AKTUALITA

Setia dalam Iman Nyata dalam Tindakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 – Misa syukur perayaan dies natalis Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, yang ke-42 berlangsung dengan penuh khidmat dan meriah. Misa perayaan syukur ini diselenggarakan di Kapel Kentungan, Seminari Tinggi, yang juga dirangkaikan dengan hari raya semua orang kudus yang dirayakan setiap tanggal 1 November. Perayaan syukur ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, para pimpinan komunitas, serta tamu undangan. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Joko Lelono, Pr selaku selebran utama bersama dengan Rm. Bobby Timmerman MSF, Rm. Simon Kaize MSC dan Rm. Agustinus Daryanto SJ. Semarak perayaan syukur ini semakin terasa berkat lantunan dan nyanyian indah dari para Frater dan Suster yang tergabung dalam UKF FTW Choir. Dalam perayaan ekaristi ini, homili dibawakan oleh Rm. Agustinus Daryanto SJ sebagai salah satu lulusan Fakultas Teologi Wedabhakti. Dalam homilinya ia mengajak semua orang untuk tidak hanya sekadar hadir di media sosial tapi juga memastikan bahwa ada pribadi nyata dibaliknya. Pesan ini pun sejalan dengan tema dies natalis tahun ini yakni "setia dalam iman, nyata dalam tindakan."

Seusai perayaan ekaristi, semua yang hadir diarahkan menuju aula FTW untuk bersama-sama melaksanakan acara ramah tamah. Acara dipandu oleh Sr. Felicia dan Fr. Iko sebagai MC. Semua hadirin pun diperkenankan untuk duduk di tempat yang telah disediakan dan diminta untuk menyimpan nomor yang berada pada kursi masing-masing sebagai undian doorprize dalam acara nanti. Adapun rangkaian kegiatan ini diawali dengan kata sambutan dari Wakil BEMF dan juga dekan, Rm. Mulyatno Pr, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur dies natalis ke-42. Setelah itu, acaradilanjutkan dengan penampilan dari UKF teater yang menampilkan drama musikal. Acara berikutnya, pengumuman juara dari setiap pertandingan dan perlombaan yang telah dilaksanakan dalam menyongsong dies natalis. Suara sorak sorai dan kegembiraan mewarnai ruang aula setiap kali juara diumumkan. Bukan hanya juara lomba yang mendapat hadiah, namun khusus malam ini, ada pula beberapa orang beruntung yang mendapatkan hadiah melalui doorprize.

Usai rangkaian acara pembagian hadiah, acara ramah tamah ditutup dengan makan bersama. Suasana gembira dan antusiasme masih terus berlanjut dan tampak jelas tergambar dari wajah para hadirin yang menikmati makan malam sembari bercerita dan tertawa bersama. Acara dies natalis ini mendorong setiap orang untuk menyadari bahwa iman tidak hanya untuk diucapkan dan diyakini namun juga dibuktikan dengan tindakan nyata.

Penulis: Fr. Ignatius Iswandy

  Kembali
Lihat Arsip