AKTUALITA
Assesmen Lapangan Pendirian Program Doktor Teologi Fakultas Teologi USD
Yogyakarta — Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan dalam rangka pendirian Program Studi Teologi Program Doktor. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses evaluasi kelayakan akademik dan kelembagaan oleh pihak Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Katolik, Ditjen Bimas Katolik, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Asesmen ini dihadiri oleh tim asesor yang terdiri dari Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A., Prof. Robert Setio, Ph.D., serta, Ditjen Bimas Katolik Kemenag RI Yuvensius Sepur, S.Fil., M.Si. Kehadiran para asesor disambut langsung oleh pimpinan universitas, yakni Rektor Universitas Sanata Dharma, Wakil Rektor I, serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Teologi.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sanata Dharma menyampaikan komitmen institusi dalam mengembangkan pendidikan teologi yang unggul dan kontekstual. Pendirian Program Doktor Teologi diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu teologi, khususnya dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan Gereja serta masyarakat luas.
Kegiatan asesmen meliputi pemaparan profil program studi, kurikulum, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pendukung. Tim asesor juga melakukan verifikasi dokumen dan dialog langsung dengan pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai kesiapan program studi yang diusulkan.
Suasana asesmen berlangsung dinamis dan konstruktif, dengan berbagai masukan strategis dari para asesor untuk penguatan kualitas akademik dan tata kelola program doktor yang dirancang.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan penandatanganan dokumen asesmen oleh tim asesor dan pihak universitas sebagai bentuk legalitas dan kesepakatan atas proses evaluasi yang telah dilakukan.

Dengan terselenggaranya asesmen lapangan ini, Universitas Sanata Dharma semakin optimis dalam mewujudkan Program Studi Teologi Program Doktor sebagai pusat pengembangan ilmu teologi yang berdaya saing, reflektif, dan kontributif bagi Gereja dan masyarakat.

Kembali