Program Studi:
BERITA

FST Lakukan Audiensi ke Dinas Pendidikan Gunungkidul: Diseminasi Inovasi "Jawalens" dan Sharing Teknologi IoT untuk Pendidikan

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Sanata Dharma melaksanakan audiensi dan penjajakan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 4 Desember 2025. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Sasana Mangun Karsa, Gedung A Dinas Pendidikan, dan merupakan bagian dari program Revitalisasi Tata Kelola Pengabdian kepada Masyarakat yang sedang dilaksanakan di FST.

Audiensi diterima langsung oleh jajaran pimpinan Dinas Pendidikan Gunungkidul, termasuk Sekretaris Dinas, Kepala Bidang SD, Kepala Bidang SMP, serta perwakilan MKKS dan K3S Kabupaten Gunungkidul. Audiensi ini menindaklanjuti surat permohonan dari Pusat Kajian Teknologi Cerdas (PKTC) FST untuk memperkenalkan inovasi-inovasi teknologi yang dihasilkan oleh FST, serta menggali potensi kerja sama dengan Dinas Pendidikan Gunungkidul.

Diseminasi Inovasi “Jawalens”: Media Pembelajaran Digital Berbasis Budaya
Dalam sesi utama, tim FST memperkenalkan aplikasi Jawalens, sebuah inovasi berbasis AR yang dirancang untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap aksara Jawa melalui pendekatan visual interaktif. Paparan mencakup konsep pengembangan, fitur AR, serta potensi integrasi dengan pembelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah.

Dinas Pendidikan memberikan respons positif dan menyampaikan apresiasi melalui unggahan Instagram resminya di link https://www.instagram.com/reel/DR1jeJ_jwZi/?igsh=c3ZrMWk0bmhwaHV3, menegaskan bahwa pertemuan ini membuka peluang kolaborasi pengembangan teknologi pembelajaran di Gunungkidul.

GUNUN KIDUL 1

GUNUNG KIDUL 2

Sharing Teknologi IoT dari Kepala Dusun Ngunut Kelor

Selain pemaparan mengenai Jawalens, kegiatan audiensi turut diisi dengan sharing pengalaman dari Kepala Dusun Ngunut Kelor terkait penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk sistem penyiraman otomatis. Teknologi ini sebelumnya dikembangkan melalui program pengabdian masyarakat oleh dosen-dosen di FST dan Fakultas Ekonomi.

Dalam pemaparannya, Kepala Dusun menjelaskan bagaimana teknologi IoT tersebut berhasil membantu efisiensi penyiraman tanaman di wilayahnya serta memberikan contoh penerapan nyata STEM di tingkat masyarakat. Penjelasan tersebut mendapatkan perhatian besar dari para peserta audiensi, terutama para perwakilan sekolah dan MKKS yang hadir.

Usai sesi sharing, sejumlah peserta menyampaikan ketertarikan agar sekolah-sekolah di Kabupaten Gunungkidul dapat memperoleh pendampingan serupa.

Antusiasme ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi dari FST tidak hanya relevan bagi masyarakat tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi pembelajaran di sekolah.

GUNUNG KIDUL 3

GUNUNG KIDUL 4

Membuka Ruang Kolaborasi yang Lebih Luas

Dari audiensi ini, FST USD dan Dinas Pendidikan Gunungkidul menjajaki peluang kerja sama meliputi penerapan aplikasi Jawalens di sekolah sebagai media pelestarian budaya, pendampingan teknologi IoT untuk sekolah-sekolah, penyelenggaraan workshop dan pelatihan guru, dan kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan inovasi pendidikan berbasis teknologi.

FST berharap kolaborasi ini dapat memperluas dampak inovasi teknologi kampus bagi masyarakat dan dunia pendidikan, sekaligus memperkuat peran fakultas dalam pengabdian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

(Rita)

 kembali