Berita
GnC Ministry: “Langkah Awal: Mengenal Diriku, Merancang Mimpiku”
25-07-2025 11:24:15 WIB
Yogyakarta, Juli 2025 - Guidance and Counseling Ministry (GnC), sebuah komunitas dari prodi Bimbingan dan Konseling yang bergerak di bidang pelayanan dan pelatihan, terus menunjukkan eksistensinya sebagai mitra terpercaya dalam berbagai kegiatan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan penguatan komunitas. Kegiatan ini mengangkat tema besar yang diberikan sekolah “Bersama Melangkah Menuju Kemandirian dan Kedewasaan Belajar”. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 14 Juli hingga 16 Juli, untuk kelas 11 dan 12. Tim GnC hadir untuk melakukan pelayanan proses refleksi diri, membangun motivasi belajar, serta membentuk karakter mandiri dan bertanggung jawab di SMA Pangudi Luhur Yogyakarta.
Kegiatan selama 3 hari ini diawali dengan kegiatan yang bertujuan untuk mengenal diri lebih dalam. Kegiatan dibuka dengan sisi ice breaking melalui “Kolase Mimpi”- aktivitas kreatif di mana siswa menempelkan potongan gambar profesi mereka. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling mengenal, tetapi juga mengajak mereka menyelami nilai dan aspirasi pribadi. Lalu para siswa diminta untuk menjelaskan nama profesi, usaha atau langkah yang bisa dilakukan sekarang, indentifikasi tantangan atau hambatan, dan menuliskan strategi mengatasi tantangan tersebut. Selanjutnya, para siswa menggambar sebuah “Pohon Diri” yang merefleksikan perjalanan hidup dan pembelajaran mereka. Dalam proses interpretasi bersama tutor, tiap bagian pohon dimaknai akar sebagai nilai hidup yang menjadi dasar tindakan, batang sebagai proses perjuangan dan ketekunan dalam belajar, ranting sebagai dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan, daun sebagai pengalaman baik dan buruk yang membentuk karakter, serta buah sebagai tujuan, cita-cita, dan kontribusi yang ingin diberikan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak menyadari bahwa setiap diri punya potensi, asal berani menggali dan menyusunnya dengan kesadaran.


Hari kedua menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai bekal menuju kedewasaan belajar. Sesi di hari kedua dimulai dengan permainan interaktif “Pelanggaran dan Konsekuensi”, sebuah permainan yang mengajak siswa memahami konsekuensi dari setiap tindakan secara menyenangkan dan reflektif. Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi bermain peran (roleplay) yang menggambarkan situasi nyata di lingkungan sekolah. Dalam kelompok kecil, siswa mendiskusikan skenario yang telah diberikan dan pendekatan ini mendorong siswa untuk tidak hanya patuh karena aturan, tapi karena kesadaran akan tanggung jawab pribadi. Sebagai penutup kegiatan hari kedua bersama dengan tutor, siswa menyusun komitmen belajar harian melalui template jadwal yang mereka isi sendiri. Komitmen ini bertujuan untuk melatih keteraturan, keseimbangan aktivitas, serta kesungguhan dalam merancang pola belajar yang realistis.
Hari ketiga menjadi ruang aktualisasi diri yang penuh semangat, kebersamaan dan sarat akan makna. Dengan pendekatan activity building, setiap kelas didampingi oleh tutor dalam berbagai bentuk permainan kolaboratif. Setiap tutor dari tim GnC diberi keleluasaan untuk berimprovisasi sesuai dinamika kelas, sehingga kegiatan berlangsung lebih luwes dan bermakna. Interaksi yang cair membangun kedekatan emosional yang mendukung tumbuhnya motivasi intrinsik siswa. Sebagai penutup, siswa menuliskan janji pribadi untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka, lalu menempelkannya pada “pohon harapan”. Simbol ini menjadi pengingat kolektif bahwa perubahan dan pertumbuhan adalah proses yang dimulai dari niat dan komitmen.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penyegaran awal tahun ajaran, tetapi juga menjadi sarana membangun fondasi karakter siswa dalam menghadapi tantangan belajar ke depan. Kehadiran tim GnC memberikan warna dan semangat baru dalam proses pendampingan yang penuh empati dan kasih. Semoga melalui kegiatan ini,para siswa SMA Pangudi Luhur Yogyakarta semakin siap untuk mandiri, bertanggung jawab, dan terus bertumbuh menajdi pribadi yang lebih baik.
kembali
- Ruang Jeda untuk Guru BK: Merawat Diri dan Berefleksi melalui Seni
- Pelepasan Wisuda "Menjadi Lentera, Melintasi Masa"
- Kolaborasi Dosen USD Hadirkan Art Therapy sebagai Media Katarsis dan Regulasi Emosi melalui Project Kepemimpinan ARTIKA di SMP Negeri 5 Yogyakarta
- Mahasiswa BK USD Lolos Finalis LIDM 2026 Lewat Film “Topeng”, Ajak Generasi Muda Berani Lepas Citra dan Mulai dari Kebiasaan Kecil
- "Angin Segar" dari Psikologi Positif untuk Calon Imam di Seminari Todabelu Mataloko
- Retret SMA Stella Duce “Berakar dalam Diri, Berani Melangkah ke Depan”
- Berani Memilih: Dosen BK USD Ajak Siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu Cegah Bullying, Narkoba, dan Judi Online
- INSIPRO BK USD 2026: Mengawali Perjalanan Menjadi Pribadi Peduli dan Menginspirasi
- Menjadi Guru BK yang Inspiratif, Kolaboratif, dan Responsif: Pembekalan PLP-PP Program Studi Bimbingan dan Konseling Periode Juli-Agustus 2026
- Justice Defender: Program Studi BK USD Tingkatkan Kapasitas Karang Taruna Kelurahan Bendungan dalam Pencegahan Pelecehan Seksual
- Sinergi Prodi BK dan Pendidikan Matematika Gelar Pendampingan Kesehatan Mental Berbasis Art Therapy
- Prodi BK USD Hadir dalam Kursus Formator Religius Tingkat Nasional di Yogyakarta
- Prodi BK USD Perkuat Kompetensi Guru BK Pangudi Luhur melalui Layanan BK Kreatif dan Relevan
- Dosen BK USD Jadi Tim Peneliti Kajian Assessment Management Talenta SMA-SMK DIY
- “Be Confident, Be Professional: Langkah Menjadi Guru Berdampak”
- Dosen BK USD Dampingi 200 Siswa SMKN 2 Kasihan Belajar Membangun Relasi Sehat
- Rumah Aman: Pergaulan Sehat, Mental Kuat
- Dosen BK USD Jadi Narasumber Podcast Spiritual di Kemenag Sleman
- Seminar ESQ 2.0: Gen-Z Bermental Baja
- Mendengar yang Tak Terucap: Orang Tua Diajak Lebih Peka terhadap Kesehatan Mental Anak Sejak Dini
