Berita

Fakultas Farmasi USD Implementasikan Program PEDULI DIABETES untuk Tingkatkan Literasi Diabetes Warga Semawung, Purworejo, Jawa Tengah

Tue, 27 May 2025

FFUSD - Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma mengimplementasikan program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema "PEDULI DIABETES (PEndampingan dan eDUkasI DIABETES) untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dusun Kemantren II Semawung" di Gedung Olahraga Desa Semawung, Purworejo, pada Minggu, 4 Mei 2025. Tim pengabdi terdiri dari Dr. apt. Dita Maria Virginia, Dr. Yohanes Dwiatmaka, apt. Zita Dhirani Pramono, M. Clin. Pharm., serta mahasiswa Program Studi S1 dan S2 Farmasi Fakultas Farmasi USD. Kegiatan melibatkan pula partisipasi aktif warga dan kader kesehatan setempat.

Inisiasi program PEDULI DIABETES berangkat dari angka kejadian diabetes melitus yang mengkhawatirkan di kawasan pedesaan. Terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai diabetes melitus dan minimnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara berkelanjutan menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat.

Serangkaian aktivitas dimulai dengan asesmen pengetahuan awal peserta melalui pre-test, dilanjutkan dengan sesi penyuluhan yang membahas berbagai aspek fundamental diabetes melitus. Materi edukasi meliputi etiologi penyakit, manifestasi klinis, strategi terapeutik hingga upaya preventif. Peserta juga memperoleh pemahaman mendalam tentang pentingnya pemantauan gula darah secara mandiri dan modifikasi gaya hidup sebagai fondasi pengelolaan diabetes melitus. Sebagai komponen integral dari program, seluruh peserta mendapatkan fasilitas skrining diabetes melitus melalui pemeriksaan gula darah. Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta.
 
  

Bapak Agus Harianto (52 tahun), salah satu peserta kegiatan, menyatakan bahwa program PEDULI DIABETES sangat bermanfaat bagi warga. "Kegiatan seperti ini sangat membantu kami memahami penyakit diabetes melitus dengan lebih baik. Selama ini memang banyak warga yang menderita diabetes melitus, tapi pengetahuan kami tentang cara menanganinya masih kurang. Dengan adanya penyuluhan dan pemeriksaan gula darah gratis ini, kami jadi lebih tahu cara mencegah dan mengelola diabetes melitus, tidak hanya untuk orang tua tetapi juga untuk anak-anak agar mereka terhindar dari penyakit ini di kemudian hari."

Melalui pelaksanaan program pengabdian masyarakat tersebut, Fakultas Farmasi USD berharap dapat meningkatkan literasi diabetes melitus di masyarakat pedesaan sebagai langkah awal pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus yang lebih baik, sekaligus memperkuat komitmen Universitas Sanata Dharma dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat. (ED)

 back
Archive