BERITA

Menumbuhkan Kreativitas di Tengah Isu Sampah: Pengabdian Dosen dan Mahasiswa di SMA PL Sedayu dalam ‘Creative Plastic STEAM’

18 April 2026

YOGYAKARTA – Pendidikan tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas dengan buku teks, tetapi juga melalui aksi nyata menjawab tantangan zaman. Semangat inilah yang dibawa oleh tim dosen dan mahasiswa dari 3 prodi di JPMIPA (S2 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Matematika, dan S1 Pendidikan Fisika) FKIP Universitas Sanata Dharma dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Pangudi Luhur Sedayu, Jumat (17/4).

Melalui tajuk “Creative Plastic STEAM”, sebanyak 128 siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu diajak untuk melihat sampah plastik bukan lagi sebagai masalah, melainkan sebagai media pembelajaran yang interaktif.
 
Kegiatan ini menggunakan kerangka STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Di bawah bimbingan 5 dosen yaitu: Haniek Sri Pratini, Cyrenia Novella Krisnamurti, dan Niluh Sulistyani dari S1 Pendidikan Matematika, Dwi Nugraheni Rositawati dari S1 Pendidikan Fisika, dan Chatarina Enny Murwaningtyas dari S2 Pendidikan Matematika serta 9 mahasiswa dari ketiga prodi tersebut, para siswa ditantang mengolah limbah plastik menjadi karya yang memenuhi unsur-unsur STEAM.


Pelatihan ini mengintegrasikan nilai-nilai keutamaan Pangudi Luhur ke dalam pengembangan aspek teknis dan kesadaran lingkungan para siswa. Sebanyak 128 siswa dari kelas XI F1 hingga F4 dibagi ke dalam kelompok kecil beranggotakan 5 hingga 6 orang untuk merancang karya fungsional yang estetik berbahan limbah plastik dengan menerapkan prinsip STEAM. Dalam prosesnya, setiap kelas didampingi oleh satu orang dosen dan dua mahasiswa yang mengarahkan dinamika kelompok menggunakan Lembar Kerja yang sudah disiapkan. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan kreativitas out of the box dalam mengatasi tantangan teknik serta estetika, sehingga menghasilkan beragam karya seperti mobil-mobilan, tempat pensil, bunga dari botol plastik beserta vasnya, hiasan gantung, pot bunga, hingga kipas angin. Sebagai bentuk apresiasi, dipilih dua karya terbaik dari masing-masing kelas untuk kemudian diseleksi menjadi delapan karya terbaik di tingkat angkatan, yang disambut dengan penuh kegembiraan oleh seluruh peserta.


Sisi menarik dari kegiatan ini adalah keterlibatan aktif  9 mahasiswa JPMIPA. Bagi mahasiswa, ini adalah laboratorium hidup untuk mempraktikkan kompetensi pedagogik mereka. Mereka berperan sebagai mentor bagi adik-adik siswa SMA, menjembatani teori-teori pembelajaran yang didapat di bangku perkuliahan dengan realitas di lapangan. “Melihat antusiasme siswa dalam merangkai solusi dari sampah plastik memberikan optimisme baru bagi kami sebagai calon pendidik,” ujar salah satu mahasiswa pendamping.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari misi JPMIPA FKIP USD untuk terus berkontribusi dalam transformasi pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Yogyakarta. Dengan menyatukan kepedulian lingkungan dan inovasi pembelajaran, diharapkan tercipta generasi muda yang cerdas secara intelektual dan peka terhadap kelestarian bumi. Melalui 'Creative Plastic STEAM', JPMIPA FKIP USD dan SMA Pangudi Luhur Sedayu membuktikan bahwa dari sepotong limbah plastik, bisa lahir berbagai ide yang menginspirasi.

Kembali