Program Studi:
BERITA

Penyerahan Penghargaan Kepada Siswa Siswa Pemenang Kompetisi Bebras Challenge 2024

Kamis, 6 Februari 2025, penyerahan penghargaan kepada siswa/siswi yang meraih prestasi dalam Bebras Challenge 2024 telah dilaksanakan di Ruang Multimedia Kampus III Paingan Universitas Sanata Dharma (USD). Penyerahan penghargaan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Ir. Drs. Haris Sriwindono, M.Kom., Ph.D. dan Koordinator Bebras Biro USD, Ir. P.H. Prima Rosa, S.Si., M.Sc., serta seluruh siswa/siswi pemenang Bebras Challenge yang didampingi oleh orang tua atau guru dari sekolah masing-masing.

Bebras merupakan sebuah inisiatif internasional (komunitas relawan) yang bertujuan untuk mempromosikan Computational Thinking (berpikir dengan landasan komputasi atau informatika) di kalangan tenaga pendidik (guru dan dosen) serta pelajar mulai tingkat SD hingga mahasiswa. USD merupakan salah satu Biro Bebras yang ada di Indonesia. Bebras Challenge adalah kompetisi tahunan yang diadakan Bebras, khususnya Biro USD.

Tahun ini, Biro USD berhasil merangkul 8.176 peserta yang mengikuti Bebras Challenge dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kabupaten Magelang. Dari jumlah peserta tersebut, 846 peserta dari kategori SiKecil dan Siaga (tingkat SD), 8.127 peserta dari kategori Penggalang, dan 3 peserta dari kategori Pengegak. Angka ini merupakan jumlah peserta terbanyak sejak berdirinya Bebras Biro USD dan menjadi salah satu jumlah peserta terbanyak di Indonesia. Dengan adanya dukungan dari Kabupaten Magelang data ini semakin meningkat. Tahun ini, dari keseluruhan jumlah peserta 6.000 di antaranya merupakan peserta dari kabupaten Magelang.

Para penerima penghargaan dari kategori SiKecil antara lain: peringkat 1 diraih oleh Kaia Puri Aruna dari SD Negeri Perumnas Condongcatur, peringkat 2 diraih oleh Lanita Yassamine Kriswoyosari dari SD Muhammadiyah Sirojudin Mungkid Kabupatan Magelang, dan peringkat 3 diraih oleh Anindya Khairu Syifa dari SD Negeri Perumnas Condongcatur. Untuk kategori Siaga, masing-masing posisi dimenangkan dari SD Islam Al Azhar 55 Yogyakarta, peringkat 1 diraih oleh Lalu Muhammad Arsyad Abqari, peringkat 2 diraih oleh Alena Ershanti Aditya, dan peringkat 3 diraih oleh Khairani Adriana Nadindya. Untuk kategori Penggalang, peringkat 1 diraih oleh Faiz Fairuz Izdihar dari SMP Negeri 1 Godean, peringkat 2 diraih oleh Anamta Alaina Andana dari SMP Negeri 3 Godean, dan peringkat 3 diraih oleh Danendra Naufal Sinambela dari SMP Kesatuan Bangsa. Sementara untuk kategori Penegak posisi terbaik dimenangkan oleh M. Fathan Achyar Al Matin dari SMA Kesatuan Bangsa.

Para peserta dan wali peserta dari masing-masing sekolah tampak memberikan dukungan yang positif pada kegiatan Bebras Challenge. Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta yang semakin bertambah banyak dan adanya sekolah-sekolah yang baru mulai bergabung serta mengikuti kegiatan ini, seperti SMP Negeri 1 Godean, SMP Negeri 3 Godean, dan SMP-SMA Kesatuan Bangsa.

“Soal-soal yang dikeluarkan di Bebras Challenge merupakan soal-soal yang sudah melalui tahap seleksi. Soal-soal ini didesain secara khusus agar terasa ‘fun’, jadi anak-anak ketika membaca soalnya itu tetap merasa senang dan santai namun tetap bisa berpikir komputasional”, tutur Ir. Drs. Haris Sriwindono dalam sambutannya. Sementara Ir. P.H. Prima Rosa, menegaskan “Melalui Bebras Challange ini, mutiara-mutiara terpendam, seperti dari SMP yang tidak diduga-duga karena lokasinya yang bisa dikatakan masih di pelosok-pelosok bisa memenangkan kompetisi ini tahun lalu. Padahal mahasiswa saja tidak semua bisa berhasil menyelesaikan soal Bebras Challenge dengan baik sekalipun itu soal kategori SD”. Kegiatan yang sangat positif ini sangat membantu banyak guru dan dosen dalam melihat anak-anak yang memiliki cara berpikir logis dan kritis yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. (LJ, GG)


 kembali
arsip