Berita
Dua Dosen Magister Pendidikan Matematika USD Perkuat Lokakarya Flipped Classroom Berbasis Pedagogi Ignasian
23-05-2026 12:52:04 WIB
YOGYAKARTA, 22–23 Mei 2026 — Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sanata Dharma turut memberi kontribusi akademik dalam Lokakarya Persiapan Hibah Pengembangan Model Pembelajaran Flipped Classroom (FC) Inovatif Berbasis Pedagogi Ignasian (PI) dan Universal Apostolic Preferences (UAP) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran (PPIP) USD. Dua dosen Magister Pendidikan Matematika, Rama Eko Budi Santoso, S.J., S.Pd., Ph.D. (Romo Eko) dan Dr. Marcellinus Andy Rudhito, S.Pd., M.Si., mengambil peran pada dua sesi yang saling melengkapi.
Lokakarya dua hari tersebut berlangsung di Ruang S.405 Gedung Fakultas Sastra, Kampus I Mrican, dan diikuti dosen dari berbagai program studi yang berminat mengembangkan model pembelajaran melalui skema hibah. Rangkaian kegiatan menempatkan flipped classroom, Pedagogi Ignasian, UAP, dan penelitian desain sebagai empat unsur yang perlu dipertemukan agar inovasi pembelajaran tidak berhenti pada penggunaan teknologi, melainkan mempunyai kedalaman pedagogis, nilai, dan dasar metodologis yang kuat.
Dua kontribusi yang saling melengkapi dari dosen S2 Pendidikan Matematika
Pada hari pertama, Romo Eko Budi Santoso mengajak peserta memahami Pedagogi Ignasian dan Universal Apostolic Preferences (UAP) 2019–2029 dalam konteks pembelajaran. Posisi ini penting karena pengembangan flipped classroom di Universitas Sanata Dharma tidak dimaksudkan hanya sebagai perubahan urutan kegiatan sebelum dan saat kelas. Dalam kerangka lokakarya, Pedagogi Ignasian memberi dinamika pembelajaran melalui konteks, pengalaman, refleksi, aksi, dan evaluasi, sedangkan UAP membantu menajamkan orientasi nilai dari inovasi yang dikembangkan.
Melalui sesi tersebut, landasan nilai dan pedagogi ditempatkan sebagai bagian yang menyatu dengan desain pembelajaran. Dengan demikian, teknologi dan model flipped classroom diharapkan tetap memberi ruang bagi pembentukan pribadi mahasiswa secara utuh, termasuk competence, conscience, compassion, dan commitment, serta semangat cura personalis yang menjadi karakter pendidikan Jesuit.
Pada hari kedua, Dr. Marcellinus Andy Rudhito memaparkan kerangka Design Research sebagai metodologi pengembangan flipped classroom berbasis PI dan UAP secara bertahap dan terukur. Sesi berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 08.00–09.30 WIB, dengan alur paparan konseptual, pengisian lembar kerja, presentasi relawan, dan diskusi. Materi yang disiapkan mencakup bahan tayang 45 halaman serta peta kerja 15 komponen untuk membantu peserta bergerak dari masalah pembelajaran nyata menuju model/prototipe, data, iterasi, analisis retrospektif, prinsip desain, proposal, laporan, dan artikel.
Kerangka yang dipaparkan menempatkan FC sebagai struktur waktu belajar sebelum, saat, dan sesudah kelas; Pedagogi Ignasian sebagai dinamika pembelajaran; UAP sebagai orientasi nilai; dan penelitian desain sebagai cara sistematis untuk merancang, mencoba, mengevaluasi, merevisi, serta merumuskan prinsip desain dari pembelajaran yang dikembangkan. Dengan cara ini, perubahan pembelajaran dapat dibaca sebagai proses yang iteratif dan berbasis bukti, bukan sekadar penerapan model sekali jadi.
Dari nilai menuju desain yang dapat dipertanggungjawabkan
Secara substantif, dua sesi yang dibawakan dosen Magister Pendidikan Matematika USD tersebut membangun jembatan dari nilai menuju metodologi. Sesi Romo Eko menegaskan orientasi Ignasian dan UAP dalam pembelajaran, sementara sesi Dr. Andy memberi kerangka penelitian desain agar orientasi tersebut dapat diterjemahkan ke dalam intervensi pembelajaran, diuji dalam konteks kelas nyata, diperbaiki berdasarkan data, dan akhirnya dirumuskan menjadi pengetahuan desain yang dapat dibagikan.
Kontribusi Magister Pendidikan Matematika USD bagi inovasi pembelajaran
Keterlibatan dua dosen Program Studi Magister Pendidikan Matematika dalam kegiatan PPIP ini menunjukkan bahwa kontribusi program studi tidak hanya berada pada pengembangan keilmuan matematika dan pendidikan matematika di ruang kuliah, tetapi juga pada penguatan desain pembelajaran di tingkat universitas. Perspektif pedagogis, nilai Ignasian, dan metodologi penelitian dipertemukan untuk membantu dosen lintas disiplin mengembangkan inovasi yang kontekstual dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Lokakarya diarahkan agar peserta mampu merumuskan rancangan awal FC berbasis PI dan UAP untuk mata kuliah masing-masing serta menyiapkan proposal hibah. Dalam perspektif penelitian desain, proses berikutnya tetap menuntut implementasi, evaluasi formatif, revisi, dan analisis retrospektif berdasarkan bukti dari kelas nyata.
Kegiatan ini memperlihatkan ruang kolaborasi antara Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP USD dan unit pengembangan pembelajaran di universitas. Kehadiran dosen S2 Pendidikan Matematika memperkaya diskusi lintas program studi dengan dua kekuatan yang saling melengkapi: pendidikan yang berakar pada nilai dan pengembangan pembelajaran yang sistematis, reflektif, serta berbasis penelitian.
- Marcellinus Andy Rudhito Dorong Guru SMPN 1 Banguntapan Mengembangkan Pembelajaran STEAM Kontekstual
- JPMIPA USD Dampingi Guru SMA PL Sedayu Kembangkan Pembelajaran Berbasis STEAM
- Dosen Magister Pendidikan Matematika USD Jadi Keynote Speaker The Genius Math League 2026 di Surabaya
- Magister Pendidikan Matematika USD Dorong Implementasi STEAM Kontekstual di SMP Negeri 2 Kretek
- Dosen Magister Pendidikan Matematika USD Dampingi Pendidikan Kimia Mengembangkan RPS dan Flipped Classroom Berbasis Pedagogi Ignasian
- Marcellinus Andy Rudhito Ambil Peran dalam Bina Talenta Indonesia 2026 melalui Pembinaan STEM Energi Terbarukan
- Dua Dosen Magister Pendidikan Matematika USD Perkuat Lokakarya Flipped Classroom Berbasis Pedagogi Ignasian
- Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa dalam Mengembangkan Kreativitas melalui “Creative Plastic STEAM” di SMA Pangudi Luhur Sedayu
- Kegiatan Pembuatan Matcha Menjadi Sarana Pembelajaran STEAM Preneur untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa SMA Pangudi Luhur Yogyakarta
- Mahasiswa Mengembangkan Alat Peraga Matematika melalui Teknologi Laser Cutting dan 3D Printing
