Berita
Mendampingi UMKM Mulyodadi untuk Kembangkan Produk Olahan Gayam dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dies Natalis USD ke-71
30 Oktober 2026

Bantul, 29 Oktober 2026 – Universitas Sanata Dharma (USD) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kalurahan Mulyodadi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-71 USD yang mengusung tema “Sanyata Berdampak”. Program ini melanjutkan pendampingan tahun sebelumnya yang berfokus pada pemanfaatan gayam sebagai potensi lokal sekaligus upaya pelestarian lingkungan.
Bertempat di Kalurahan Mulyodadi, kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Mulyodadi, Bpk. Ari Sapto Nugroho, beserta perangkat kalurahan dan perwakilan kelompok UMKM setempat. Tim PkM USD yang hadir dalam kunjungan ini adalah Bpk. Yohanes Dwiatmaka, Bpk. Ignatius Yulius Kristio Budiasmoro, serta dua mahasiswa Pendidikan Biologi, didampingi oleh LPPM USD. Turut hadir pula Bu Upi dari kelompok UMKM setempat yang berpartisipasi dalam diskusi mengenai pengembangan produk olahan gayam.

Program PkM ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan oleh Bpk. Iswanjono dan Romo Mutiara Andalas, SJ. Gayam dipilih sebagai fokus pendampingan karena menjadi salah satu ciri khas Kalurahan Mulyodadi yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan desa. Melalui program berkelanjutan ini, USD berupaya mendukung masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui inovasi pengolahan produk, peningkatan kualitas, dan penguatan kapasitas UMKM.
Pendampingan ini menyasar kelompok Desa Preneur yang masih menghadapi sejumlah kendala dalam proses produksi olahan gayam, contohnya keripik gayam. Pengirisan bahan baku yang masih dilakukan secara manual menyebabkan ukuran keripik kurang seragam. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim PkM merencanakan pelatihan penggunaan slicer atau alat pengiris agar proses produksi menjadi lebih efektif dan menghasilkan produk dengan ukuran yang lebih konsisten.
Selain pengembangan keripik gayam, pendampingan juga mencakup pengolahan dan pengembangan produk serbuk biji gayam yang selama ini masih menghadapi kendala dalam menghasilkan ukuran atau tekstur yang cenderung kasar. Aspek penyimpanan bahan baku turut menjadi perhatian karena ketersediaan gayam tidak selalu terjamin sepanjang tahun.
Oleh karena itu, diperlukan upaya pengolahan dan pengawetan bahan baku agar gayam dapat disimpan dalam jangka waktu lebih panjang dan tetap tersedia ketika dibutuhkan untuk produksi. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan ialah pengeringan bahan baku. Tim juga menyoroti potensi pengembangan produk berbahan dasar gayam lainnya, termasuk jamu untuk diare yang memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam aspek pengolahan dan pengembangannya.

Dalam sambutannya, Lurah Mulyodadi, Ari Sapto Nugroho, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program PkM USD di wilayahnya.
“Kami merasa senang karena Mulyodadi masih menjadi tempat pelaksanaan PkM. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi semua,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan pendampingan ini mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas peluang pemasaran UMKM setempat. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting agar manfaat yang telah dibangun melalui kegiatan sebelumnya dapat terus dirasakan masyarakat. Pendampingan juga diharapkan tidak hanya menyasar kelompok Desa Preneur, tetapi dapat menjangkau kelompok Desa Prima sehingga manfaat program semakin luas.
Sementara itu, Bu Upi selaku perwakilan UMKM menyambut baik kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan bersama tim PkM USD. Ia menyampaikan terima kasih atas pendampingan yang diberikan, termasuk dukungan dalam pengembangan produk dan usaha. Ia juga mengungkapkan bahwa kelompok UMKM masih membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), terutama karena adanya kendala teknis dalam proses pendaftaran.

Melalui kegiatan ini, USD berupaya menghadirkan pendampingan yang tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong penyelesaian persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Pengembangan teknologi pengolahan, peningkatan kualitas produk, pengelolaan bahan baku, serta dukungan terhadap perlindungan kekayaan intelektual diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di Mulyodadi.
Sejalan dengan tema Dies Natalis ke-71, “Sanyata Berdampak”, kegiatan PkM ini menjadi wujud komitmen USD untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, gayam diharapkan selain menjadi bagian dari identitas Mulyodadi juga berkembang menjadi sumber daya yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat dan mendukung pelestarian lingkungan.
Pat
Kembali- Mengenal Allah dalam Sejarah Keselamatan: Menghayati Misteri Tritunggal di Era Digital
- Merawat Nalar dan Jiwa: Pedagogi Mazmur dan Literatur Kebijaksanaan di Era Kecerdasan Buatan
- Membedah Misteri, Menghidup Kehadiran: Pendalaman Teologis dan Magisterial Ekaristi di Paroki Alam Sutera
- Mendampingi UMKM Mulyodadi untuk Kembangkan Produk Olahan Gayam dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dies Natalis USD ke-71
- PUSAT PENERBITAN JURNAL ILMIAH USD GANDENG LPPM UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG GELAR WRITING BOOTCAMP 2
- Kunjungan PKM Dies Universitas Sanata Dharma di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah
- Kunjungan PKM Dies Universitas Sanata Dharma di Kalurahan Tegalrejo
- PEMBINAAN SPIRITUALITAS Mahasiswa Pendikkat Semester V – Universitas Sanata Dharma Nobar dan Diskusi Film “BLDTR”
- Membaca Kebijaksanaan Kitab Suci di Tengah Tantangan Zaman: Pengabdian Bernadus Dirgaprimawan, S.J. di Loyola School of Theology
- Sambut Tahun Ajaran Baru, SDU Press Gelar Pameran Buku "Inquisitive 2026: Unlock Your Next Chapter”