Berita

Mahasiswa BK USD Lolos Finalis LIDM 2026 Lewat Film “Topeng”, Ajak Generasi Muda Berani Lepas Citra dan Mulai dari Kebiasaan Kecil

18-09-2026 10:49:09 WIB

YOGYAKARTA. Empat mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Sanata Dharma (USD) berhasil menjadi finalis pada Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) VII Tahun 2026 melalui karya video kreatif berjudul “Topeng”. Karya tersebut diusung dalam Divisi Video Digital Pendidikan dengan tema persoalan yang dekat dengan kehidupan generasi muda, yakni kesenjangan antara kepedulian terhadap lingkungan yang ditampilkan melalui kebiasaan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Tim yang tergabung dalam ACTORY tersebut terdiri dari Antonius Satrio Bawono (231114043) sebagai ketua, Andreas David Rivano (231114014), Carolus Gracius Dwi Valman Bhai Ruda (241114034), dan Yunisa Prasetyani (241114056) dengan dosen pembimbing Bapak Antonius Ian Bayu Setiawan, M.Pd.

DSC06469_kcl (1)

Gagasan film “Topeng” berangkat dari persoalan sampah yang dimulai dari lingkungan paling dekat dengan individu. Salah satunya sampah rumah tangga menjadi penyumbang sampah terbesar secara nasional. Oleh karena itu, tim ingin membawa persoalan besar tersebut ke ruang yang paling sederhana, yaitu kamar kos. Menurut tim, perubahan tidak selalu harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Isi film yang diproduksi oleh tim mengajak audiens melihat kepedulian terhadap lingkungan. Aksi tersebut dilakukan dengan perilaku sederhana, mulai dari memilah sampah, menghemat energi, mencabut charger, mematikan lampu dan kipas ketika meninggalkan kamar, hingga menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dengan penggunaan tumbler dan penggunaan tote-bag.

Karya tim menjadi upaya untuk menunjukkan bahwa perubahan bukan tentang menjadi manusia sempurna, tetapi berkaitan dengan konsistensi dan kejujuran terhadap diri sendiri. Hal tersebut juga merupakan aksi nyata mencintai bumi rumah kita sendiri. “Yuk, lepas topeng kita masing-masing” merupakan pesan penutup sekaligus menjadi kekuatan utama karya film “Topeng”. Sebagai mahasiswa Bimbingan dan Konseling, tim juga melihat bahwa pendekatan reflektif dalam “Topeng” memiliki potensi untuk digunakan dalam konteks pendidikan. Video tersebut dirancang agar dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dalam layanan bimbingan klasikal, khususnya untuk membuka diskusi mengenai kesenjangan antara sikap dan perilaku serta membangun kesadaran diri siswa dalam perilaku sehari-hari untuk menjaga bumi.

LIDM 2026-Divisi Video Digital Pendidikan-051012-Actory-Topeng-mp4_snapshot_01-40-338
cuplikan karya film "Topeng" 

Keberhasilan lolos sebagai finalis LIDM 2026 bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi. Kesempatan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan pesan bahwa karya mahasiswa dapat menjadi media refleksi dan pendidikan bagi masyarakat luas. Pada bulan November mendatang, tim ACTORY akan melakukan presentasi sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penyelesaian kompetisi di Kota Bandung bersama dengan berbagai universitas besar yang terdaftar dalam perlombaan. (Yun)

 kembali
Arsip