Akademik

Strategi Percepatan Tugas Akhir: Dari Proposal hingga Diseminasi


Tugas Akhir (TA) merupakan puncak dari kegiatan akademik mahasiswa. Program studi (Prodi) menerapkan kebijakan berbeda berdasarkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa. Mahasiswa dengan IPK di bawah 2,75 diwajibkan mengambil Paper berbobot 4 SKS, sedangkan mereka yang memiliki IPK minimal 2,75 mengambil Skripsi berbobot 6 SKS.

Prodi sangat mengharapkan mahasiswa dapat menyelesaikan TA tepat waktu, yaitu pada akhir tahun keempat perkuliahan. Sesuai Revitalisasi Kurikulum terbaru, mahasiswa didorong untuk mulai mengambil TA sejak Semester 7 untuk menjamin penyelesaian yang lebih cepat. Pada semester tersebut, mahasiswa sudah diharapkan menyelesaikan Proposal Skripsi yang meliputi Bab I (Pendahuluan), Bab II (Kajian Terkait dan Kerangka Teoritis), dan Bab III (Metodologi Penelitian).

Untuk menjamin kualitas dan kedalaman akademik, Universitas Sanata Dharma mengamanatkan Dosen Pembimbing Skripsi menyelenggarakan minimal 15 kali sesi pembimbingan. Keteraturan dalam bimbingan, yang dapat dilakukan secara individual maupun komunal, diharapkan dapat membantu penyelesaian TA secara sistematis.

Sebagai bagian dari pembangunan habitus akademik, Prodi mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menyelesaikan TA, tetapi juga menyebarluaskan hasil penelitian. Mahasiswa didorong untuk membagikan temuan mereka dalam forum akademik atau jurnal ilmiah, sering kali berkolaborasi dengan Dosen Pembimbing Skripsi dalam proses diseminasi ini. Upaya ini memastikan karya akhir mahasiswa memberikan kontribusi nyata dalam ruang akademik.

 kembali