Berita
Transpuan Goes to Campus
08-04-2025 15:28:00 WIB
Dalam rangka memperingati Transgender Day of Remembrance setiap tgl 20 November dan Hari Perempuan Sedunia setiap tanggal 8 Maret, delapan teman transpuan dari Pondok Pesantren Transpuan Al-Fatah Yogyakarta, mengadakan Transpuan Goes to Campus. Pada hari Selasa, 4 Maret 2025 Prodi Bimbingan dan Konseling dalam kelas mata kuliah Psikologi Kesehatan menerima kunjungan teman-teman dari Pondok Pesantren Transpuan Al-Fatah. Mata kuliah yang diampu oleh Drs. TA. Prapancha Hary, M.Si ini menghadirkan transpuan untuk mengenalkan para mahasiswa tentang keberadaan transpuan dan untuk mengetahui sisi psikologi kesehatan yang ada pada para transpuan ini. Dalam psikologi kesehatan mempelajari cara membantu orang memahami bagaimana faktor psikologis, perilaku, dan sosial yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka.
Kelas ini dihadiri oleh 47 mahasiswa, yang dibagi dalam 8 kelompok kecil. Di masing-masing kelompok mereka berdiskusi dengan salah satu transpuan, mereka diberi kesempatan untuk memahami dinamika psikologi kesehatan pada transpuan. Dengan berdiskusi mereka jadi memahami bahwa kehidupan para transpuan tidaklah mudah, mereka belajar tentang bagaimana para transpuan mengalami gejolak dalam penerimaan diri dan di dalam masyarakat. Dalam sesi diskusi ini para transpuan juga bercerita tentang keseharian mereka di pondok pesantren. Di dalam pondok, selain diajarkan berbagai ketrampilan seperti menjahit, memasak, mengaji, dan lain-lain, mereka juga diajarkan untuk bisa beritikad baik.
Dengan mengikuti kelas ini, para mahasiswa menjadi lebih terbuka terhadap keberadaan transpuan. Sebagai seorang calon konselor mereka harus bisa bersikap netral dan menerima semua gender tanpa membedakannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah modalitas mahasiswa sebagai kandidat konselor dalam memaknai konseling Carl Ransom Rogers: ketulusan, kehangatan, empati, konfidensial, congruence, dan unconditional positive regard. Rogers menekankan pentingnya empati, penerimaan tanpa syarat, dan keterlibatan tulus dari terapis untuk mendukung pertumbuhan klien. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadikan mahasiswa lebih empati, humanis dan reflektif.
kembali
Kelas ini dihadiri oleh 47 mahasiswa, yang dibagi dalam 8 kelompok kecil. Di masing-masing kelompok mereka berdiskusi dengan salah satu transpuan, mereka diberi kesempatan untuk memahami dinamika psikologi kesehatan pada transpuan. Dengan berdiskusi mereka jadi memahami bahwa kehidupan para transpuan tidaklah mudah, mereka belajar tentang bagaimana para transpuan mengalami gejolak dalam penerimaan diri dan di dalam masyarakat. Dalam sesi diskusi ini para transpuan juga bercerita tentang keseharian mereka di pondok pesantren. Di dalam pondok, selain diajarkan berbagai ketrampilan seperti menjahit, memasak, mengaji, dan lain-lain, mereka juga diajarkan untuk bisa beritikad baik.
Dengan mengikuti kelas ini, para mahasiswa menjadi lebih terbuka terhadap keberadaan transpuan. Sebagai seorang calon konselor mereka harus bisa bersikap netral dan menerima semua gender tanpa membedakannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah modalitas mahasiswa sebagai kandidat konselor dalam memaknai konseling Carl Ransom Rogers: ketulusan, kehangatan, empati, konfidensial, congruence, dan unconditional positive regard. Rogers menekankan pentingnya empati, penerimaan tanpa syarat, dan keterlibatan tulus dari terapis untuk mendukung pertumbuhan klien. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadikan mahasiswa lebih empati, humanis dan reflektif.
- Ruang Jeda untuk Guru BK: Merawat Diri dan Berefleksi melalui Seni
- Pelepasan Wisuda "Menjadi Lentera, Melintasi Masa"
- Kolaborasi Dosen USD Hadirkan Art Therapy sebagai Media Katarsis dan Regulasi Emosi melalui Project Kepemimpinan ARTIKA di SMP Negeri 5 Yogyakarta
- Mahasiswa BK USD Lolos Finalis LIDM 2026 Lewat Film “Topeng”, Ajak Generasi Muda Berani Lepas Citra dan Mulai dari Kebiasaan Kecil
- "Angin Segar" dari Psikologi Positif untuk Calon Imam di Seminari Todabelu Mataloko
- Retret SMA Stella Duce “Berakar dalam Diri, Berani Melangkah ke Depan”
- Berani Memilih: Dosen BK USD Ajak Siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu Cegah Bullying, Narkoba, dan Judi Online
- INSIPRO BK USD 2026: Mengawali Perjalanan Menjadi Pribadi Peduli dan Menginspirasi
- Menjadi Guru BK yang Inspiratif, Kolaboratif, dan Responsif: Pembekalan PLP-PP Program Studi Bimbingan dan Konseling Periode Juli-Agustus 2026
- Justice Defender: Program Studi BK USD Tingkatkan Kapasitas Karang Taruna Kelurahan Bendungan dalam Pencegahan Pelecehan Seksual
- Sinergi Prodi BK dan Pendidikan Matematika Gelar Pendampingan Kesehatan Mental Berbasis Art Therapy
- Prodi BK USD Hadir dalam Kursus Formator Religius Tingkat Nasional di Yogyakarta
- Prodi BK USD Perkuat Kompetensi Guru BK Pangudi Luhur melalui Layanan BK Kreatif dan Relevan
- Dosen BK USD Jadi Tim Peneliti Kajian Assessment Management Talenta SMA-SMK DIY
- “Be Confident, Be Professional: Langkah Menjadi Guru Berdampak”
- Dosen BK USD Dampingi 200 Siswa SMKN 2 Kasihan Belajar Membangun Relasi Sehat
- Rumah Aman: Pergaulan Sehat, Mental Kuat
- Dosen BK USD Jadi Narasumber Podcast Spiritual di Kemenag Sleman
- Seminar ESQ 2.0: Gen-Z Bermental Baja
- Mendengar yang Tak Terucap: Orang Tua Diajak Lebih Peka terhadap Kesehatan Mental Anak Sejak Dini
