Berita

Universitas Sanata Dharma Perkenalkan Robotika kepada Siswa MTs Guppi Jatiroto: Pendidikan Teknologi untuk Semua

16/July/2025 WIB

Wonogiri, Jawa Tengah — Dalam semangat menyebarkan pendidikan yang transformatif dan inklusif, tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MTs Guppi Jatiroto, sebuah sekolah menengah pertama swasta yang berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
 
Kegiatan bertajuk "Belajar Robotik dan Coding untuk Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Siswa MTs Guppi Jatiroto" tersebut dilaksanakan pada Kamis, 19 Juni 2025 dan dipimpin oleh Ir. Eko Arianto, S.T., M.T., dosen Fakultas Vokasi USD, bersama tim yang terdiri dari Ir. Agus Siswoyo, S.T., M.T., Ir. Ant. Hendro Noviyanto, S.T., M.T., Agatha Mahardika, M.Sc., serta dua mahasiswa.
Melalui pelatihan intensif dan menyenangkan yang menggabungkan praktik robotika serta pemrograman blok, kegiatan ini memberikan pengalaman pertama bagi para siswa menyentuh teknologi modern — sebuah kemewahan yang tidak biasa mereka jumpai dalam keseharian.
 
“Meski berasal dari latar belakang yang penuh tantangan, anak-anak ini menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Di tengah keterbatasan, mereka tetap antusias dan bersemangat saat belajar sambil bermain dengan robot. Hari itu, suasana dipenuhi tawa dan rasa ingin tahu,” ujar Ir. Eko Arianto.
MTs Guppi Jatiroto merupakan sekolah swasta yang dikelola dengan penuh dedikasi oleh Bapak Sutarno, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala Sekolah. Didukung oleh para tenaga pengajar yang penuh semangat, meskipun sebagian besar merupakan guru honorer, sekolah ini terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi para siswanya. Upaya menjaga keberlangsungan dan kualitas pembelajaran menjadi tantangan yang dijawab dengan semangat kebersamaan dan ketulusan.
 
“Kami merasa bahwa kami sedang menjaga sebuah api kecil agar tetap menyala. Banyak anak yang nyaris tidak punya tempat belajar. Tapi di sini, kami percaya pendidikan tetap harus hidup,” ujar Bapak Sutarno. Melalui pelatihan robotik ini, para siswa belajar mengenali konsep dasar robot, menulis instruksi, dan menjalankan perintah pada robot edukasi. Suasana kelas yang interaktif, dipenuhi rasa ingin tahu dan tawa, menghadirkan momen langka yang memperkuat keyakinan bahwa teknologi tidak boleh menjadi milik segelintir kalangan saja.
 
Tidak hanya siswa, para guru juga turut serta dalam sesi pelatihan robotik dan pengenalan konsep STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Dengan semangat belajar yang tinggi, para guru mulai memahami cara mengintegrasikan pendekatan teknologi dalam proses pembelajaran yang kontekstual dan sederhana. Salah satu momen paling mengharukan terjadi ketika seorang siswa berkebutuhan khusus  dengan antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, bahkan ikut menjalankan robot bersama teman-temannya.
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Sanata Dharma untuk mewujudkan pendidikan yang humanis dan membebaskan, selaras dengan nilai-nilai luhur universitas dalam melayani masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan menghadirkan robot ke sekolah-sekolah di daerah pedesaan, Universitas Sanata Dharma ingin menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya milik kota besar atau siswa unggulan, tetapi hak semua anak untuk belajar, bermimpi, dan berinovasi.
 

 back