Senin-Selasa, 12-13 Agustus 2024, BEM FTW-USD mengadakan makrab di Wisma Maya sebagai agenda tahunan dari Kampus Universitas Sanata Dharma – Fakultas Teologi Wedabhakti. Ada pun peserta dalam kegiatan ini adalah para pengurus baru BEM FTW-USD tahun 2024/2025 dan didampingi oleh Dosen kemahasiswaan Rm. Antonius Galih Arga, Pr. Acara makrab ini berlangsung selama dua hari. Hari pertama dibekali dengan pengenalan visi-misi kampus FTW-USD oleh Rm. Galih, Pr dan hari kedua didampingi oleh Ibu Hendrietta bersama tiga mahasiswi sebagai asistennya dengan materi latihan kepemimpinan. Suasana perjalanan dari FTW-USD menuju Wisma Maya dengan menggunakan bus sedikit mengalami ganggu. Bus yang kami tumpangi pertama mengalami sedikit kendala sehingga terpaksa kami harus dipindahkan ke bus lainnya dan kami punt tibah dengan selamat di Wisma Maya.
Pada Hari pertama, Rm. Galih, Pr. memberikan kepada kami materi yang memiliki titik fokus pada visi dan misi dari kampus FTW – USD. Beberapa poin of view dari yang bisa menjadi bekal kepemimpinan untuk BEM yang baru adalah sebagai berikut; pertama, profil mahasiswa FTW-USD adalah semangat magis, yakni Hasrat untuk lebih maju dan unggul. Kedua, berjiwa kepemimpinan, Romo mengatakan, “Saya bisa menggerakkan orang lain kalau saya bisa menggerakkan diri sendiri.” Ketiga, kepedulian atau sensibilitas dengan fokus pada keterlibatan dalam proyek bersama, komunitas, mereka yang miskin, terabaikan, dan para sahabat difabel. Keempat, kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan semangat Laudato Si. Kelimat, refleksi, yakni setelah melakukan pekerjaan maka penting apa yang namanya peresapan dalam batin. Sesi pertama dari Rm. Galih, Pr. ditutup dengan sharing pengalaman dalam setiap UKF dan setiap divisi yang ada di FTW-USD.
Setelah makan malam bersama Rm. Galih pun melanjutkan pendampingannya dengan mengajak setiap UKF dan divisi untuk membuat program kerja dalam satu tahun ke depannya. Sesi kedua ini berlangsung dari jam 8 sampai jam 10 malam. Setelah setiap UKF dan divisi memaparkan program kerjanya, Rm. Galih menawarkan tiga pilihan sebagai acara lanjutan yang bisa dilakukan, yakni langsung tidur, toton film, dan jalan-jalan sekitar Wisma Maya.
Masuk pada hari kedua, para peserta makrab bangun pada jam 6 untuk mempersiapkan diri mengikuti perayaan ekaristi pada jam 6.30. Dinginnya Wisma Maya tidak menjadi soal bagi para peserta makrab. Setelah perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Galih, Pr. para peserta makrab melanjutkannya dengan sarapan pagi yang berlansung dari jam 7 sampai jam 7.30. Setelah sarapan pagi, acara selanjutnya adalah foto bersama semua peserta makrab bersama Rm. Galih, Pr sekaligus foto bersama dalam UKF dan divisi masing-masing.
Sesi berikutnya bersama ibu Hendrietta para peserta makra dilatih untuk mengenal apa saja karakter kepemimpinan yang harus dimilik dengan menggunakan media pengantara, yakni games. Dalam setiap games yang diadakan oleh ibu Hendrietta mengandung nilai-nilai kepemimpinan yang harus dimiliki oleh setiap anggota makrab, misalnya berani mengambil keputusan, rendah hati, berani berkorban, tepat waktu, komitmen, komunikatif, memiliki sensibilitas yang tinggi. Ibu Hendriati mengatakan juga hal senada yang telah diungkapkan oleh Rm Galih, Pr pada sesi pengatar di hari pertama, yakni jika mau memimpin orang lain maka kita harus memimpin diri sendiri. Acara bersama ibu Hendra berlangsung dari jam 8 sampai pada jam 12.40. Setelah acara bersama ibu Hendrietta para peserta langsung menyamtap siang bersama dan aktivitas akhir dari para peserta adalah pulang kembali ke komunitas masing-masing. (Fr. Martin Ngara).