Program Studi:
BERITA

Pengabdian kepada Masyarakat FST membantu meningkatkan Kemandirian Peternak melalui Pelatihan Perakitan Mesin Perajang Pakan di Desa Canden, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul

Berita TE 2

Bantul, 15 November 2025 – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menyelenggarakan pelatihan perakitan mesin perajang pakan ternak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Canden, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, pada Sabtu, 15 November 2025, dan diikuti dengan antusias oleh puluhan peserta.

Pelatihan yang mengusung tema "Pelatihan Perancangan Mesin Perajang Pakan Ternak" ini dihadiri oleh Kelompok Peternak Sapi "Handoyo Sari" dan diikuti oleh 34 peserta. Hadir dalam kesempatan tersebut mewakili Pemerintah Desa Canden, Bapak Wawan Setyabudi, yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif dari FST.



Tim dosen FST yang diketuai oleh Ir. Djoko Untoro (Teknik Elektro), beserta tim Bu Ir. Wiwien Widyastuti (TE), bu Chelinia Regina Putri (TE), Bp Michael Seen (TM) dan 6 mahasiswa, memandu para peserta secara langsung dalam merakit mesin perajang. Mesin yang dirancang sederhana ini sangat mudah dirakit dan dirawat, sehingga cocok untuk aplikasi sehari-hari para peternak. Mesin ini memanfaatkandinamo mesin cuci yang dikombinasikan dengan wadah dari ember plastik dan pisau perajang di bagian ujungnya. Fungsinya tidak hanya untuk merajang pakan ternak unggas, tetapi juga dapat digunakan untuk merajang sayuran.

"Respon masyarakat sangat positif. Pelatihan ini tidak hanya memberikan alat, tetapi lebih penting lagi memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat mendukung kemandirian para peternak," ujar Ir. Djoko Untoro.

Meski antusiasme tinggi, para peternak juga menyampaikan kebutuhan akan teknologi yang lebih spesifik. Untuk mendukung usaha peternakan sapi, mereka membutuhkan mesin perajang dengan tenaga yang lebih kuat untuk menghandle pakan kasar seperti rumput gajah (kalajana) dan batang jagung. Selain itu, muncul pula kebutuhan akan mesin pembuat tepung untuk mengolah hasil pertanian seperti jagung dan ketela menjadi pakan tambahan.



Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian teknologi di tingkat masyarakat desa. FST berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengembangan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, mendorong terwujudnya sustainable development di sektor peternakan.

Penulis: Djoko Untoro


Kontak:
Humas Fakultas Sains dan Teknologi (FST)

 kembali