Sarjana Filsafat Keilahian (S1)
Profil Prodi
Program Studi Filsafat Keilahian Program Sarjana (S1) mempersiapkan para sarjana filsafat keilahian (philosophy of divinity atau teologi) yang mampu berpikir secara sistematis, kritis, dialogis, dan kontekstual. Prodi ini diperuntukkan bagi mereka yang berminat memikirkan kemajuan keadaban masyarakat lewat sumbangan ilmu dan pemikiran yang mendalam dan komprehensif mengenai realitas kehidupan, dan keterlibatan nyata di dalamnya. Demi tujuan ini, Prodi Filsafat Keilahian Program S1 mengembangkan ilmu teologi (dalam tradisi Kristiani) yang solid dalam dialog yang intensif dengan fondasi pemikiran filosofis, perspektif agama-agama lain, dan ilmu-ilmu sosial kritis, yang mengarah pada tindakan dan keterlibatan nyata lewat metode teologi kontekstual yang senantiasa berpijak pada realitas masyarakat kontemporer.
Visi Keilmuan
Mengembangan ilmu teologi dasar yang kokoh, sistematis, dan kritis melalui pendekatan filosofis, interdisipliner, serta dialogis guna membentuk sarjana yang mampu merefleksikan iman secara kontekstual dan berkomitmen untuk mewujudkan keadilan sosial dan keadaban dalam masyarakat yang majemuk.
Visi Program Studi
Menjadi prodi yang unggul dalam kajian filosofis-teologis yang dilakukan secara sistematis, kritis, dialogis, dan kontekstual demi terwujudnya kehidupan berkomunitas Kristiani dan berbangsa yang bermartabat dalam kemajemukan.
Misi Program Studi
- Mendidik kaum muda dalam bidang filsafat keilahian dasar melalui pendekatan yang berorientasi pada pribadi peserta didik (cura personalis)
- Mengembangkan penelitian yang kontekstual mengenai relasi antara manusia dan Yang Ilahi dalam dimensi personal, komunal (sosial), dan kosmik.
- Berpartisipasi dalam gerakan pemberdayaan masyarakat yang pluralis lewat wacana ilmiah dan keterlibatan nyata menurut perspektif Kristiani.
Profil Lulusan
Menghasilkan pendidik filsafat dan teologi pada pendidikan non-formal dan pengembang sumber daya manusia di bidang sosial kemasyarakatan, yang beriman dan mampu merefleksikan dan mengomunikasikan iman dan kehidupan secara kritis dengan pendekatan interdisipliner dan dialogis, berperan dalam membangun komunitas dinamis melalui kerjasama dengan berbagai pihak, dan dengan semangat magis berani memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keluhuran martabat manusia.
Kembali