komprehensif dalam K3 agar setiap aktivitas dapat berlangsung secara aman, efektif, dan berkualitas. Penekanan terhadap budaya keselamatan merupakan praktik yang umum diterapkan dalam pengelolaan laboratorium untuk menunjang pendidikan maupun riset oleh seluruh civitas akademika Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma.

Materi yang diterima oleh seluruh laboran meliputi: identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang benar, penanganan bahan kimia berbahaya, pengelolaan limbah laboratorium, prosedur tanggap darurat, penanganan tumpahan bahan kimia (chemical spill), dan prosedur evakuasi apabila terjadi keadaan darurat. Selama penyampaian materi, para laboran diijinkan untuk menyampaikan pertanyaan sehingga terjadi diskusi interaktif.

Kepala Laboratorium Fakultas Farmasi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan investasi penting dalam peningkatan kualitas layanan laboratorium. Kompetensi laboran tidak hanya diukur dari kemampuan teknis mengoperasikan peralatan dan mengelola bahan, tetapi juga dari kemampuan menerapkan sistem K3 secara konsisten dalam setiap aktivitas kerja. Dengan penerapan K3 yang baik, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan, keamanan pengguna laboratorium lebih terjamin, serta mutu layanan laboratorium dapat terus ditingkatkan.

Melalui pelatihan ini, seluruh laboran diharapkan dapat menjadi agen budaya keselamatan (safety culture) di unit kerja masing-masing. Implementasi prinsip K3 secara konsisten diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, serta pelayanan laboratorium yang memenuhi standar profesional. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Laboratorium Fakultas Farmasi dalam mendukung pengembangan laboran yang kompeten, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan kerja. Ke depan, pelatihan serupa akan dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas tenaga laboratorium serta penguatan sistem manajemen laboratorium yang berkelanjutan.(JJ)

 back
Archive