Berita

Pendampingan Verifikasi dan Penguatan Kapasitas Bendahara Komisi dalam Pengelolaan Keuangan di GKJ Gantiwarno

30 Juli 2026

Pengelolaan keuangan yang akuntabel merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberlangsungan pelayanan organisasi gereja. Bendahara komisi memiliki tanggung jawab untuk mengelola, mencatat, dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, dalam pelaksanaannya masih dijumpai berbagai tantangan, seperti perbedaan pemahaman mengenai prosedur administrasi keuangan, kelengkapan dokumen pendukung, serta konsistensi dalam penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan melalui verifikasi menjadi salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk memperkuat kapasitas bendahara komisi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan di lingkungan GKJ Gantiwarno.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2026 pukul 10.00 WIB-13.00 WIB bertempat di Gedung Gereja Induk Gantiwarno. Forum ini dihadiri oleh 4 anggota komisi verifikasi dan 12 orang bendahara komisi/panitia.

Proses verifikasi dilakukan melalui pemeriksaan kesesuaian antara laporan keuangan dengan bukti transaksi, diskusi mengenai temuan yang muncul, pemberian umpan balik secara langsung, serta penyampaian rekomendasi perbaikan yang dapat diterapkan pada periode pelaporan berikutnya. Pendekatan ini tidak hanya berfungsi sebagai proses pemeriksaan administrasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang mendorong bendahara memahami prinsip-prinsip akuntabilitas, ketelitian, dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan. Interaksi yang berlangsung selama proses pendampingan memberikan kesempatan bagi bendahara untuk mengklarifikasi berbagai kendala yang dihadapi sekaligus memperoleh solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing komisi.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan verifikasi memberikan manfaat bagi peningkatan pemahaman bendahara komisi mengenai tata kelola keuangan yang baik. Melalui diskusi dan refleksi bersama, bendahara semakin menyadari pentingnya ketertiban administrasi, kelengkapan bukti transaksi, ketepatan pencatatan, serta penyusunan laporan yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain menghasilkan rekomendasi perbaikan terhadap laporan yang diverifikasi, kegiatan ini juga membangun budaya evaluasi dan pembelajaran berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan komisi. Dengan demikian, pendampingan verifikasi tidak hanya berperan sebagai mekanisme pengendalian administrasi, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan yang memperkuat kapasitas bendahara dalam mewujudkan tata kelola keuangan gereja yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Kembali