Berita
Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Hadir di Universitas Sanata Dharma
05-06-2024 11:27:42 WIB
Pada pertengahan tahun ajaran 2023/2024 Universitas Sanata Dharma menerima Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari berbagai Universitas di Indonesia. PMM merupakan sebuah program mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman. PMM bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan wawasan kebangsaan, meningkatkan pemahaman mahasiswa pada keberagaman suku, agama, ras, antargolongan (SARA) dan semangat persatuan, mengembangkan perjumpaan dan dialog intensif dalam keberagaman dan sikap saling memahami, sehingga tercipta penguatan persatuan serta untuk memperluas dan/atau memperdalam pengetahuan akademis mahasiswa.
Sebanyak 138 mahasiswa dari berbagai program studi dari Universitas luar pulau Jawa ikut serta dalam program ini. Beberapa diantara mereka berasal dari Palembang, Aceh, Makasar, Manado, Riau dan lain-lain. Selama kurang-lebih 4 bulan ini para mahasiswa program PMM mengikuti perkuliahan di Universitas Sanata Dharma (USD). Mereka berinteraksi, belajar, bersinergi bersama dengan mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di Universitas Sanata Dharma. Dari beberapa mahasiswa PMM ini ada yang mengambil mata kuliah dari program studi Bimbingan dan Konseling. Meskipun mereka dari program studi lain seperti Psikologi dan Manajemen, namun mata kuliah yang mereka ambil masih memiliki hubungan dengan program studi yang mereka pilih. Sebuah pengalaman baru ketika mereka mengambil mata kuliah di USD yang bisa dikonversi di universitas asal mereka.


Selama belajar di Universitas Sanata Dharma para mahasiswa PMM merasakan cara belajar yang berbeda dari Universitas asal mereka. Beberapa mahasiswa dari prodi Psikologi yang mengambil mata kuliah hipnokonseling dalam prodi BK berpendapat kalau mata kuliah ini sangat menarik dan menyenangkan. Neva salah satu mahasiswa PMM berpendapat, “mata kuliah konseling ini seru sekali, cara mengajar dosen (Dr. Budi Sarwono, M.A) sangat mudah dipahami dan menyenangkan bagi mahasiswa”. Tidak hanya teori saja yang didapat namun dengan praktek dan cara pembelajaran yang seru membuat mereka merasa senang dan nyaman dalam mengikuti perkuliahan. Begitu pula dengan seorang mahasiswa dari prodi manajemen yang mengambil mata kuliah Komunikasi Antar Pribadi, menganggap bahwa mata kuliah ini menarik karena ia merasa apa yang didapat dari mata kuliah langsung bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Perkuliahan di Universitas Sanata Dharma walaupun ini adalah kampus Katolik, dan saya muslim, tetapi saya sangat diterima di sini. Dosen yang mengampu (Bernardinus Agus Arswimba, M.Pd) sangat profesional tanpa membeda-bedakan kami yang berbeda agama, saya sangat senang belajar di kampus ini”, ujar Ahmad, salah satu mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia, Makasar yang mengikuti program PMM.
Dengan mengikuti program PMM yang diadakan oleh Kemendikbudristek ini, para mahasiswa merasa sangat senang. Apalagi dengan didukung fasilitas yang lengkap dari USD semakin membuat mereka semangat untuk belajar dan mendapatkan banyak pengetahuan. Selain itu mereka mendapatkan banyak pengalaman, pembelajaran yang berbeda, serta menambah teman dari berbagai daerah, dengan beragam suku, budaya, agama. Meskipun mereka berasal dari luar pulau dengan latar belakang dan agama yang berbeda, mereka semua diterima dengan baik oleh dosen, karyawan maupun mahasiswa. Mereka merasa tidak dibeda-bedakan dengan mahasiswa lainnya, dan itu membuat mereka nyaman mengikuti kuliah di Universitas Sanata Dharma. Mahasiswa PMM merasa para dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa di Universitas Sanata Dharma dapat mengimplementasikan ciri khas kampus, yaitu cerdas dan humanis. Menurut mahasiswa PMM, semua civitas akademika kampus sangat ramah dan humanis, kemudian para mahasiswa di kelas juga cerdas dan kritis. Hal ini membuat para mahasiswa kagum dengan Universitas Sanata Dharma.
kembali
- Ruang Jeda untuk Guru BK: Merawat Diri dan Berefleksi melalui Seni
- Pelepasan Wisuda "Menjadi Lentera, Melintasi Masa"
- Kolaborasi Dosen USD Hadirkan Art Therapy sebagai Media Katarsis dan Regulasi Emosi melalui Project Kepemimpinan ARTIKA di SMP Negeri 5 Yogyakarta
- Mahasiswa BK USD Lolos Finalis LIDM 2026 Lewat Film “Topeng”, Ajak Generasi Muda Berani Lepas Citra dan Mulai dari Kebiasaan Kecil
- "Angin Segar" dari Psikologi Positif untuk Calon Imam di Seminari Todabelu Mataloko
- Retret SMA Stella Duce “Berakar dalam Diri, Berani Melangkah ke Depan”
- Berani Memilih: Dosen BK USD Ajak Siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu Cegah Bullying, Narkoba, dan Judi Online
- INSIPRO BK USD 2026: Mengawali Perjalanan Menjadi Pribadi Peduli dan Menginspirasi
- Menjadi Guru BK yang Inspiratif, Kolaboratif, dan Responsif: Pembekalan PLP-PP Program Studi Bimbingan dan Konseling Periode Juli-Agustus 2026
- Justice Defender: Program Studi BK USD Tingkatkan Kapasitas Karang Taruna Kelurahan Bendungan dalam Pencegahan Pelecehan Seksual
- Sinergi Prodi BK dan Pendidikan Matematika Gelar Pendampingan Kesehatan Mental Berbasis Art Therapy
- Prodi BK USD Hadir dalam Kursus Formator Religius Tingkat Nasional di Yogyakarta
- Prodi BK USD Perkuat Kompetensi Guru BK Pangudi Luhur melalui Layanan BK Kreatif dan Relevan
- Dosen BK USD Jadi Tim Peneliti Kajian Assessment Management Talenta SMA-SMK DIY
- “Be Confident, Be Professional: Langkah Menjadi Guru Berdampak”
- Dosen BK USD Dampingi 200 Siswa SMKN 2 Kasihan Belajar Membangun Relasi Sehat
- Rumah Aman: Pergaulan Sehat, Mental Kuat
- Dosen BK USD Jadi Narasumber Podcast Spiritual di Kemenag Sleman
- Seminar ESQ 2.0: Gen-Z Bermental Baja
- Mendengar yang Tak Terucap: Orang Tua Diajak Lebih Peka terhadap Kesehatan Mental Anak Sejak Dini
