Menjelajah Batas-Batas Imajiner Kristenisasi di Indonesia
YOGYAKARTA — Diskusi mendalam mengenai dinamika sosial-keagamaan kembali digelar oleh Ikatan Alumni Filsafat dan Teologi Universitas Sanata Dharma (IKAFITE). Berkolaborasi dengan P3TK Fakultas Teologi USD dan FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), IKAFITE menyelenggarakan webinar bulanan mengangkat tema "Batas-Batas Imajiner Kristenisasi di Indonesia" pada Kamis, 10 September 2026 pukul 18.30 WIB.
Kegiatan ini diselenggarakan secara hibrida. Pusat kegiatan fisik bertempat di Ruang Studio Audio-Visual Fakultas Teologi USD, sementara partisipasi daring diakses melalui ruang Zoom Meeting. Untuk memperluas jangkauan diseminasi gagasan kepada publik luas, acara ini juga disiarkan secara langsung (live streaming) melalui kanal Wedabhakti Teleconference, HidupTV, dan Kanisius.
Pengantar dan Pemaparan Materi
Webinar dipandu oleh perwakilan pengurus IKAFITE selaku moderator, yang mengantarkan jalannya diskusi pada peta persoalan relasi agama, ruang sosial, dan narasi kultural di Indonesia.
Narasumber utama dalam diskusi ini adalah Dr. M. Joko Lelono, Pr., M.Hum., akademisi dari Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Dalam pemaparannya, beliau mengupas secara kritis bagaimana konstruksi batas-batas imajiner terkait isu kristenisasi kerap muncul dalam diskursus publik, serta perlunya pembacaan sosiologis-historis yang objektif agar tidak terjebak pada prasangka identitarian yang sempit.
Tanggapan Pakar Lintas Institusi
Sesi pemaparan materi kemudian diperkaya melalui pandangan komprehensif dari para penanggap terkemuka yang hadir mewakili perspektif akademis yang beragam:
F.X. Bambang Kusumo Prihandono, S.Sos., M.A. (FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta) menyoroti dimensi sosiopolitik dari relasi antarkelompok keagamaan di ruang publik Indonesia, serta bagaimana batas-batas kultural dinegosiasikan dalam keseharian masyarakat.
Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) memberikan catatan kritis dari sudut pandang studi Islam dan politik identitas, menggarisbawahi pentingnya dialog intersubjektif yang melampaui sekat-sekat kecurigaan historis.
Dra. Ch. Suryanti, M.Hum. melengkapi diskusi dengan tinjauan kultural dan historis mengenai dinamika perjumpaan agama-agama di Nusantara.
Refleksi dan Penutup
Diskusi interaktif berlangsung dinamis dengan tingginya antusiasme peserta yang hadir secara luring di Studio Audio-Visual Fakultas Teologi USD maupun yang bergabung melalui ruang virtual Zoom. Berbagai pertanyaan kritis dari audiens dijawab secara bernas oleh narasumber dan para penanggap.
Melalui penyelenggaraan webinar ini, IKAFITE bersama Fakultas Teologi USD dan FISIP UAJY berharap dapat terus memantik ruang dialog akademik yang inklusif, objektif, serta berkontribusi nyata bagi penguatan kohesi sosial dan toleransi beragama di Indonesia.