BERITA
Pelepasan Calon Wisudawan FST USD 2026: Merayakan Langkah Baru, Menyambut Masa Depan
YOGYAKARTA – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan Pelepasan Calon Wisudawan 2026 pada Jumat, 25 September 2026, di Ruang Drost, Kampus III Paingan, Universitas Sanata Dharma. Kegiatan ini menjadi ruang bagi calon wisudawan, orang tua, dosen, tenaga kependidikan, serta jajaran fakultas dan program studi untuk merayakan berakhirnya satu perjalanan akademik sekaligus menyambut langkah baru menuju masa depan.
Mengusung tema “Merayakan Langkah Baru, Menyambut Masa Depan”, Pelepasan Calon Wisudawan tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan akademik. Di balik gelar yang segera disandang, terdapat perjalanan panjang yang diwarnai proses belajar, tantangan, persahabatan, dukungan keluarga, serta pendampingan para dosen dan tenaga kependidikan.
Momen tersebut terasa semakin bermakna melalui berbagai cerita yang dibagikan para calon wisudawan dari empat program studi di FST USD, yakni Matematika, Informatika, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin. Dari cerita tentang tugas akhir, pengalaman menghadapi tantangan selama perkuliahan, hingga motivasi menyelesaikan studi, setiap pengalaman memperlihatkan perjalanan yang berbeda, tetapi bermuara pada satu titik yang sama: keberanian untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai dan bersiap memasuki tahap kehidupan berikutnya.
Pesan untuk Mengapresiasi Perjalanan
Mewakili para calon wisudawan, Jordan Vincent dari Program Studi Informatika menyampaikan pesan untuk menghargai perjalanan yang telah dilalui. Ia mengajak teman-temannya mengapresiasi diri sendiri setelah melewati berbagai proses dan tantangan selama perkuliahan, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada orang tua, dosen, dan teman-teman yang telah mendampingi.
“Mari kita apresiasi diri kita sendiri, kita berterima kasih kepada diri kita sendiri,” ajaknya kepada para calon wisudawan.
Daru Yanuarivanto: Ilmu untuk Menghasilkan Air Bersih
Cerita lain datang dari Daru Yanuarivanto, calon wisudawan Program Studi Teknik Mesin angkatan 2022. Dalam tugas akhirnya, Daru mengangkat penelitian di bidang energi dengan memanfaatkan energi panas untuk menguapkan air, yang kemudian dikondensasikan kembali sehingga menghasilkan air bersih yang dapat dikonsumsi masyarakat.
Topik tersebut menunjukkan bagaimana ilmu teknik dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya berkaitan dengan energi dan ketersediaan air bersih.

Bagi Daru, tantangan terbesar selama menjalani pendidikan justru lebih banyak datang dari kehidupan di luar perkuliahan. Kehadiran teman-teman menjadi salah satu hal yang membantunya melewati berbagai tugas dan tuntutan akademik.
Di balik perjuangannya menyelesaikan kuliah, orang tua menjadi sumber motivasi yang sangat penting.
“Saya ingin mewujudkan tanggung jawab saya kepada orang tua karena sudah membiayai saya selama ini,” ungkap Daru.
Baginya, menyelesaikan pendidikan juga menjadi salah satu cara untuk memberikan kebahagiaan kepada orang tua yang telah mendukung perjalanan studinya.
Nadya Ursula: Memahami Matematika dari Logika hingga Penerapannya
Sementara itu, Nadya Ursula Sarasdewi Herlambang dari Program Studi Matematika mengangkat reinforcement learning dalam bidang energi sebagai topik tugas akhirnya. Penelitian Nadya berfokus pada aspek matematika yang mendasari penerapan metode tersebut.
Pengalaman menjalani pendidikan Matematika memberikan tantangan tersendiri. Menurut Nadya, matematika tidak semata-mata berbicara tentang hitung-menghitung, tetapi menuntut pemahaman terhadap konsep dasar, struktur, dan logika.

“Karena matematika itu ilmu abstrak, bukan ilmu hitung-hitungan, jadi harus benar-benar paham basic-nya dan logikanya. Itu tantangan yang terberat,” tuturnya.
Dorongan orang tua serta keinginan untuk segera menyelesaikan studi dan melanjutkan perjalanan menuju dunia karier menjadi motivasi Nadya untuk terus bertahan hingga menyelesaikan pendidikannya.
Abner Frans Jarangga: Menetapkan Tujuan dan Menjaga Diri Tetap pada Jalurnya
Dari Program Studi Teknik Elektro, Abner Frans Jarangga membagikan pengalamannya dalam mengembangkan tugas akhir yang menghubungkan aspek mekanis kendaraan dengan sistem elektronis. Dalam penelitiannya, Abner mencoba memodelkan kondisi atau perilaku mekanis sebuah kendaraan bermesin diesel, kemudian merepresentasikannya menggunakan piranti elektronis sederhana berupa motor DC yang telah akrab digunakannya selama menjalani perkuliahan.
Bagi Abner, salah satu pengalaman yang paling menantang selama menjalani pendidikan justru terjadi ketika mengikuti magang di luar kota. Saat itu, ia sempat merasa bahwa pengetahuan yang dimilikinya belum cukup untuk menghadapi situasi yang ditemui di lapangan.

Namun, pengalaman tersebut mengajarkannya bahwa keterbatasan pengetahuan tidak harus menjadi penghalang untuk terus belajar. Rasa ingin tahu dan keberanian untuk bertanya ketika belum memahami sesuatu menjadi cara baginya untuk melewati tantangan tersebut.
“Pada akhirnya juga bisa dilewati selama mau terus memiliki rasa penasaran dan bertanya jika tidak mengerti,” ungkap Abner.
Konsistensi Abner hingga menyelesaikan studi juga tidak terlepas dari tujuan yang telah ditetapkannya sejak awal perkuliahan. Ia berusaha menjaga tujuan tersebut dengan berada di lingkungan yang mendukung serta bersama orang-orang yang memiliki visi yang sejalan.
“Sedari awal saya berkuliah, saya sudah set goal dengan jelas. Selanjutnya yang saya lakukan adalah mengelilingi diri saya dengan orang-orang yang suportif dan sevisi dengan saya,” tuturnya.
Menurut Abner, lingkungan yang mendukung membantunya tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai salah satu tujuan yang telah ditetapkannya sejak awal, yaitu lulus tepat waktu.
Dari Ruang Kuliah Menuju Langkah Berikutnya
Cerita Jordan, Daru, Nadya, dan Abner memperlihatkan beragam perjalanan mahasiswa dari empat Program Studi FST USD. Ada yang belajar mengintegrasikan berbagai bidang ilmu, menerapkan pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, memahami konsep abstrak dan logika matematika, hingga menghubungkan sistem mekanis dengan perangkat elektronis.
Di balik perjalanan akademik tersebut, terdapat pula pengalaman yang tidak selalu ditemukan di ruang kuliah: menghadapi persoalan pribadi, beradaptasi di lingkungan magang, belajar bertanya ketika belum memahami sesuatu, menentukan tujuan, membangun persahabatan, serta menghargai dukungan keluarga dan orang-orang yang menemani perjalanan mereka.
Pelepasan ini sekaligus menandai peralihan dari kehidupan kampus menuju tahap berikutnya. Setelah menyelesaikan berbagai proses akademik, para calon wisudawan kini bersiap menghadapi dunia kerja, pengembangan karier, studi lanjut, maupun berbagai bentuk pengabdian di tengah masyarakat.

Pelepasan Calon Wisudawan FST USD 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni menjelang wisuda. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menoleh sejenak kepada perjalanan yang telah dilalui, mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah berjalan bersama, dan kemudian mengarahkan pandangan kepada masa depan.
Dari Kampus III Paingan, para calon wisudawan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma kini bersiap membawa ilmu, pengalaman, persahabatan, serta nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pendidikan menuju ruang kehidupan yang lebih luas.
Satu perjalanan telah diselesaikan. Kini, sebuah langkah baru dimulai.
(AADH)
Bagi Daru, tantangan terbesar selama menjalani pendidikan justru lebih banyak datang dari kehidupan di luar perkuliahan. Kehadiran teman-teman menjadi salah satu hal yang membantunya melewati berbagai tugas dan tuntutan akademik.
Di balik perjuangannya menyelesaikan kuliah, orang tua menjadi sumber motivasi yang sangat penting.
“Saya ingin mewujudkan tanggung jawab saya kepada orang tua karena sudah membiayai saya selama ini,” ungkap Daru.
Baginya, menyelesaikan pendidikan juga menjadi salah satu cara untuk memberikan kebahagiaan kepada orang tua yang telah mendukung perjalanan studinya.
Nadya Ursula: Memahami Matematika dari Logika hingga Penerapannya
Sementara itu, Nadya Ursula Sarasdewi Herlambang dari Program Studi Matematika mengangkat reinforcement learning dalam bidang energi sebagai topik tugas akhirnya. Penelitian Nadya berfokus pada aspek matematika yang mendasari penerapan metode tersebut.
Pengalaman menjalani pendidikan Matematika memberikan tantangan tersendiri. Menurut Nadya, matematika tidak semata-mata berbicara tentang hitung-menghitung, tetapi menuntut pemahaman terhadap konsep dasar, struktur, dan logika.
“Karena matematika itu ilmu abstrak, bukan ilmu hitung-hitungan, jadi harus benar-benar paham basic-nya dan logikanya. Itu tantangan yang terberat,” tuturnya.
Dorongan orang tua serta keinginan untuk segera menyelesaikan studi dan melanjutkan perjalanan menuju dunia karier menjadi motivasi Nadya untuk terus bertahan hingga menyelesaikan pendidikannya.
Abner Frans Jarangga: Menetapkan Tujuan dan Menjaga Diri Tetap pada Jalurnya
Dari Program Studi Teknik Elektro, Abner Frans Jarangga membagikan pengalamannya dalam mengembangkan tugas akhir yang menghubungkan aspek mekanis kendaraan dengan sistem elektronis. Dalam penelitiannya, Abner mencoba memodelkan kondisi atau perilaku mekanis sebuah kendaraan bermesin diesel, kemudian merepresentasikannya menggunakan piranti elektronis sederhana berupa motor DC yang telah akrab digunakannya selama menjalani perkuliahan.
Bagi Abner, salah satu pengalaman yang paling menantang selama menjalani pendidikan justru terjadi ketika mengikuti magang di luar kota. Saat itu, ia sempat merasa bahwa pengetahuan yang dimilikinya belum cukup untuk menghadapi situasi yang ditemui di lapangan.
Namun, pengalaman tersebut mengajarkannya bahwa keterbatasan pengetahuan tidak harus menjadi penghalang untuk terus belajar. Rasa ingin tahu dan keberanian untuk bertanya ketika belum memahami sesuatu menjadi cara baginya untuk melewati tantangan tersebut.
“Pada akhirnya juga bisa dilewati selama mau terus memiliki rasa penasaran dan bertanya jika tidak mengerti,” ungkap Abner.
Konsistensi Abner hingga menyelesaikan studi juga tidak terlepas dari tujuan yang telah ditetapkannya sejak awal perkuliahan. Ia berusaha menjaga tujuan tersebut dengan berada di lingkungan yang mendukung serta bersama orang-orang yang memiliki visi yang sejalan.
“Sedari awal saya berkuliah, saya sudah set goal dengan jelas. Selanjutnya yang saya lakukan adalah mengelilingi diri saya dengan orang-orang yang suportif dan sevisi dengan saya,” tuturnya.
Menurut Abner, lingkungan yang mendukung membantunya tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai salah satu tujuan yang telah ditetapkannya sejak awal, yaitu lulus tepat waktu.
Dari Ruang Kuliah Menuju Langkah Berikutnya
Cerita Jordan, Daru, Nadya, dan Abner memperlihatkan beragam perjalanan mahasiswa dari empat Program Studi FST USD. Ada yang belajar mengintegrasikan berbagai bidang ilmu, menerapkan pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, memahami konsep abstrak dan logika matematika, hingga menghubungkan sistem mekanis dengan perangkat elektronis.
Di balik perjalanan akademik tersebut, terdapat pula pengalaman yang tidak selalu ditemukan di ruang kuliah: menghadapi persoalan pribadi, beradaptasi di lingkungan magang, belajar bertanya ketika belum memahami sesuatu, menentukan tujuan, membangun persahabatan, serta menghargai dukungan keluarga dan orang-orang yang menemani perjalanan mereka.
Pelepasan ini sekaligus menandai peralihan dari kehidupan kampus menuju tahap berikutnya. Setelah menyelesaikan berbagai proses akademik, para calon wisudawan kini bersiap menghadapi dunia kerja, pengembangan karier, studi lanjut, maupun berbagai bentuk pengabdian di tengah masyarakat.

Pelepasan Calon Wisudawan FST USD 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni menjelang wisuda. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menoleh sejenak kepada perjalanan yang telah dilalui, mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah berjalan bersama, dan kemudian mengarahkan pandangan kepada masa depan.
Dari Kampus III Paingan, para calon wisudawan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma kini bersiap membawa ilmu, pengalaman, persahabatan, serta nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pendidikan menuju ruang kehidupan yang lebih luas.
Satu perjalanan telah diselesaikan. Kini, sebuah langkah baru dimulai.
(AADH)
kembali
- Pelepasan Calon Wisudawan FST USD 2026: Merayakan Langkah Baru, Menyambut Masa Depan
- Dialog Orang Tua 2026: FST USD Bangun Sinergi Kampus dan Keluarga
- PINISSI 2026 Hadirkan Semangat Kebersamaan Mahasiswa Baru FST dalam Nuansa Budaya Bali
- Bersama Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Bisnis dan Ekonomi USD, menuju Peternak Lele Milenial yang Modern
- FST USD Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Workshop Machine Learning Bersama Ateneo de Davao University
- Pembuatan dan Instalasi Mesin Pengering Kerupuk
- Kolaborasi USD dan Pusprenas Perkuat Kapasitas Guru STEM, Koding dan Kecerdasan Artifisial
- PKTC FST USD Hadirkan Teknologi GELASIK untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Kaliagung
- FST USD Berkontribusi dalam Penguatan Jejaring Keilmuan melalui Rapat Koordinasi IndoCEISS DIY
- Dosen Informatika Universitas Sanata Dharma Berdayakan Guru SD Negeri Timbulharjo Melalui Pelatihan AI Wayground dan NotebookLM
- Fakultas Sains Dan Teknologi Berefleksi Karya Dalam Balutan Adat Papua
- Pelantikan Pengurus ORMAWA - UKF FST USD 2025/2026 Wujudkan Kepemimpinan Berbasis Aksi dan Inovasi
- FST Selenggarakan Pelatihan Penguatan Pengelolaan Jurnal Menuju Akreditasi Nasional dan Internasional
- Program Praktisi Mengajar Untuk Mata Kuliah Etika Profesi Semester Gasal 2025/2026
- FST Lakukan Audiensi ke Dinas Pendidikan Gunungkidul: Diseminasi Inovasi "Jawalens" dan Sharing Teknologi IoT untuk Pendidikan
- Technofest 7.0 Menggema sebagai Acara Puncak Dies Natalis FST USD ke-32
- Pengabdian kepada Masyarakat FST membantu meningkatkan Kemandirian Peternak melalui Pelatihan Perakitan Mesin Perajang Pakan di Desa Canden, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul
- Prodi Matematika Universitas Sanata Dharma Raih Penghargaan dalam Audit Mutu Internal 2025
- Fakultas Sains dan Teknologi USD Gelar Konferensi Internasional InCASST 2025: Kolaborasi Inovasi Digital dan Energi Hijau
- Fakultas Sains dan Teknologi Rayakan Dies Natalis ke-32, Teguhkan Komitmen Menuju Masa Depan Hijau: "Innovating Sustainability of Science and Technology for a Greener Future"
