Akademik

Perdikkati Perkuat Kolaborasi Nasional untuk Majukan Pendidikan Keagamaan Katolik Indonesia

Perkumpulan Pendidikan Keagamaan Katolik Indonesia (Perdikkati) terus menunjukkan perannya sebagai wadah strategis bagi pengembangan pendidikan keagamaan Katolik di Indonesia. Prodi Pendidikan Keagamaan Katolik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma menjadi salah satu anggota aktif bersama tiga lembaga lainnya, yakni Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng, STKIP Widya Yuwana Madiun, dan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Setiap institusi mendaftarkan seluruh dosen aktif sebagai anggota, sehingga memperkuat jejaring akademik nasional dan memastikan keterlibatan penuh dalam program-program bersama.
Keempat lembaga ini juga memikul tanggung jawab kolektif dalam pengelolaan Jurnal Credendum, sebuah jurnal ilmiah yang menjadi wadah refleksi dan pengembangan kajian Pendidikan Keagamaan Katolik. Perdikkati mengadakan rapat tahunan secara bergiliran di antara anggota untuk membahas isu-isu aktual, merumuskan kebijakan bersama, dan merancang arah pengembangan pendidikan ke depan.

Pada 2025, Perdikkati bergerak secara sinergis untuk meningkatkan kualitas program studi demi mendukung kebijakan Akreditasi 2.0, sekaligus mendorong kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada 2024, keempat lembaga berhasil merumuskan CPL Kurikulum Outcome Based Education (OBE) secara bersama. Pada 2023, Perdikkati mengirim surat resmi kepada Kemdikbudristek dan Kemenag mengenai peluang pembukaan Program Profesi Guru Prajabatan. Pada 2022, Perdikkati sepakat memperkuat pertukaran mahasiswa dalam skema MBKM sebagai langkah konkret memperluas pengalaman belajar lintas kampus.

 kembali