Berita

Praktik Layanan Informasi Obat Mahasiswa Farmasi USD “DaGuSiBu pengobatan penyakit degenerative” dalam Upaya Promosi Kesehatan Masyarakat DaWis RT 29 Bawuk Minomartani

Thu, 08 Jan 2026

FFUSD - Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma melakukan hands on praktik layanan informasi obat kepada ibu ibu di RT 29 Bawuk Minomartani Sleman. Kegiatan promosi Kesehatan Masyarakat ini dilakukan dengan melakukan edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) pengobatan penyakit degenerative. Kegiatan dilakukan pada tiga kelompok dasa wisma di RT 29, yaitu Dawis Anggrek, Dawis Menur, dan Dawis Aster pada tiga waktu pertemuan tiap tiap kelompok, pada tanggal 05, 06, dan 14 Desember 2025.

Fokus pengobatan penyakit degenerative yang diangkat adalah terapi hipertensi, terapi diabetes melitus, dan terapi dislipidemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu ibu mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional sesuai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Atas permintaan ibu Laksmita Ita yang merupakan koordinator RT 29, ditambahkan edukasi DAGUSIBU obat bebas, mengingat rentang usia ibu ibu DaWis antara 30 sampai 80 tahun.


Materi membahas penggunaan obat rutin, obat dengan cara penggunaan khusus (insulin), cara penyimpanan pada suhu tepat, serta pembuangan jarum suntik secara aman. Sesi tanya jawab mengungkap masalah nyata seperti kebosanan minum obat jangka panjang dan pengaruh penyakit penyerta. Edukasi ini membantu warga memahami bahwa pengendalian kolesterol harus menyeluruh, tidak hanya bergantung pada obat. Diskusi pun meluas hingga topik jamu, menunjukkan kebutuhan masyarakat akan informasi kesehatan yang komprehensif.

Pada setiap kegiatan ditekankan pentingnya gaya hidup sehat dan kepatuhan minum obat. Diet sehat dan olahraga yang cukup merupakan satu cara pencegahan yang efektif. Materi diberikan dalam bentuk informasi tertulis dalam leaflet dan disampaikan secara santun oleh mahasiswa. Program edukasi ini melibatkan tiga dosen Farmasi USD yaitu Dr. apt. Yosef Wijoyo, Dr. apt. Maria Wisnu Donowati, dan apt. Putu Dyana Christasani, M.Sc.


Secara keseluruhan, kegiatan DAGUSIBU berjalan lancar, efektif, dan interaktif. Doorprize dan dokumentasi turut menambah semangat peserta. Melalui penyuluhan ini, ibu diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi penggunaan obat yang benar, meningkatkan kepatuhan terapi, serta mendorong penerapan gaya hidup sehat untuk menekan risiko komplikasi penyakit kronis. (PD)

 back
Archive