Rangkaian Kegiatan Satgas PPKPT dalam Rangka KKN Universitas Sanata Dharma
Sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa, program KKN diselenggarakan oleh PKKN dan LPPM Universitas Sanata Dharma bekerja sama dengan Satgas PPKPT USD. Kerja sama ini diperlukan untuk menciptakan budaya aman dan bebas dari kekerasan seksual selama penyelenggaran KKN. Kegiatan pra-KKN berupa pembekalan tentang PPKPT pada mahasiswa peserta KKN yang diselenggarakan dalam 2 sesi pada tanggal 17 Mei 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Universitas Sanata Dharma dan dihadiri sekitar seribu peserta.
Materi sosialisasi terkait dengan bagaimana menciptakan boundaries ‘batasan’ untuk perlindungan diri sendiri di dalam kelompok dan di dalam lingkungan masyarakat. Pemahaman tentang bentuk kekerasan dan cara menghadapi kekerasan apabila terjadi kasus kekerasan seksual juga diberikan supaya mahasiswa senantiasa waspada. Selain itu, pembekalan ini bertujuan agar mahasiswa KKN tidak hanya mampu menjaga diri sendiri, kelompok, dan nama baik USD, tetapi juga supaya mahasiswa melakukan praktik baik dalam rangka menciptakan budaya aman. Dengan demikian, mahasiswa mampu beradaptasi dan bertindak sesuai, selaras, dan aman ketika menjalankan program kerja KKN. Selain itu, kegiatan pendukung KKN yang juga dilakukan adalah kegiatan sosialisasi tentang PPKPT di forum perangkat desa pada salah satu desa yang digunakan sebagai lokasi KKN, yaitu Desa Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, DI Yogyakarta. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Juni 2024 di balai desa Sidomulyo dengan dihadiri oleh Dukuh dan Babinsa setempat.
Penyosialisasian materi PPKPT oleh Tim Satgas dibuka dengan materi tentang pentingnya budaya aman terkait dengan program pemerintah, yaitu Penghargaan Desa Wisata dengan salah satu komponen penilaiannya adalah kategori kelembagaan dan SDM yang mendukung kesetaraan gender. Dalam hal ini, kesetaraan gender dikaitkan dengan “Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak” (DRPPA) yang juga merupakan program pemerintah pusat yang disinergikan untuk menguatkan program desa sejahtera (Destara).
Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan “Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak” adalah dengan menciptakan budaya aman dari kekerasan seksual. Materi kemudian dilanjutkan dengan informasi terkait kasus kekerasan terhadap wanita dan anak, penjelasan tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual, peraturan dan hukum yang terkait, serta tindakan yang harus dilakukan ketika mendapati adanya kasus kekerasan seksual. Setelah pemaparan materi kemudian diadakan sesi tanya jawab sebagai dinamika peserta. Harapannya, dengan kegiatan sosialisasi PPKPT ini budaya aman dapat tercipta bagi mahasiswa KKN, masyarakat penerima KKN, dan masyarakat umum.
Sosialisasi dan Pembekalan PPKPT bagi peserta KKN
Sosialisasi di Desa Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, DI Yogyakarta
kembali