Berita
Bekali Kader Posyandu Desa Pringombo dengan Literasi Penggunaan serta Perawatan Alat Kesehatan, Fakultas Vokasi USD Dukung Pelayanan Kesehatan Desa yang Lebih Berkualitas
24/July/2026 WIB
Pringombo, 16 Juli 2026 – Program Studi Teknologi Elektromedis Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Terintegrasi KKN dengan tema "Peningkatan Literasi Penggunaan Alat Kesehatan Dasar bagi Kader Posyandu di Desa Pringombo". Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menggunakan serta memelihara alat kesehatan dasar sehingga mampu mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih berkualitas.
Program pengabdian oleh tim dosen Fakultas Vokasi USD Ir. Antonius Hendro Noviyanto, M.T., Ir. Agus Siswoyo, S.T., M.T, Agatha Mahardika A.J., S.Si., M.Sc., Ir. Eko Arianto, S.T., M.T., serta melibatkan delapan mahasiswa KKN sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat. Mitra kegiatan adalah kader Posyandu Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi kondisi alat kesehatan yang tersedia, tingkat pengetahuan kader, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian kader masih mengalami kesulitan dalam perawatan alat kesehatan dasar seperti tensimeter digital, termometer digital, dan pulse oximeter, sesuai prosedur yang benar. Selain itu, aspek pemeliharaan alat kesehatan juga belum dilakukan secara optimal sehingga berpotensi memengaruhi hasil pengukuran.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan yang mengombinasikan metode ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung (hands-on training), serta pendampingan di lapangan. Materi pelatihan meliputi prinsip kerja alat kesehatan digital, prosedur penggunaan yang benar, teknik memperoleh hasil pengukuran yang akurat, serta pemeliharaan sederhana agar alat tetap berfungsi secara optimal. Peserta juga memperoleh modul pelatihan dan checklist pemeliharaan alat Kesehatan dasar.
Pada sesi praktik, kader Posyandu diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan tensimeter digital, termometer digital, dan pulse oximeter, dengan pendampingan dari dosen dan mahasiswa. Melalui praktik tersebut, peserta tidak hanya memahami cara mengoperasikan alat, tetapi juga belajar melakukan pemeriksaan kondisi alat, mengganti baterai, membersihkan perangkat, serta mengenali tanda-tanda awal kerusakan yang dapat memengaruhi hasil pengukuran. Pendekatan praktik langsung ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Antusiasme para kader terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif dan praktik yang aplikatif mendorong peserta untuk berbagi pengalaman selama menjalankan kegiatan Posyandu sekaligus memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Universitas Sanata Dharma dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer berbasis komunitas.
Melalui program ini diharapkan kader Posyandu Desa Pringombo memiliki kompetensi yang lebih baik dalam menggunakan dan memelihara alat kesehatan dasar secara benar, sehingga mampu meningkatkan akurasi pengukuran, mendukung deteksi dini masalah kesehatan, serta memperkuat pelayanan promotif dan preventif di tingkat masyarakat. Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Universitas Sanata Dharma dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna dan pemberdayaan kader kesehatan di wilayah pedesaan.
back

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi kondisi alat kesehatan yang tersedia, tingkat pengetahuan kader, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian kader masih mengalami kesulitan dalam perawatan alat kesehatan dasar seperti tensimeter digital, termometer digital, dan pulse oximeter, sesuai prosedur yang benar. Selain itu, aspek pemeliharaan alat kesehatan juga belum dilakukan secara optimal sehingga berpotensi memengaruhi hasil pengukuran.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan yang mengombinasikan metode ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung (hands-on training), serta pendampingan di lapangan. Materi pelatihan meliputi prinsip kerja alat kesehatan digital, prosedur penggunaan yang benar, teknik memperoleh hasil pengukuran yang akurat, serta pemeliharaan sederhana agar alat tetap berfungsi secara optimal. Peserta juga memperoleh modul pelatihan dan checklist pemeliharaan alat Kesehatan dasar.
Pada sesi praktik, kader Posyandu diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan tensimeter digital, termometer digital, dan pulse oximeter, dengan pendampingan dari dosen dan mahasiswa. Melalui praktik tersebut, peserta tidak hanya memahami cara mengoperasikan alat, tetapi juga belajar melakukan pemeriksaan kondisi alat, mengganti baterai, membersihkan perangkat, serta mengenali tanda-tanda awal kerusakan yang dapat memengaruhi hasil pengukuran. Pendekatan praktik langsung ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Antusiasme para kader terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif dan praktik yang aplikatif mendorong peserta untuk berbagi pengalaman selama menjalankan kegiatan Posyandu sekaligus memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Universitas Sanata Dharma dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer berbasis komunitas.
Melalui program ini diharapkan kader Posyandu Desa Pringombo memiliki kompetensi yang lebih baik dalam menggunakan dan memelihara alat kesehatan dasar secara benar, sehingga mampu meningkatkan akurasi pengukuran, mendukung deteksi dini masalah kesehatan, serta memperkuat pelayanan promotif dan preventif di tingkat masyarakat. Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Universitas Sanata Dharma dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna dan pemberdayaan kader kesehatan di wilayah pedesaan.
- Didanai DPPM 2026, Dosen USD Berdayakan Karang Taruna Tegalrejo Gunungkidul melalui Teknologi Inkubator Otomatis
- Youngnak Medical-Science High School Korea Selatan dan Fakultas Vokasi USD Dukung Perintisan Kelas Peminatan Elektromedis di SMK Kristen Pedan
- Mengukir Mimpi dari Balik Bukit: Robotika USD Menyapa Anak-Anak Gunung Kidul
- Tingkatkan Literasi Kesehatan Generasi Muda, Tim Dosen Vokasi USD Bekali Siswa SMK Pangudi Luhur dengan Teknologi Kesehatan Terkini
- Bekali Kader Posyandu Desa Pringombo dengan Literasi Penggunaan serta Perawatan Alat Kesehatan, Fakultas Vokasi USD Dukung Pelayanan Kesehatan Desa yang Lebih Berkualitas
- Dosen Dan Mahasiswa Fakultas Vokasi USD Kenalkan STEM Melalui Coding Dan Robotika Di Sd Pangudi Luhur Muntilan
- Ukir Sejarah di KRAI 2026: Perjuangan Tanpa Lelah Tim Robot Magis Fakultas Vokasi USD Berbuah Prestasi Nasional
- TIM MAGIS UNIVERSITAS SANATA DHARMA LOLOS KONTES ROBOT ABU INDONESIA (KRAI) TINGKAT NASIONAL 2026
- Gandeng Raksasa Mainan Global, Fakultas Vokasi USD Siapkan Mahasiswa Mekatronika & Elektromedis Menuju Industri 4.0!
- Menembus Batas Waktu: Bagaimana Visi Seorang Misionaris Belanda 28 Tahun Lalu Kini Menjadi Jembatan Sukses Industri dan Rumah Sakit Modern
