Web Fakultas SIA Mahasiswa SIA Orangtua
Berita

Dosen PBIO USD Fasilitasi Komunitas Penggerak Pendidikan Mappi

Universitas Sanata Dharma (USD) terlibat dalam Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagas oleh Kemdikbud. Tujuan dari Program Organisasi Penggerak ialah meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan melibatkan peran serta Ormas bidang pendidikan yang dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik.

POP Komunitas Penggerak ini rencananya dilaksanakan secara berkesinambungan mulai dari tahun 2021 - 2023. Dalam kegiatan ini, Prodi Pendidikan Biologi USD (PBIO USD) mengirimkan 2 orang dosen, yaitu Drs. A. Tri Priantoro, M.For.Sc (Tri). dan Hendra Michael Aquan, MEnvMgmt (Hendra). Kedua dosen PBIO USD tersebut menjadi fasilitator POP Komunitas Penggerak.

Kegiatan Pengembangan Komunitas Penggerak Sekolah dilakukan karena rendahnya angka partisipasi sekolah siswa yang ada di Kabupaten Mappi. Dalam rangka meningkatkan angka partisipasi sekolah ini, maka perlu dukungan dari orang tua dan masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan ke masyarakat melalui kegiatan pengembangan komunitas penggerak sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan penyadartahuan dan keterlibatan orang tua serta masyarakat dalam mendorong proses persekolahan.

Pada kegiatan tersebut, kedua dosen PBIO USD bertugas menjadi fasilitator focused group discussion (FGD). FGD ini adalah dilakukan untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait kondisi pendidikan di tingkat kampung dan distrik di Kabupaten Mappi. Peserta yang hadir sebanyak 19 orang yang berasal dari

FGD dilakukan dengan pendekatan SWOT guna mencari pilihan-pilihan solusi yang bisa dilakukan di kampung-kampung. "Tim pengajar mengelompokkan peserta berdasarkan asal distrik. Dalam proses FGD ini, kami mencoba melihat SWOT pendidikan berdasarkan kondisi di setiap distrik. Pendekatan ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa setiap setiap distrik memiliki kekhasan tantangan pendidikan masing-masing", jelas Tri.

FGD menunjukkan bahwa peserta yang terlibat memiliki antusiasme yang tinggi pada perbaikan kualitas pendidikan Mappi. "Secara umum, kepala kampung dan kepala distrik memiliki perhatian yang sama pada kualitas pendidikan di wilayah masing-masing. Kehadiran kepala sekolah di kelompok diskusi ini menjadi nilai lebih karena mampu klarifikasi dan mendalamkan informasi yang didapatkan dari pihak non sekolah", terang Hendra. (HA)

 kembali