Jumat, 23 Agustus 2024, para dosen dan Civitas Akademik Fakultas Teologi Wedabhakti-Universitas Sanata Dharma (FTW-USD) bersama-sama mengikuti perayaan ekaristi pembukaan untuk mengawali semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Ekaristi dipimpin oleh Rm. C.B. Mulyatno, Pr, selaku dekan Fakultas Teologi Wedabhakti, sebagai selebran utama. Imam konselebran dalam misa pembukaan tahun ajaran baru 2024/2025 adalah Rm. Nikolas Kristiyanto, SJ salah satu dosen kitab suci di Fakultas Teologi Wedabhakti bersama Rm. Redemptus R. Jawa, CSsR selaku rektor para frater Wisma Sang Penebus. Ekaristi berlangsung pada pukul 08.00 -09.00 WIB di Gereja Keluarga Kudus, Banteng, Yogyakarta yang dikelolah oleh para imam MSF.
Tema yang diambil dari Perayaan Ekaristi menyesuaikan dengan tema Inisiasi Sanata Dharma 2024, yakni “Bertumbuh, Berkreasi, dan Eksplorasi Potensi Diri”. Harapannya adalah agar melalui tema itu para mahasiswa bisa bertumbuh, berkreasi, bisa mengeksplor semua ilmu yang mereka dapatkan di FTW kepada sesama. Dalam homilinya, Rm. Nikolas Kristiyanto, SJ juga menyampaikan bahwa percuma saja berbicara tentang Tuhan, jika tidak peduli dengan sesama. “Maka, belajar filsafat dan teologi harus berdampak untuk sesama, karena sifat teologi adalah membebaskan. Bila tidak dapat mencintai sesama yang tampak nyata di dunia, bagaimana mau mencintai Allah yang tidak terlihat?” demikian bunyi refleksi kritis dari Rm. Niko, SJ dalam usahanya untuk memberikan bekal kepada setiap civitas akademik FTW-USD.
Menjelang penutupan perasaan ekaristi, Rm. Mul, Pr menyampaikan ucapan terimakasih kepada pastor paroki Gereja Keluarga Kudus Banteng, para pimpinan tarekat dan kongregasi ataupun komunitas-komunitas religius yang sempat menghadiri perayaan ekaristi pembukaan tahun ajaran baru FTW-USD. “Tahun ini kita misa paroki yang dikelola oleh imam-imam MSF, tahun depan kita bisa pindah juga ke Paroki Nandan, Paroki Kota Baru, dan seterusnya,” ucap beliau sebelum berkat penutup. “Harapan saya semoga semakin tekun untuk belajar di tahun akademik yang baru, sadari bahwa studi kalian adalah perutusan dari setiap kongregasi atau tarekat,” pesan Rm. Mul kepada semua civitas akademik FTW-USD.
Ekaristi berjalan dengan khusyuk dan penuh hikmat. Secara khusus, Ekaristi ini diintensikan untuk memohon kelancaran dalam proses perkuliahan selama satu semester ke depan, dari Allah sang Sumber Kebenaran itu sendiri. Nyanyian liturgi dalam Ekaristi pun menjadi semakin semarak oleh paduan suara dari konvik SCJ. Setelah Perayaan Ekaristi berakhir, para dosen dan Civitas Akademik bergegas menuju ke aula pastoran untuk melanjutkan kegiatan dengan lectio brevis dan studium generale. (Fr. Nicolaus Kumara Rawikara, OMI).