Berita

Dosen Magister Pendidikan Matematika USD Fasilitasi Workshop Pembelajaran STEAM bagi Guru SMA Sanjaya Nanggulan

19-10-2026 10:38:15 WIB

Kulon Progo, 19 Oktober 2026 — Pembelajaran yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika atau STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dapat menjadi salah satu pendekatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan kreatif bagi siswa. Untuk mendukung penerapan pendekatan tersebut, dosen Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan workshop pembelajaran STEAM bagi guru SMA Sanjaya Nanggulan, Kulon Progo, pada Senin, 19 Oktober 2026.

Kesebangunan IX

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–12.30 WIB ini menghadirkan dua fasilitator, yaitu Dr. Ch. Enny Murwaningtyas dan Dr. Haniek Sri Pratini, dosen Program Studi Magister Pendidikan Matematika USD. Workshop dirancang untuk memperkenalkan prinsip pembelajaran STEAM sekaligus membantu guru memahami proses penyusunan rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Mengenal prinsip dan penerapan pembelajaran STEAM

Workshop diawali dengan pemaparan materi oleh Dr. Ch. Enny Murwaningtyas mengenai pengertian, prinsip dasar, karakteristik, serta contoh penerapan pembelajaran STEAM. Dalam sesi ini, guru diajak memahami bahwa STEAM tidak sekadar menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu kegiatan, tetapi juga menghubungkan berbagai bidang ilmu untuk mengeksplorasi dan menyelesaikan persoalan nyata.

Melalui pendekatan ini, pembelajaran diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggunakan pengetahuan yang diperoleh dari berbagai mata pelajaran dalam menghadapi situasi yang dekat dengan kehidupan mereka. Selain memahami konsep akademik, siswa juga dapat mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan bekerja sama.

Selanjutnya, Dr. Haniek Sri Pratini memandu guru dalam merancang desain pembelajaran STEAM. Guru diajak mengidentifikasi persoalan kontekstual yang relevan, menentukan tujuan pembelajaran, serta mempertimbangkan cara mengintegrasikan berbagai bidang ilmu dalam suatu proyek atau aktivitas pembelajaran.

Proses perancangan ini memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan ide pembelajaran berdasarkan kondisi lingkungan sekolah dan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, rancangan yang dihasilkan diharapkan tidak hanya sesuai dengan tujuan pembelajaran, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pengalaman nyata siswa.

Memperdalam pemahaman untuk penerapan di kelas

Workshop di SMA Sanjaya Nanggulan dilanjutkan dengan sesi pendalaman mengenai perancangan dan pelaksanaan pembelajaran STEAM. Sesi ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperjelas pemahaman tentang bagaimana prinsip-prinsip STEAM dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran.

Pendalaman tersebut penting agar penerapan STEAM tidak berhenti pada pengenalan konsep, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan belajar yang terencana. Guru perlu mempertimbangkan keterkaitan antardisiplin ilmu, aktivitas yang dilakukan siswa, serta tujuan yang ingin dicapai melalui pembelajaran.

Untitled design

Melalui workshop ini, Program Studi Magister Pendidikan Matematika USD berupaya mendukung guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan inovatif. Pemahaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi guru untuk merancang pengalaman belajar yang mendorong siswa menghubungkan pengetahuan dengan persoalan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pengembangan praktik pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.

 kembali