Simpul Iman Community atau disingkat SIM–C adalah salah satu UKF (Unit Kegiatan Fakultas) yang ada di Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma. UKF ini menjadi sebuah komunitas lintas iman yang juga bekerja sama dengan dua universitas lain di Yogyakarta, yaitu Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN). Tiga universitas ini berkomitmen membangun dialog dan saling bekerja sama menjaga perdamaian lintas iman yang ada di Indonesia. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan utama yakni menciptakan ruang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang agama untuk saling belajar, berbagi, dan membangun hubungan yang harmonis. Berbagai kegiatan lintas agama dirancang dan dilaksanakan secara bersama-sama. Kegiatan-kegiatan ini diadakan mengingat pentingnya memiliki komunitas yang mampu menjadi ruang aman bagi setiap orang untuk dapat berinteraksi.
Komunitas SIM-C sudah hadir sejak tahun 2000 dan sampai saat ini masih terus aktif dalam berbagai kegiatan lintas iman. SIM-C hadir dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan. Seperti tertuang dalam Visi dan Misinya, komunitas ini dibentuk dengan tujuan utama yaitu untuk menumbuhkan persaudaraan antar mahasiswa/mahasiswi yang berbeda-beda keyakinan. Selain itu komunitas ini juga lahir sebagai bentuk menjaga toleransi antar umat beragama khususnya antar ketiga universitas tersebut. Banyak kegiatan yang dilakukan oleh komunitas SIM-C ini, misalnya berkunjung ke berbagai tempat beribadah agama-agama yang ada di Indonesia, kegiatan bakti sosial dan juga Live-In sebagai bentuk menjaga persaudaraan sesama anggota.
“SIM C merupakan “organisasi” interreligius yang digerakkan sepenuhnya oleh mahasiswa dan mahasiswi lintas iman. SIM C merupakan sebuah “organisasi” yang berasal dari, oleh dan untuk mahasiswa” kata Rm. Dr. Y.B. Prasetyantha, MSF saat seminar deklarasi SIM-C pada 12 Mei 2007 silam.
UKF SIM-C menjadi salah satu UKF yang diminati oleh mahasiswa/mahasiswi yang sedang studi di ketiga universitas tersebut. Dalam kegiatan-kegiatannya, hal-hal yang didiskusikan oleh SIM-C juga seputar agama secara umum. Beberapa diskusi yang mereka lakukan bertema teologi dan kemanusiaan, misalnya memaknai nilai-nilai kemanusiaan dan keTuhanan dalam agama, bagaimana peran agama dalam masyarakat? serta peringatan hari-hari besar atau hari penting lainnya yang bertajuk toleransi dan kedamaian. Selain itu kegiatan yang dilakukan bukan hanya menyangkut dimensi teologi tetapi juga bagaimana peran mahasiswa teologi dalam menjawab problem keberagamaan saat ini.
Simpul Iman Community adalah sebuah inisiatif yang sangat positif dalam upaya memberi ruang bagi mahasiswa untuk hidup toleran dan harmonis. Komunitas ini juga sebagai wadah bagi generasi muda untuk memahami keberagaman dan membangun hubungan yang saling menghormati antarumat beragama. Keberadaan komunitas SIM-C ini menunjukkan bahwa dialog yang terbuka dan jujur adalah cara terbaik untuk memahami perbedaan dan membangun jembatan antar umat beragama. (Fr. L. Rio Hardiato, SCJ & Fr. Elga Jendrianus Ten, OFM)