Berita
Pelayanan Karya Paroki Angkatan 2021
06-12-2024 00:50:42 WIB
Kegiatan
Pelayanan Karya Paroki tahun 2024 diawali dengan
Misa Perutusan, yang menjadi titik awal penting
sebelum para mahasiswa berangkat ke tempat
pelayanan masing-masing. Suasana misa berlangsung
sederhana namun hangat; para mahasiswa datang
dengan perasaan campur aduk, antara antusias,
tegang, dan ingin tahu seperti apa pengalaman yang
menanti mereka nanti. Mahasiswa diingatkan bahwa
perutusan bukan hanya soal menjalankan program
kampus, tetapi tentang membuka hati untuk belajar
dari umat yang akan ditemui. Setelah doa berkat
diberikan, ada semacam rasa lega dan sekaligus
tanggung jawab yang pelan-pelan tumbuh di dalam
diri setiap mahasiswa. Berkat tersebut seolah
menjadi pengingat bahwa mereka benar-benar diutus,
bukan sekadar “dilepas” untuk
mengikuti kegiatan.


Sesudah misa, para mahasiswa bersiap
untuk pelaksanaan PKP yang akan mereka jalani
dalam waktu dekat. Mereka akan ditempatkan di
beberapa paroki yang tersebar di seluruh
Indonesia, sesuai pembagian yang sudah disusun.
Masing-masing paroki memiliki dinamika dan
kebiasaannya sendiri, sehingga mahasiswa perlu
menyesuaikan diri dengan ritme umat setempat. Ada
yang nantinya membantu liturgi, mengajar anak-anak
PIA & PIR, ikut terlibat dalam kegiatan OMK,
atau mendampingi keluarga dan lansia yang
membutuhkan kunjungan. Ada juga yang akan membantu
administrasi paroki, sebuah tugas yang mungkin
terlihat biasa saja, tetapi justru sering menjadi
bagian penting dalam kelancaran pelayanan sehari-
hari. Mahasiswa sudah mendapatkan gambaran umum
saat pengarahan, tetapi mereka tahu bahwa situasi
nyata di lapangan sering kali berbeda dari
rencana. Karena itu, mereka diminta untuk siap
menghadapi hal-hal tak terduga, bersikap
fleksibel, dan mau mendengarkan dengan sungguh-
sungguh.
Lalu, untuk apa sebenarnya PKP ini
diadakan? Pertanyaan ini tidak selalu dijawab
dengan satu kalimat pendek, karena PKP memiliki
tujuan yang lebih dalam daripada sekadar pemenuhan
tugas mata kuliah. Kegiatan ini diharapkan menjadi
ruang latihan bagi mahasiswa untuk mengenal Gereja
dari sisi yang lebih dekat, melihat bagaimana umat
hidup, bergumul, dan bertumbuh dalam iman. PKP
mengajak mereka belajar hal-hal yang tidak selalu
tertulis dalam buku, seperti bagaimana menyapa
orang yang sedang mengalami kesulitan, bagaimana
membangun relasi yang hangat dengan anak-anak,
atau bagaimana menghadirkan diri dengan tulus
ketika berbicara dengan orang yang sedang
membutuhkan pendampingan. Semua itu adalah
pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh
teori.
Selain itu, PKP juga menjadi kesempatan
bagi mahasiswa untuk menilai diri mereka sendiri.
Mereka dapat melihat sejauh mana kemampuan
mendengar, empati, kesabaran, dan kematangan sikap
mereka teruji di tengah pelayanan. Tidak jarang,
pengalaman sederhana selama PKP justru membuka
wawasan baru dan membantu mereka memahami bahwa
pelayanan gereja bukan sekadar aktivitas rutin,
tetapi relasi antar manusia yang saling
menguatkan. Dari sanalah mahasiswa belajar bahwa
panggilan untuk melayani tidak datang dalam bentuk
besar dan megah, melainkan dalam hal-hal kecil
yang dilakukan dengan hati.
Dengan demikian,
melalui misa perutusan, persiapan pelayanan, dan
pemahaman mengenai tujuan PKP itu sendiri, para
mahasiswa diharapkan dapat menjalani program ini
bukan hanya sebagai tugas yang harus diselesaikan,
tetapi sebagai pengalaman yang membentuk cara
pandang mereka terhadap pelayanan dan kehidupan
menggereja. Mereka pergi dengan doa, kembali
dengan cerita, dan semoga pulang dengan hati yang
lebih peka dan siap melayani.
ite missa
est
Pergilah, kamu diutus !
strong>
kembali
- Pengumuman Juara Lomba "FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026" Secara Online
- FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE
- Syukuran Wisuda Prodi PENDIKKAT 2026: Momen Syukur dan Kebersamaan Lulusan
- Perayaan Ekaristi Jumat Pertama : “Bersama Kristus menuju Keselamatan Sejati melalui Salib”
- Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik USD Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK
- Perayaan Ekaristi Penutupan Semester Ganjil & Pelantikan Pengurus HIMKA 2025-2026
- Mahasiswa PENDIKKAT USD Ikuti Seminar Nasional “Katekese Bersama AI” di STKIP Madiun
- Dialog Lintas Agama 2025
- Analisis Hukum versus Dedikasi Guru - Dr. Bernardus Agus Rukiyanto, SJ
- Latihan Doa Meditasi Kontemplasi Ignasian (Periode XII/11)
- Pembinaan Umum: “Design Thinking untuk Konten Digital yang Bermakna”
- Aksi Peduli Lingkungan HIMKA di Pantai Pandan Sari
- HIMKA 2025 Gelar Bakti Sosial untuk Anak Panti Bina Putra
- Kaderisasi Pendamping PIUL Kulon Progo 2025
- Program Pendampingan VanLith Kelas XI 2025
- Evaluasi Pembelajaran 2025 : Uji Coba Instrumen Pembelajaran
- Program Pendampingan Pendamping PIA SMA Van Lith Muntilan 2025
- Perayaan Ekaristi Jumat Pertama & Adorasi: “Hiduplah Sebagai Anak-anak Terang”
- Kegiatan Pendampingan Paguyuban Murid Kristus Sedayu
- Seminar Internasional PENDIKKAT 2025
