AKTUALITA
Kursus Komsos Lima Hari
Jumat, 10/01/2025, FTW-USD mengadakan kursus Komsos yang berlangsung dari hari Senin sampai hari Jumat dengan durasi waktu dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Kursus ini dibawakan oleh para pemateri dariKomsos Keuskupan Agung Semarang. Ada banyak materi yang diberikan kepada kami, seperti Karya Audio Visual, Dasar-Dasar Simatografi, social media marketing, pengenanlan pewartaan dalam karya komunikasi sosial Gereja Katolik modern, pengenalan dan pembuatan naskah film pendek, praktik pembuatan naskah film pendek, dasar-dasar kamera dan Smartphon, praktik kamera, Teknik perekaman audio, dan praktik syuting. Ada pun para pematerinya adalah Rm. Heribertus Budi Purwantoro, Pr., Fransiscus Borgia Edgar, RM. Antonius Wisnu Saputro, FA. Indra Setya Putranto, FX. Erman Nugroho, Natalia Puspa, dan Priscilia Panti Meyrina. Tema umum yang dipakai adalah kursus Komsos. Kursus ini dilakukan secara offline di kampus Fakultas Teologi Wedabhakti Universitas Satana Dharma.
Pelatihan Komsos dibuka dengan sambutan dari Rm. Bambang, SJ. Beliau mengatakan semoga dengan pelatihan ini, para frater bisa mewartakan Kristus melalui media sosial. Pelatihan pun dimulai dengan acara pembagian kelompok dan seru-seruhan dibagian awal pelatihan. Ketika selesai pembagian kelompok, para pendamping langsung meminta para peserta untuk merancang ide pembuatan film pendek. Demikian pun para frater langsung mecari tema masing-masing. Sambil mendengarkan materi para frater sudah sibuk juga mencari ide cerita film yang akan dibuat.
Hari-hari kursus komsos pun berlangsung dengan begitu cepat dengan materi-materi yang tentu saja dapat memperkaya para frater dalam menyusun kerangka ide, kemudian mengemasnya dalam bentuk film pendek. Bagi para frater, kursus komsos ini menjadi hal yang sangat penting karena melalui kursus ini, para frater bisa memperkaya diri di bidang penggunakan media sosial secara bijak. Setelah para peserta komsos mendapatkan materi dari para pendamping Komsos Keuskupan Agung Semaran, mereka pun diajak untuk membuat naskah film pendek yang berdurasi sekitar 3 sampai 5 menit. Para peserta didampingi mulai dari pembuatan naskah, cara pengambilan anggel film, proses pengeditan, dan hasilnya dipertontonkan kepada semua peserta. Hasil karya dari setiap kelompok kemudian dikritik oleh kelompok-kelompok lain demi memperoleh hasil yang memuaskan dan juga sebagai catatan yang bisa diperhatikan bersama dalam setiap kelompok. Yang dikoreksi atau yang dikomentari bukan hanya filmnya yang sudah jadi, tetapi juga ketika pembuatan naskah para pendamping sudah membuka kesempatan bagi setiap kelompok untuk saling mengoreksi naskah mereka. Para pendamping selalu menyampaikan kepada para frater agar ide-ide mereka bisa ditindak lanjuti nanti ketika berkarya.
Pada hari terakhir Rm. Pur, SCJ menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Komsos Keuskupan Agung Semarang yang telah membantu FTW-USD dalam menyelenggara kursus komsos selama 5 hari. Rm. Pur, SCJ mengatakan agar para mahasiswa terus mengembangkan potensi mereka melalui seniman dan bisa menggunakan media sosial untuk mewartakan Kristus. “Sesuatu yang mau kita geluti harus terus dilatih, tidak ada yang jago tanpa berlatih. Maka, harus perbanyak jam terbang agar kita bisa menghasikan karya seni yang bisa menyampaikan pesan dengan baik kepada setiap orang yang kita layani,” demikian pesan dari Romo Purwanto, SCJ (Fr. Martin, CSsR).
Kembali