AKTUALITA

Fakultas Teologi USD Gelar Konferensi Internasional Bahas “Makna Menjadi Manusia di Zaman Kini”

Yogyakarta — Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan The 4th International Conference on Theology, Religion, Culture, and Humanities secara daring pada Selasa–Rabu, 21–22 April 2026. Mengusung tema besar “The Quest of Being Human in Our Times”, konferensi ini menjadi ruang akademik lintas disiplin untuk merefleksikan makna kemanusiaan dalam konteks perubahan sosial, budaya, dan teknologi.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Aljazair, China/Rumania, Belanda, Italia, Filipina, Thailand, dan Afrika Selatan. Para peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati isu-isu kemanusiaan turut berkontribusi melalui presentasi makalah yang memperkaya dinamika diskusi.

Ketua Panitia, Dr. Rm. Dominikus Sukristiono, Pr., menegaskan bahwa konferensi ini menjadi wadah penting untuk dialog ilmiah yang mendalam dan bermakna. “Seminar internasional ini berupaya menyediakan ruang akademik untuk debat yang reflektif dan dialog yang bermakna. Dengan memberi perhatian khusus pada pengalaman Asia-Indonesia, sekaligus tetap terbuka pada perspektif global, kita diajak untuk memahami kemanusiaan secara lebih utuh melalui keterlibatan lintas budaya dan disiplin,” ungkapnya.

Konferensi ini menghadirkan tiga pembicara utama dengan topik-topik yang relevan dengan tantangan zaman. Dr. M. Joko Lelono dari Universitas Sanata Dharma membawakan materi berjudul “Negotiating Truth in a Hyperreal World: Interreligious Relations in the Digital Age”, yang mengangkat dinamika relasi antaragama di tengah dunia digital yang sarat konstruksi realitas.

Sementara itu, Rev. Dr. Mark Joseph Zammit dari University of Malta membahas “Digital Horizons: Theology and the Church in a Technological Era”, yang mengulas bagaimana teologi dan Gereja merespons perkembangan teknologi. Pembicara ketiga, Prof. Dr. George Gasser dari University of Augsburg, menyampaikan refleksi filosofis dalam topik “Embodied Existence and the Vision of Mind-Uploading”, yang menyoroti relasi antara tubuh manusia dan perkembangan teknologi transhumanisme.





Selain sesi pleno, konferensi ini juga menghadirkan berbagai sesi paralel yang mengelompokkan presentasi peserta berdasarkan tema-tema tertentu. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara daring melalui platform Zoom, memungkinkan interaksi lintas negara yang dinamis dan inklusif.

Dengan terselenggaranya konferensi ini, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dialog akademik yang terbuka, kontekstual, dan relevan bagi tantangan kemanusiaan global saat ini.

  Kembali
Lihat Arsip