Berita
“Paham Dasar Kitab Suci” dalam Kursus Teologi Kevikepan Jogja Barat
02 Juli 2024
.jpeg)
Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang 2021-2025 adalah “Tinggal dalam Kristus dan Berbuah.” Salah satu penjabaran dari ardas itu adalah terus berjuang meningkatkan dan mempertanggungjawabkan pengetahuan, penghayatan, pengungkapan, perwujudan, serta kesaksian iman agar semakin beriman cerdas, tangguh, misioner, dan dialogis. Iman bukan sekedar soal percaya, tetapi juga menuntut pemahaman. Oleh karena itu, secara konkret, Komisi Kateketik Kevikepan Yogya Barat mengadakan serangkaian kursus teologis sebagai sarana pendampingan, pembinaan dan pembekalan para pelaku pewartaan paroki, yaitu para katekis, prodiakon, pemandu lingkungan, serta pengajar agama.
Pada tanggal 10 Juni 2024 di aula Ibuning Pirembag Sae Kevikepan Jogja Barat Wates diadakan kursus teologi dengan topik “Paham Dasar Kitab Suci” dengan narasumber Dr. Indra Tanureja, pr dari Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Acara tersebut dihadiri sekitar 130 orang dari 12 paroki se Kevikepan Jogja Barat.
.jpg)
Apa yang dimaksud dan mengapa masih berbicara tentang paham dasar Kitab Suci di zaman sekarang? Paham dasar Kitab Suci berkaitan dengan inspirasi alkitabiah, kebenaran alkitabiah, dan bagaimana menafsirkan Kitab Suci. Harus diakui bahwa ‘kebangkitan’ Kitab Suci di dalam Gereja Katolik sudah diawali sejak hampir 60 tahun yang lalu dengan dorongan dari Konsili Vatikan II melalui dokumen Dei Verbum. Sejak saat itu, Gereja mulai dengan gencar mempromosiklan Kitab Suci kepada umat. Tetapi persoalannya, paham dasar Kitab Suci yang sebenarnya menjadi kacamata untuk membaca Kitab Suci seturut pandangan Gereja Katolik rasanya masih kurang disosialisasikan kepada umat beriman. Akibatnya, banyak orang Katolik yang rajin dan commit membaca Kitab Suci ternyata memandang dan membaca Kitab Suci dengan cara mereka sendiri, yang sering berseberangan dengan paham yang dicanangkan Gereja. Selain itu, di sosial media banyak tayangan-tayangan provokatif tentang Kitab Suci yang bisa saja membingungkan dan menggundahkan banyak umat. Jika diteliti, pandangan-pandangan provokatif seperti itu sebenarnya bisa dengan mudah ditanggapi jika orang Katolik menguasai paham dasar Kitab Suci yang benar.

Setelah pemaparan materi oleh narasumber, acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab. Ada banyak pertanyaan berkaitan dengan Kitab Suci yang diajukan oleh peserta yang sekaligus mencerminkan pandangan umat Katolik tentang Kitab Suci. Akhirnya pertemuan ditutup dengan sambutan Romo Vikep Jogjakarta Barat, Romo A.R. Yudono Suwondo, pr.
Karena yang hadir adalah mereka yang terlibat dalam bidang pewartaan dan katekese. Besar harapannya bahwa mereka bisa menjadi ujung tombak membantu saudara-saudara lain yang mungkin bermasalah dengan Kitab Suci.
Indra Tanureja, pr
Kembali- PEMBINAAN SPIRITUALITAS Mahasiswa Pendikkat Semester V – Universitas Sanata Dharma Nobar dan Diskusi Film “BLDTR”
- Membaca Kebijaksanaan Kitab Suci di Tengah Tantangan Zaman: Pengabdian Bernadus Dirgaprimawan, S.J. di Loyola School of Theology
- Sambut Tahun Ajaran Baru, SDU Press Gelar Pameran Buku "Inquisitive 2026: Unlock Your Next Chapter”
- MEDIA DAN SPIRITUALITAS Nobar dan Diskusi Film “Bunga Lily di Taman Revolusi” Di Studio Audio Visual – Universitas Sanata Dharma
- “MEMBELA SUARA DAN JERITAN WAJAH-WAJAH YANG TERPINGGIRKAN” Festival Teater Rakyat Perdikkati 2026
- Upaya Pemberdayaan Desa Wisata Blue Lagoon, Menyelamatkan Surga Tersembunyi.
- Wujud Kepedulian kepada KLMTD, Paroki Minomartani Salurkan Berbagai Bantuan
- Pendampingan Penyesuaian dan Pengembangan Instrumen Tracer Study dan Instrumen E-Survey di Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang
- Olimpiade SD Kembali Menyapa Muara Wahau: Kolaborasi Universitas Sanata Dharma dan PT DSN Group
- Serah Terima Jabatan Pejabat Struktural LPPM, P2B, dan Sentra HKI: Menguatkan Komitmen Kolaborasi untuk Riset dan Pengabdian yang Berdampak