Program Studi:
BERITA

FST USD: Mahasiswa Bagikan Pengalaman Skripsi yang Menantang dan Apresiasi untuk Dosen


FST - Empat mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Sanata Dharma (USD) berbagi pengalaman berharga mereka dalam menyelesaikan tugas akhir dan kesan selama berkuliah. Dalam acara "PELEPASAN CALON WISUDA" mereka menyoroti kompleksitas topik skripsi, peran penting dosen, serta pesan inspiratif bagi para mahasiswa baru.

Masing-masing mahasiswa memaparkan judul skripsi yang menunjukkan spesialisasi mendalam di bidangnya. Aristides Virgoneo dari Teknik Mesin angkatan 2021, misalnya, membahas topik rumit berjudul " Analisis Von-Mises dan Regangan Plastis Proses FSW Pada AA-7075 T-651 Dengan Variasi Putaran Pahat Melalui Pendekatan Numeris."

Desinta, mahasiswa Matematika angkatan 2021, memilih pemodelan matematis untuk menganalisis pengaruh aktivis terhadap pertumbuhan anggota partai politik. "Judulnya panjang, tapi keren," ujarnya.

Sementara itu, Maria dari prodi Informatika mengambil topik yang relevan dengan perkembangan teknologi, yaitu "Transformer Encoder-Only Untuk Prediksi N-Langkah Dengan Multivariate Pada Data Forex."

Rangga dari Teknik Elektro angkatan 2021 fokus pada aplikasi teknologi yang praktis dengan judul "Monitoring dan Kontroling Kinerja PLTS di Grigak berbasis 4G."

Selain tantangan akademis, para mahasiswa juga memberikan apresiasi terhadap lingkungan Sanata Dharma. Aristides merasa nyaman dengan suasana kampus yang tenang dan pertemanan yang beragam. "Teman-teman dari berbagai daerah juga banyak. Jadi bisa lebih meningkatkan rasa toleransi kita," katanya.

Maria juga merasa sangat bahagia karena ia bisa mengembangkan diri secara komprehensif. "Banyak banget hal yang aku pelajari bukan hanya di bidang akademis di prodi aku, tapi juga dari banyak hal kayak komunitas, dari dosen-dosen, dan semuanya," jelasnya.

Desinta menekankan peran krusial para dosen, terutama di prodi Matematika, yang melatih mahasiswa untuk berpikir kritis. "Di zaman AI sekarang, benar-benar enggak bisa ngandelin ChatGPT atau AI," ujarnya.

Di akhir wawancara, para mahasiswa memberikan pesan motivasi. Maria berpesan agar tidak takut salah dan berani berkonsultasi dengan dosen. "Gunakanlah pergunakanlah dengan baik semua fasilitas dan dosen-dosen yang sudah ada," tuturnya.

Sementara itu, Rangga memberikan pesan penutup yang kuat. "Tetap semangat dan pantang menyerah. Ingat kata pepatah: semua yang tidak dipertaruhkan tidak akan dimenangkan."

 kembali
arsip