AKTUALITA

Seminar Theo Café Tahun Yubileum dan Kepemimpinan Transformatif: Perspektif Biblis bagi Konteks Indo

Kamis, 20 November 2025 – Siang ini, Asosiasi Mahasiswa Program Studi Magister Filsafat Keilahian Fakultas Teologi Wedabhakti Universitas Sanata Dharma mengadakan sebuah seminar bertajuk Seminar Theo Café dengan tema “Tahun Yubileum dan Kepemimpinan Transformatif: Perspektif Biblis bagi Konteks Indonesia.” Seminar ini diadakan secara hybrid melalui zoom meeting dan tatap muka di Ruang 20 Kampus 4 Universitas Sanata Dharma, Fakultas Teologi Wedabhakti yang beralamat di Jl. Kaliurang No.KM, RW.7, Joho, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Seminar ini terbuka bagi khalayak umum, dan terutama bagi mahasiswa aktif dari Fakultas Teologi Wedabhakti. Tercatat ada 53 peserta yang terlibat secara tatap muka dalam kegiatan ini.

Pembicara yang diundang adalah Pdt. Devina Widiningsih, M. Th. sebagai narasumber dan Rm. Bernadus Dirgaprimawan, SJ sebagai penanggap. Pdt. Devina Widiningsih, M. Th. menjelaskan tentang relevansi Tahun Yobel, yang merupakan dasar dari Tahun Yubileum Katolik, bagi situasi kepemimpinan Indonesia yang sedang mengalami krisis. Pembahasan dalam seminar ini dimoderatori oleh Fr. Wilbert Evensus, Pr.


Penjelasan diawali dengan membahas makna Tahun Yobel berdasarkan Kitab Imamat 25:8-17.  Setiap ayat dari teks dibahas dengan mendalam. Setelah itu, Pdt. Devina menunjukkan relevansi dari tahun Yobel itu dengan menjadikan tahun Yobel sebagai kritik dan inspirasi bagi kepemimpinan dan keadilan Sosial di Indonesia.

Rm. Dirgaprimawan, SJ melanjutkan pembahasan dengan memberikan catatan kritis terhadap makna dari Tahun Yobel. Dlam tanggapannya itu, Rm. Dirgaprimawan, SJ mempertanyakan apakah Tahun Yobel itu hanya merupakan harapan utopis, atau mengarah pada suatu tindakan revolusioner dalma skala nasional.

Pembahasan materi dalam seminar ini berjalan lancar. Setelah pemaparan materi oleh kedua pembicara, pembahasan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dibuka dalam dua sesi. Masing-masing sesi diisi dengan dua pertanyaan dari peserta. Dua pertanyaan ini kemudian ditanggapi oleh kedua pemateri.

Setelah sesi diskusi, seminar ini kemudian ditutup dengan kesimpulan dari Moderator, penyerahan cenderamata, doa penutup dan sesi foto bersama.
 
 

  Kembali
Lihat Arsip