Yogyakarta, 7 September 2024 – Universitas Sanatha Dharma kembali menyelesaikan program tahunan “Inagurasi Sanata Dharma” pada tahun 2024 ini. Program penutup rangkaian kegiatan Inisiasi Sanata Dharma ini dirancang sebagai penerimaan Dyarkara muda resmi menjadi mahasiswa Universitas Sanata Dharma.
Kegiatan Inagurasi dilaksanan pada Sabtu sore hingga malam hari pada tanggal 7 September 2024, dengan menggabungkan seluruh perserta Insadha dari awal gelombang 1 sampai gelombang 4 (terakhir). Keseluruhan peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan ini berjumlah hampir 2400 mahasiswa baru. Seperti biasa, Inisiasi diisi dengan kegiatan yang bertujuan memantapkan masuknya mahasiswa baru ke dalam perkuliahan dalam keyakinan yang sepenuhnya demi lancarnya studi hingga lulus tepat waktu.
Pintu masuk untuk Inagurasi sudah dibuka sejak pukul 13.00 siang dengan titik kumpul di Kampus I. Kegiatan yang berlangsung di Kampus 1 dan Kampus 2 Sanata Dharma ini diisi beragam aktivitas kreatif dari para mahasiswa baru (dalam kelompok Insadha masing-masing) maupun dari panitia penyelenggara khususnya sie seni (dan juga MC). Pada acara ini akan ditetapkan juara untuk yel-yel kelompok dan juara untuk pertunjukan seni dari kelompok yang terpilih sebagai nominasinya. Untuk yel-yel kelompok yang terpilih adalah kelompok 1, 4, dan 6 sedangkan pensi yang terpilih tampil adalah kelompok (berdasar urutan tampil) 10, 4, 17, 14, dan 21.
Inisiasi dimulai dengan kegiatan barisan sirkulasi dari Kampus 1 Sanata Dharma menuju lapangan Realino sekitar pukul 14.45. Sesampainya di lapangan Realino, para mahasiswa baru digabungkan dengan kelompok yang sudah ditentukan sebelumnya namun kali ini merupakan penggabungan dari gelombang 1 sampai 4. Lapangan Realino terlihat penuh oleh 22 kelompok yang sudah siap menunggu saat acara dimulai dengan doa pembuka pada pukul 15.30.
Setelah sirkulasi barisan, Inagurasi menawarkan kegiatan yang sebagian besar berisi hiburan yang interaktif untuk menghibur para mahasiswa baru. Acara-acara ini dirancang juga untuk memperkuat kebersamaan dan semangat dalam memasuki perkuliahan. Serangkaian tampilan yang menghibur (bagian pertama) ini berlangsung sampai saat makan bersama (dengan doa makan bersama) di lapangan sekitar pukul 17.15. Jeda ini berbarengan dengan sholat bagi yang menunaikannya dan toilet-break bagi yang membutuhkannya hingga pukul 18.00
Acara hiburan berikutnya diawali dengan pengumuman pemenang yel-yel kelompok dan pentas seni disertai penyerahan hadiah oleh rektorat. Selanjutnya sambutan dari ketua panitia, Louis Kristopan A M, dan Rektor USD Rm. Albertus Bagus Laksana, SJ, SS, Ph.D didampingi oleh Wakil Rektor 3 Ibu Dr Yohana Titik Kristiyani. Ketua panitia mengucapkan selamat bagi mahasiswa baru dan menyampaikan bahwa Ingurasi sebagai akhir dari Insadha merupakan awal dari perjuangan pengembangan potensi mahasiswa selama masa studi di USD. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak yang telah mendukung acara ini dan menyuarakan semangatnya untuk semua yang hadir. Sedangkan Rektor menyampaikan refleksi tentang lilin sebagai terang yang dipancarkan oleh diri mahasiswa masing-masing. Beliau berharap bahwa mahasiswa baru yang hadir di lapangan Realino dapat kembali berkumpul 4-4,5 tahun lagi saat wisuda nanti dengan suka-cita yang lebih.
Setelah sambutan berakhir, disusul dengan pelepasan call-card dan simbolis pemakaian jas almamater oleh rektorat kepada wakil mahasiswa yang telah ditunjuk. Semua mahasiswa lainnya ikut melepaskan call-card dan memakai jas almamater masing-masing. Acara selanjutnya adalah penyalaan lilin semua peserta dengan posisi mengikuti patok-patok yang telah dibuat untuk membentuk formasi (USD MMXXIV). Sambil terus berdiri memegang lilin (dengan tangan kanan) para MC menyampaikan rangkain refleksinya.
Permenungan oleh MC dalam suasana syahdu dimaksudkan untuk mengingat(kan) kembali perjalanan hidup mahasiswa baru yang bermula dari keluarga. Disampaikan refleksi perjuangan sebagai anak sulung, tengah, dan bungsu yang berjuang mendapatkan pendidikan formal terbaiknya. Hal tersebut dikaitkan dengan harapan orang-tua yang berjuang memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Besarnya peran dari Ibu dan Ayah bagi para mahasisea baru disampaikan dengan sangat menyentuh. Sebagian peserta merasa terharu dalam acara ini dan beberapa diantaranya sampai menitikkan air mata.
Puncak acara formal sudah selesai dan diakhir dengan doa penutup, namun suka-cita masih berlangsung. Sie Seni kembali mempersembahkan sejumlah lagu popular dan mengajak penonton menyanyi bersama. Pada kesempatan tersebut para mahasiswa sudah saling membaur (ada yang kumpul bareng berdasarkan fakultasnya, seperti misalnya FTW). Penghujung acara diakhiri meriah dengan jingle Insadha dari tahun 2020 – 2024 hingga sekitar pukul 21.00. Akhirnya semua peserta pulang kembali ke domisili masing-masing dengan berarak berbaris ke tempat parkir Kampus I dan ke titik penjemputan lainnya di depan lobi Gedung Pusat. (Fr. Erwin, AM & Fr. Alberi, OCSO)