BERITA

Integrasikan Masalah Lingkungan, Tim JPMIPA USD Gelar Workshop Pembelajaran STEAM di SMA PL Sedayu

07 September 2026

YOGYAKARTA, pmat.usd.ac.id – Pembelajaran matematika sering kali dipersepsikan abstrak dan lepas dari konteks kehidupan sehari-hari. Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdi dari Program Studi Pendidikan Matematika (S1 dan S2) bekerja sama dengan S1 Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma mengadakan Workshop Pembelajaran STEAM Berbasis Pengolahan Sampah Plastik bagi 13 guru lintas mata pelajaran di SMA Pangudi Luhur Sedayu pada Sabtu, 5 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB ini menjadi ruang kolaborasi akademik antara 4 dosen dan 3 mahasiswa perguruan tinggi dengan pendidik di sekolah menengah untuk merancang pembelajaran interdisipliner yang kontekstual.
Memperkuat Peran Matematika melalui Pendekatan STEAM
 
Dalam pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM), matematika tidak lagi berdiri sendiri, melainkan berperan sebagai alat analisis, pemodelan, dan perhitungan rasional untuk menyelesaikan masalah nyata.

Rangkaian alur materi workshop disusun secara sistematis untuk memandu guru menyusun rancangan pembelajaran yang terstruktur:

1. Memaknai STEAM (Ibu Chatarina Enny Murwaningtyas)


Membuka wawasan peserta mengenai integrasi STEAM sebagai paradigma pembelajaran kontekstual abad ke-21.

2. Eksplorasi Ide Berbasis Masalah Sampah Plastik (Ibu Dwi Nugraheni Rositawati)


Mendorong para guru menggali isu lingkungan di sekitar sekolah sebagai pemantik utama (driving question) dalam pembelajaran.

3. Strategi Pembelajaran STEAM (Ibu Niluh Sulistyani)


Membahas desain aktivitas kelas yang interaktif, menantang berpikir kritis, dan menumbuhkan kreativitas siswa.

4. Penyusunan Blueprint Pembelajaran Terintegratif (Ibu Haniek Sri Pratini)


Mendampingi kelompok diskusi merancang dokumen blueprint pembelajaran yang siap diimplementasikan.
 
Hasil Penyusunan Proyek Inovasi STEAM
Kolaborasi lintas mata pelajaran dalam workshop ini menghasilkan tiga rancangan proyek pembelajaran berbasis limbah plastik yang relevan dengan pembelajaran matematika dan sains:
  • Proyek Aquarium Mini: Melibatkan konsep pengukuran volume, estimasi materi, dan estetika desain.
  • Proyek Gantungan Kunci dari Lelehan Plastik (LDPE, HDPE, PP): Menggabungkan pemahaman sifat kimia/fisika bahan, perhitungan derajat leleh, serta desain kreatif.
  • Proyek Alat Semprotan Manual dari Botol Plastik: Menerapkan prinsip tekanan, pemodelan matematis, dan rekayasa Sederhana.
Kegiatan diakhiri dengan presentasi kelompok, konfirmasi dan penguatan dari tim dosen, serta refleksi. Salah satu kelengkapan proyek yang disusun oleh kelompok guru adalah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), seperti pada gambar ini.  
Melalui pengabdian ini, Tim pengabdi terus berkomitmen menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan, berdampak sosial, dan berwawasan lingkungan.

Kembali