Berita
FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE
23-03-2026 10:44:24 WIB
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEAGAMAAN KATOLIK
JI. Ahmad Jazuli 2, Tromolpos 75, Yogyakarta 55002 Telp. (0274) 589035, 541642
Fax. (0274) 541641. Email: prodipendikkat@dosen.usd.ac.id
TERM OF REFERENCE (TOR)
“FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE”
A. Latar belakang
Teater rakyat bukanlah sekadar seni pertunjukan biasa. Ia adalah sebuah gerakan-gerakan yang lahir dari rahim spiritualitas Injili dan dihidupkan oleh semangat untuk menggugat kemapanan demi terwujudnya Kerajaan Allah. Selama puluhan tahun yang lalu hingga tahun 2026, Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, FKIP, Universitas Sanata Dharma setiap tahunnya menyelenggarakan pentas Teater Rakyat untuk umum sebagai puncak dari perkuliahan “Public Speaking dan Teater.” Atas pengalaman tersebut, Pendikkat-USD sebagai bagian dari Perdikkati (Perkumpulan Prodi Pendididikan Keagamaan Katolik Indonesia) dalam tahun 2026 ini dipercaya oleh PERDIKKATI untuk menjadi panitia untuk penyelenggarakan FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 tingkat national secara on line.
Teater rakyat adalah medium komunikasi, alat pewartaan, dan cermin kehidupan umat yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Yesus sendiri, dalam pewartaan-Nya, menggunakan perumpamaan narasi yang menyentuh, menggugah, dan mengundang pendengar untuk berpikir dan memutuskan sendiri. Teater rakyat berfungsi sebagai perumpamaan modern: ia menyajikan masalah-masalah nyata yang dialami umat dalam bentuk seni, lalu mengundang komunitas untuk merefleksikan dan mendiskusikannya. Ini berbeda dengan komunikasi vertikal yang menempatkan umat sebagai penerima pesan pasif. Teater rakyat menghidupkan komunikasi horisontal, di mana setiap orang adalah partisipan sumber sekaligus penerima, pembicara sekaligus pendengar dalam semangat dialog yang setara, bebas, dan demokratis.
Model komunikasi yang dihidupkan teater rakyat sejalan dengan cara Yesus berkomunikasi: menghargai pendengar, memberi perhatian pada penderitaan masyarakat, berterus-terang atas ketidakadilan demi membenarkan para korban, menawarkan kebebasan sebagai nilai tertinggi, dan mengajak setiap orang untuk mengambil keputusan berdasarkan hati nuraninya sendiri. Yesus tidak berbicara seperti ahli Taurat yang menciptakan ketergantungan. Demikian pula teater rakyat bukan pertunjukan yang meninabobokkan, melainkan medium yang membebaskan.
Sebagai bagian dari group media, teater rakyat memiliki ciri khas yang membedakannya dari pertunjukan seni konvensional: sasarannya adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki tujuan bersama, bahan yang disajikan memiliki kualitas seni yang memikat, program dibuat pendek agar tersedia waktu untuk diskusi, dan seluruh proses diarahkan bukan pada hiburan semata, melainkan pada pendalaman kehidupan bersama. Metode ini lahir dari pengalaman nyata umat basis di Amerika Latin pada tahun 1970-an dan telah terbukti mampu menghidupkan komunitas-komunitas iman di tingkat akar rumput.
Teater rakyat menyediakan ruang bukan sekadar seni, melainkan juga bentuk pertanggungjawaban kita sebagai pewarta Injil terhadap realitas sosial. Atas dasar itulah Festival Teater Rakyat ini diselenggarakan. Festival ini bukan sekadar ajang pentas seni, melainkan sebuah ruang perjumpaan, refleksi, dan penguatan spiritualitas bagi para calon pewarta awam, biarawan-biarawati, dan imam yang kelak akan hadir di tengah-tengah umat. Melalui festival ini, para peserta diajak menghayati teater rakyat bukan sebagai keterampilan teknis semata, melainkan sebagai panggilan hidup: hidup demi sanyata dharma, mengabdi kebenaran.
B. Tujuan kegiatan
Tujuan Festival Teater Rakyat ini adalah pertama menyediakan ruang ekspresi secara nasional bagi prodi-prodi yang terlampir pada poin D, sehingga dapat menambah nilai bagi kualitas prodi tersebut. Tujuan kedua adalah membangun sikap keberpihakan dengan menyuarakan keprihatinan yang dialami oleh sebagian kelompok masyarakat dalam bentuk seni teatrikal yang bersifat kerakyatan. Tujuan ketiga adalah menyiapkan para guru agama dan petugas pastoral yang berbakat dalam seni pertunjukan sebagai sarana pewartaan iman.
C. Tema Kegiatan
Tema Festival Teater Rakyat 2026 adalah “Menggemakan Suara dan Membela Mereka yang Terpingirkan.” Cerita yang diangkat dalam pementasan harus sesuai dengan tema tersebut, berdasarkan hasil survai dalam masyarakat/kelompok tertentu dan berdasarkan analisis terhadap masalah yang ditemukan di sana. Proses pentas Teater Rakyat tersebut didokumentasikan secara baik dalam format video.
D. Peserta Kegiatan
Festival Teater Rakyat ini ditujukan para mahasiswa dari semua Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik dan Pendidikan Teologi dari Perguruan Tinggi Katolik yang terlampir pada poin D. Untuk festival yang pertama ini lingkup pesertanya masih terbatas, yaitu Perguruan Tinggi Katolik saja, karena barn bersifat percobaan dan penjajagan. Ada kemungkinan bahwa dalam tahun-tahun berikutnya, lingkup kepersertaannya dapat diperluas.
Adapun daftar Perguruan tinggi yang diundang sebagai berikut:
1. Pendidikan Keagamaan Katolik USD
2. Fakultas Teologi USD
3. Unika Atma Jaya Jakarta
4. STPkat Semarang
5. Unika St. Paulus Ruteng
6. IPI Malang
7. Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
8. Universitas St. Thomas Medan
9. Sekolah Tinggi Filsafat Fajar Timur, Jayapura
10. Sekolah Tinggi Filsafat Widya Sasana, Malang
11. STIKPAR Toraja
12. Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
13. Unika Weetebula, Sumba barat Daya
14. STIPAS Kupang
15. Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang
16. Fakultas Teologi UNPAR
E. Linimasa

F. Persyaratan Kegiatan
1. Peserta teater merupakan Mahasiswa/i dari Program Studi yang telah disebutkan dalam poin D.
2. Wajib mendaftarkan diri pada form pendaftaran link: https://forms.gle/WYvNMsbHoVLCBj767
yang diwakilkan oleh ketua kelompok dalam tim
3. Setiap Prodi hanya boleh mengirimkan satu pementasan/tim. Wajib melampirkan surat rekomendasi dari Ketua Prodi/Ketua Jurusan yang bersangkutan.
4. Jumlah maksimal partisipan dalam satu pementasan/tim maksimal 15 orang.
5. Wajib mengirimkan naskah pentas sebelum tanggal 30 Juni 2026 melalui Email: perdikkatifestival@gmail.com dalam bentuk PDF dengan format: Naskah Pentas Teater_Nama Tim_Instansi_Judul Naskah
6. Naskah/cerita harus berdasarkan hasil observasi atas permasalahan sosial baik nasional maupun permasalahan di tempat masing-masing.
7. Naskah/cerita adalah hasil original, bukan hasil copy-paste
8. Durasi rekaman pementasan minimal 10 menit dan maksimal 25 menit (sudah termasuk running caption)
9. Hasil rekaman diunggah dalam google drive dan linknya dikirim melalui Email: perdikkatifestival@gmail.com perdikkatifestival@gmail.com dengan format: Rekaman Pentas Teater_Nama Tim_Instansi_Judul Rekaman
10. Semua entries (Naskah/cerita pementasan) akan dinilai oleh dewan juri dan tidakn bisa diganggu gugat.
11. Biaya pendaftaran Rp. 300.000
Dikirim melalui rekening dibawah ini:

G. Hadiah
1. Juara I : Sumbangan Pembinaan senilai Rp. 10.000.000,- + e-sertifikat
2. Juara II : Sumbangan Pembinaan senilai Rp. 7.500.000,- + e-sertifikat
3. Juara III : Sumbangan Pembinaan senilai 5.000.000,- + e-sertifikat
4. Finalis : e-sertifikat
H. Contact Person
Informasi terkait Festival Teater Rakyat Perdikkati 2026 Secara Online dapat diakses pada laman situs Pendikkat link: https://web.usd.ac.id/fakultas/pendidikan/pendikkat/ atau dapat menghubungi kontak di bawah ini:
WA: 08122788143 (Drs. Y.I. Iswarahadi, S.J., M.A./Ketua Panitia)
WA: 082211590748 (Petronela Sulo/Sekretaris)
I. Penutup
Demikian TOR (Term Of Reference) ini kami susun. Atas perhatian dan dukungan saudara-saudari kami haturkan banyak terima kasih. Tuhan memberkati.
kembali
- FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE
- Syukuran Wisuda Prodi PENDIKKAT 2026: Momen Syukur dan Kebersamaan Lulusan
- Perayaan Ekaristi Jumat Pertama : “Bersama Kristus menuju Keselamatan Sejati melalui Salib”
- Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik USD Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK
- Perayaan Ekaristi Penutupan Semester Ganjil & Pelantikan Pengurus HIMKA 2025-2026
- Mahasiswa PENDIKKAT USD Ikuti Seminar Nasional “Katekese Bersama AI” di STKIP Madiun
- Dialog Lintas Agama 2025
- Analisis Hukum versus Dedikasi Guru - Dr. Bernardus Agus Rukiyanto, SJ
- Latihan Doa Meditasi Kontemplasi Ignasian (Periode XII/11)
- Pembinaan Umum: “Design Thinking untuk Konten Digital yang Bermakna”
- Aksi Peduli Lingkungan HIMKA di Pantai Pandan Sari
- HIMKA 2025 Gelar Bakti Sosial untuk Anak Panti Bina Putra
- Kaderisasi Pendamping PIUL Kulon Progo 2025
- Program Pendampingan VanLith Kelas XI 2025
- Evaluasi Pembelajaran 2025 : Uji Coba Instrumen Pembelajaran
- Program Pendampingan Pendamping PIA SMA Van Lith Muntilan 2025
- Perayaan Ekaristi Jumat Pertama & Adorasi: “Hiduplah Sebagai Anak-anak Terang”
- Kegiatan Pendampingan Paguyuban Murid Kristus Sedayu
- Seminar Internasional PENDIKKAT 2025
- Malam Keakraban Pendikkat 2025
