Berita

Universitas Sanata Dharma Dukung Peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu

10-06-2025 17:48:28 WIB

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi dasar siswa di bidang literasi dan numerasi, Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan dua kegiatan pelatihan bertema Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bagi siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu.
Kegiatan ini dilaksanakan secara berturut-turut pada Senin, 9 Juni 2025 dan Selasa, 10 Juni 2025, dengan menghadirkan tim dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Program Studi Pendidikan Matematika.

Pelatihan hari pertama, Senin, 9 Juni 2025, difasilitasi oleh tim dosen dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia USD, yaitu Septina Krismawati, M.A., Rooselina Ayu Setyaningrum, M.Pd., Galih Kusumo, S.Pd., M.Pd., dan J.B. Judha Jiwangga, M.Pd.
Kegiatan ini berfokus pada literasi membaca sebagai kemampuan dasar untuk memahami, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks.
Siswa diperkenalkan dengan bentuk dan konteks soal AKM, meliputi teks fiksi dan nonfiksi, serta tiga level kognitif utama: menemukan informasi, menafsirkan dan mengintegrasikan, serta mengevaluasi dan merefleksikan isi teks.
Melalui berbagai aktivitas interaktif, siswa diajak memahami strategi membaca kritis dan berpikir reflektif terhadap informasi yang disajikan dalam berbagai bentuk teks, seperti artikel, infografis, hingga teks sastra.

Sementara itu, pada Selasa, 10 Juni 2025, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan numerasi yang difasilitasi oleh tim dosen dari Prodi Pendidikan Matematika USD, yaitu Dr. Chatarina Enny Murwaningtyas, Dra. Haniek Sri Pratini, M.Pd., Cyrenia Novella Krisnamurti, M.Sc., dan Niluh Sulistyani, M.Pd.

Sesi ini menekankan pentingnya kemampuan berpikir numerik dan penalaran matematis dalam kehidupan sehari-hari. Melalui konteks permasalahan nyata, seperti analisis data, aktivitas ekonomi, hingga isu lingkungan, siswa berlatih menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan persoalan dan mengambil keputusan berbasis informasi kuantitatif.
Kegiatan ini juga mengasah kemampuan analisis, berpikir logis, serta pemahaman terhadap representasi data dalam bentuk tabel, grafik, dan diagram.

Melalui kedua kegiatan ini, Universitas Sanata Dharma berkomitmen mendukung sekolah dalam menumbuhkan budaya belajar reflektif, kritis, dan kontekstual.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat implementasi Merdeka Belajar dan membekali generasi muda dengan keterampilan abad ke-21 melalui penguasaan literasi dan numerasi.

 kembali