Berita
Fakultas Farmasi USD Inisiasi Program Desa Bebas Demam Berdarah Dengue di Piyaman Gunung Kidul
Mon, 09 Jun 2025
FFUSD - Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan program Pengabdian kepada Masyarakat-Program Unggulan (PkM-PU) yang berjudul "Program Desa Bebas Demam Berdarah Dengue (DBD): Pelatihan Pembuatan Ovitrap untuk Kader Kesehatan dan Masyarakat di Desa Piyaman Gunung Kidul" di Balai Padukuhan Piyaman, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, pada Selasa, 27 Mei 2025.
Tim pengabdi terdiri dari Prof. Dr. apt. Sri Hartati Yuliani, Stephanus Satria Wira Waskitha, M.Sc., apt. Eustachia Diajeng Wandansari, M.Biomed., serta mahasiswa Program Studi S1 dan S2 Farmasi Fakultas Farmasi USD. Kegiatan PkM-PU melibatkan partisipasi aktif 25 kader kesehatan dan masyarakat Desa Piyaman di wilayah pelayanan Puskesmas Wonosari II. Adapun narasumber kegiatan, yaitu dr. Antonius Dwi Susanto selaku Kepala Puskesmas Wonosari II.
Tim pengabdi terdiri dari Prof. Dr. apt. Sri Hartati Yuliani, Stephanus Satria Wira Waskitha, M.Sc., apt. Eustachia Diajeng Wandansari, M.Biomed., serta mahasiswa Program Studi S1 dan S2 Farmasi Fakultas Farmasi USD. Kegiatan PkM-PU melibatkan partisipasi aktif 25 kader kesehatan dan masyarakat Desa Piyaman di wilayah pelayanan Puskesmas Wonosari II. Adapun narasumber kegiatan, yaitu dr. Antonius Dwi Susanto selaku Kepala Puskesmas Wonosari II.
Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi endemisitas DBD di wilayah Desa Piyaman yang memerlukan strategi pengendalian vektor yang berkelanjutan. Karakteristik topografi Kabupaten Gunung Kidul dengan pola curah hujan yang fluktuatif menciptakan habitat ideal bagi proliferasi nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD. Rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengimplementasikan teknologi pengendalian vektor secara swadaya, serta terbatasnya infrastruktur monitoring populasi nyamuk di tingkat komunitas, menjadi dasar urgensi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
%20(Small).jpg)
Prof. Dr. apt. Sri Hartati Yuliani dalam penjelasannya menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan DBD. "Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam membuat dan menggunakan ovitrap sebagai teknologi pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti yang sederhana namun efektif," ungkapnya.
%20(Small).jpg)
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan penyuluhan pencegahan DBD, praktik pembuatan ovitrap, serta pembentukan dan pelatihan kader DBD di Desa Piyaman. Peserta mendapat penjelasan komprehensif mengenai biologi dan ekologi nyamuk Aedes aegypti, mekanisme penularan DBD, serta teknik monitoring dan evaluasi keefektifan ovitrap dalam mengendalikan populasi nyamuk vektor. Di akhir kegiatan, dilaksanakan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
dr. Antonius Dwi Susanto dalam pemaparannya menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan faktor kunci dalam upaya pengendalian DBD. "Ketika masyarakat mampu membuat ovitrap sendiri, mereka dapat secara langsung membantu memutus rantai perkembangbiakan nyamuk DBD di area sekitar rumah," terangnya.
dr. Antonius Dwi Susanto dalam pemaparannya menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan faktor kunci dalam upaya pengendalian DBD. "Ketika masyarakat mampu membuat ovitrap sendiri, mereka dapat secara langsung membantu memutus rantai perkembangbiakan nyamuk DBD di area sekitar rumah," terangnya.
%20(Small).jpg)
Selama sesi praktik, peserta dilatih secara langsung dalam pembuatan ovitrap menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Mereka juga mendapat panduan mengenai penempatan ovitrap yang strategis, cara pemeliharaan, serta metode pencatatan hasil monitoring yang sistematis. Antusiasme peserta terlihat tinggi ketika mengikuti demonstrasi pembuatan ovitrap. Mereka aktif bertanya mengenai teknik aplikasi yang tepat dan cara mengoptimalkan fungsi ovitrap di berbagai kondisi lingkungan rumah tangga.
Untuk memastikan keberlanjutan program, tim pengabdi akan melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja ovitrap yang telah dipasang masyarakat. Para kader yang telah dilatih akan bertugas mencatat dan melaporkan hasil pengamatan. Informasi yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan rencana aksi pengendalian DBD yang lebih efektif di periode berikutnya.
Program PkM-PU ini merupakan wujud komitmen Fakultas Farmasi USD dalam mendukung upaya penurunan kasus DBD di wilayah Gunung Kidul. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin aktif berperan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit di wilayah tempat tinggal mereka. (ED/Farmasi)
back
Untuk memastikan keberlanjutan program, tim pengabdi akan melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja ovitrap yang telah dipasang masyarakat. Para kader yang telah dilatih akan bertugas mencatat dan melaporkan hasil pengamatan. Informasi yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan rencana aksi pengendalian DBD yang lebih efektif di periode berikutnya.
Program PkM-PU ini merupakan wujud komitmen Fakultas Farmasi USD dalam mendukung upaya penurunan kasus DBD di wilayah Gunung Kidul. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin aktif berperan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit di wilayah tempat tinggal mereka. (ED/Farmasi)
- Fakultas Farmasi USD Edukasi Empon-empon Kepada Anak TK Melalui Lagu dan Playdough
- Pelatihan CPOTB Di Pabrik Jamu CV. Sapta Sari, Bantul, Yogyakarta
- PHARMATIVE (Pharmacist be Active) 2025 Glow and Grow: The Science of Modern Beauty
- Fakultas Farmasi USD Menjadi Co-Host Indonesia Biopharmaceutical Summit 2025
- Fakultas Farmasi USD Raih Dua Penghargaan Auditee Terbaik AMI Non-Akademik 2025
- Kolaborasi Fakultas Farmasi USD dengan UPT Puskesmas Wonosari II dalam Pencegahan DBD Melalui Inovasi Ovitrap di Padukuhan Wukirsari, Gunung Kidul
- Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan 49
- Kuliah Perdana Angkatan XIV Program Studi Farmasi Program Magister Universitas Sanata Dharma: Nilai Kesanatadharmaan sebagai Formasi Cerdas Humanis Bagi Mahasiswa Magister Farmasi
- Kemenangan Gemilang Dosen Fakultas Farmasi USD dalam Lomba Inovasi Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran USD
- Expertise Exchange Program antara Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma dengan Dexa Group : Menjembatani Gap Keilmuan antara Dunia Akademik dan Industri
- Fakultas Farmasi USD Tingkatkan Kualitas Pendidikan Farmasi melalui Kolaborasi dengan Taylor's University Malaysia
- Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Fakultas Farmasi USD Wujudkan Gerakan Sadar DBD di Desa Karangtengah
- Sinergis, Bergerak dan Berdampak: Pesan dari Lustrum VI Fakultas Farmasi
- Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Bagi Mahasiswa Generasi āZā Prodi Arsitektur Melalui Gerakan Jalan Kaki
- Fakultas Farmasi USD Inisiasi Program Desa Bebas Demam Berdarah Dengue di Piyaman Gunung Kidul
- Fakultas Farmasi USD Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 200 Warga
- Dosen Fakultas Farmasi USD sebagai Narasumber dalam Sharing ilmu HPLC di UNRAM
- Fakultas Farmasi USD Implementasikan Program PEDULI DIABETES untuk Tingkatkan Literasi Diabetes Warga Semawung, Purworejo, Jawa Tengah
- Evaluasi Kurikulum Farmasi: Menyongsong Integrasi dan Kualitas Pendidikan Kefarmasian yang Lebih Baik
- Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma adakan Kuliah Tamu dengan Menghadirkan Chief Technology Officer (CTO) dari PT. Etana Biotechnologies Indonesia
