AKTUALITA

"Corner Stone Forum" Gen Z di Tengah Sosmed: Butuhkah Mereka Pendampingan Pastoral?

Yogyakarta, 20 September 2024- fakultas teologi Universitas Sanata Dharma kembali mengadakan kegiatan rutin setiap Jumat yakni “corner stone forum”. Program ini dirancang sebagai wadah perjumpaan dari berbagai sudut pandang terhadap sebuah topik yang penting dan fundamental, terutama di bidang filsafat teologi maupun ilmu-ilmu humaniora lainnya. Jumat kali ini sekaligus corner stone forum kedua diangkat tema Gen Z di Tengah Sosmed: Butuhkah Mereka Pendampingan Pastoral? Tema ini dibawakan oleh Kristihalia Dessindi, M.  Fil selaku pengajar di Fakultas Pendidikan Agama Katolik Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta dan aktif dalam kegiatan katekese bagi orang muda.
Kegiatan corner stone forum kedua dijalankan pada Jumat 20 September 2024. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB-12.50 WIB. Peserta dalam kegiatan kali ini kurang lebih 40 mahasiswa fakultas Teologi Sanata Dharma. Hadir pula beberapa dosen dan dua mahasiswa dari Pendidikan Agama Katolik Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi dan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Dalam penyampaian materi diperlihatkan karakteristik Gen Z dengan segala dinamika hidup mereka. Dengan dinamika itu menurut Kristhalia Dessindy, M. Fil membuat Gen Z sangat membutuhkan pendampingan pastoral dari gembala umat maupun umat beriman dalam semangat kolegalitas dan partisipasi. Gen Z membutuhkan pendampingan pastoral dengan gaya dan strategi yang cocok bagi mereka. Fleksibilitas, menciptakan ruang perjumpaan dan metode yang menarik merupakan gaya dan strategi yang dipandang cocok. Cara berpastoral kepada Gen Z hendaknya dilaksanakan dalam semangat sinodalitas, bahasa yang akrab dan penuh kasih serta sesuai dengan konteks mereka.

Sesi diskusi diramaikan oleh pertanyaan seputar cara untuk berpastoral yang sesuai dengan Gen Z. Kenyataan bahwa Gen Z yang cenderung kurang percaya diri dan budaya konsumerisme membawa tantangan baru untuk berpastoral. Ditawarkan beberapa tips agar pastoral Gen Z dapat berhasil yakni membuat konten yang menarik minat kaum muda. Diperlukannya juga sikap up to date dengan isu seputar Gen Z. Selain itu, diharapkan pula Gereja mampu mengarahkan Gen Z untuk menjadi kontributor atau influencer dengan membuat konten Kekatolikan yang berbobot dan bermakna.

Dengan mengikuti corner stone forum kedua ini, civitas akademik fakultas teologi Universitas Sanata Dharma diajak untuk dengan kreatif merangkul kaum muda terutama dari generasi Z. Dengan begitu tercapailah apa yang disebut “masuk melalui pintu mereka dan keluar melalui pintu kita”. Ungkap Kristhalia Dessindi, M. Fil di berbagai kesempatan dalam kegiatan ini. Kegiatan ini pun ditutup dengan pose bersama antara pemateri dan dosen yang sempat hadir. (Fr. Elga Jendrianus Ten, OFM)

  Kembali
Lihat Arsip