Berita
Konser Musik Liturgi 2025: Gema Inkulturasi dalam Madah Bakti
12-07-2025 10:29:21 WIB
Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik (PENDIKKAT) Universitas Sanata Dharma dengan penuh sukacita menyelenggarakan Konser Musik Liturgi 2025 bertajuk “Gema Inkulturasi dalam Madah Bakti” pada Jumat, 11 Juli 2025. Acara ini menjadi puncak dari praktik mata kuliah Musik Liturgi mahasiswa semester II Angkatan 2024 di bawah bimbingan Romo Andreas Setyawan, SJ.

Konser yang berlangsung di Auditorium Kampus V USD tersebut menghadirkan suasana yang meriah dan penuh makna. Para mahasiswa tidak hanya menampilkan paduan suara dengan teknik yang terampil, tetapi juga mempersembahkan penampilan visual yang memukau melalui busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ragam pakaian tradisional yang dikenakan menjadi simbol nyata dari semangat inkulturasi, yakni perpaduan antara iman Katolik dan kekayaan budaya Nusantara.
Antusiasme penonton begitu terasa. Setiap lagu yang dibawakan mampu menggetarkan hati. Sebanyak dua belas lagu liturgi dinyanyikan secara penuh penghayatan, antara lain Kristus Beserta Kita, Salam Bagimu Bunda, Laju Berkabar, Punai Memuji Tuhan, Dari Hembusan Sabdamu, Yesus yang Kucinta, Dalam Samadi, Mari Saling Melayani, Madah Agung, Sumber Air Hidup, Tuhan Kepercayaan Umat, dan Berbahagialah Orang.

Melalui konser ini, para mahasiswa diajak untuk memahami bahwa musik liturgi bukan sekadar nyanyian, melainkan sarana untuk mengungkapkan iman dan menyatukan budaya dengan pujian kepada Tuhan. “Gema Inkulturasi dalam Madah Bakti” menjadi pengalaman berharga bagi para calon pewarta dan katekis muda dalam menumbuhkan kecintaan pada liturgi, seni, serta tanah air. (BRW)
kembali

Konser yang berlangsung di Auditorium Kampus V USD tersebut menghadirkan suasana yang meriah dan penuh makna. Para mahasiswa tidak hanya menampilkan paduan suara dengan teknik yang terampil, tetapi juga mempersembahkan penampilan visual yang memukau melalui busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ragam pakaian tradisional yang dikenakan menjadi simbol nyata dari semangat inkulturasi, yakni perpaduan antara iman Katolik dan kekayaan budaya Nusantara.
Antusiasme penonton begitu terasa. Setiap lagu yang dibawakan mampu menggetarkan hati. Sebanyak dua belas lagu liturgi dinyanyikan secara penuh penghayatan, antara lain Kristus Beserta Kita, Salam Bagimu Bunda, Laju Berkabar, Punai Memuji Tuhan, Dari Hembusan Sabdamu, Yesus yang Kucinta, Dalam Samadi, Mari Saling Melayani, Madah Agung, Sumber Air Hidup, Tuhan Kepercayaan Umat, dan Berbahagialah Orang.

Melalui konser ini, para mahasiswa diajak untuk memahami bahwa musik liturgi bukan sekadar nyanyian, melainkan sarana untuk mengungkapkan iman dan menyatukan budaya dengan pujian kepada Tuhan. “Gema Inkulturasi dalam Madah Bakti” menjadi pengalaman berharga bagi para calon pewarta dan katekis muda dalam menumbuhkan kecintaan pada liturgi, seni, serta tanah air. (BRW)
- Pengumuman Juara Lomba "FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026" Secara Online
- FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE
- Syukuran Wisuda Prodi PENDIKKAT 2026: Momen Syukur dan Kebersamaan Lulusan
- Perayaan Ekaristi Jumat Pertama : “Bersama Kristus menuju Keselamatan Sejati melalui Salib”
- Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik USD Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK
- Perayaan Ekaristi Penutupan Semester Ganjil & Pelantikan Pengurus HIMKA 2025-2026
- Mahasiswa PENDIKKAT USD Ikuti Seminar Nasional “Katekese Bersama AI” di STKIP Madiun
- Dialog Lintas Agama 2025
- Analisis Hukum versus Dedikasi Guru - Dr. Bernardus Agus Rukiyanto, SJ
- Latihan Doa Meditasi Kontemplasi Ignasian (Periode XII/11)
- Pembinaan Umum: “Design Thinking untuk Konten Digital yang Bermakna”
- Aksi Peduli Lingkungan HIMKA di Pantai Pandan Sari
- HIMKA 2025 Gelar Bakti Sosial untuk Anak Panti Bina Putra
- Kaderisasi Pendamping PIUL Kulon Progo 2025
- Program Pendampingan VanLith Kelas XI 2025
- Evaluasi Pembelajaran 2025 : Uji Coba Instrumen Pembelajaran
- Program Pendampingan Pendamping PIA SMA Van Lith Muntilan 2025
- Perayaan Ekaristi Jumat Pertama & Adorasi: “Hiduplah Sebagai Anak-anak Terang”
- Kegiatan Pendampingan Paguyuban Murid Kristus Sedayu
- Seminar Internasional PENDIKKAT 2025
