Program Studi:
BERITA

Pembuatan dan Instalasi Mesin Pengering Kerupuk

Pada tahun 2023, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) telah merancang, membuat, dan melakukan instalasi Mesin Pengering Kerupuk dengan Metode Kompresi Uap. Video proses pembuatan mesin ini dapat dilihat di bawah: 
Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sanata Dharma (USD).

Tim PkM FST USD terdiri dari empat dosen FST; Dr. Ir. Iswanjono, Ir. Damar Widjaja, Ph.D., Ir. Th. Prima Ari Setiyani, M.T., ketiganya dari Prodi Teknik Elektro, dan Dr. Ir. Budi Sugiharto dari Prodi Teknik Mesin. Selain itu, dua mahasiswa Teknik Mesin, yaitu Ludwig Dava dan Marianus Kompo. Kegiatan ini juga diakui sebagai Kerja Praktek bagi kedua mahasiswa tersebut.

Pada awal bulan Januari 2023, Pemerintah Kalurahan Tridadi Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Pemerintah Kapanewon Sleman dan Dukuh Padukuhan Paten melakukan pembinaan terhadap pelaku industri pembuatan kerupuk di padukuhan Paten Tridadi Sleman, yaitu di pabrik kerupuk Laksana. Pembinaan tersebut terkait resapan yang di buat untuk membuang limbah ini sudah baik hanya perlu dilengkapi dan dibenarkan titik lokasi pembuatan dan diperhatikan kedalamannya mengingat lingkungan sekitar merupakan pemukiman warga. Selain itu penempatan ceroboh ketel pemanas untuk pengering kerupuk menghasilkan asap dan jelaga mencemari udara di sekitar pabrik.

Dua permasalahan yang ada pada pabrik kerupuk Laksana adalah penataan pembuangan limbah dan pencemaran udara. Penataan pembuangan limbah sudah dilakukan oleh pemilik pabrik kerupuk Laksana dibawah pembimbingan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.Untuk mengurangi pencemaran udara di lingkungan sekitar, maka cerobong asap sudah ditinggikan, sehingga asap dan jelaga tidak mencemari lingkungan sekitar, walaupun secara global masih ikut andil dalam pencemaran udara.

Mesin pengering kerupuk dengan metode kompresi uap yang bersumber energi listrik ini merupakan solusi atas masalah di pabrik kerupuk Laksana untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan menggantikan sumber energi pembakaran dari kayu.

(DMR)


 kembali