Berita
Selama 14 Hari, Mahasiswi PBio Belajar Demokrasi di Davao Filipina
Salah satu keuntungan kuliah di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma adalah banyaknya kesempatan berkegiatan di kancah internasional, salah satunya melalui skema kegiatan Service Learning Program (SLP). Hal ini karena Universitas Sanata Dharma merupakan anggota Association of Jesuit Colleges and Universities in Asia Pacific (AJCU-AP). Tuan rumah program SLP tahun 2024 adalah Ateneo de Davao University, Filipina. Dalam kesempatan tersebut, Universitas Sanata Dharma diwakili oleh 6 orang mahasiswa/mahasiswi sebagai delegasi yang terpilih.
"Keenam delegasi tersebut antara lain Maria Esterlita Beto Ladjar (Pendidikan Biologi), Skolastika Puella Donata dan Rifqi Muammar Hanif (Sastra Inggris), Faustina Sakshi Marganingsih (Pendidikan Bahasa Inggris), dan Stefani Setialie serta Chatarina Hikari (Farmasi). Rombongan tersebut didampingi oleh seorang dosen dari pogram studi Teknologi Rekayasa Mekatronika, Agatha Mahardika Anugrayuning", terang Maria Esterlita Beto Ladjar (mahasiswi Prodi Pendidikan Biologi angkatan 2021).
Lebih lanjut, Lita menjelaskan bahwa ada 7 universitas AJCU-AP lainnya yang tergabung dalam kegiatan. Ketujuh universitas tersebut antara lain Sophia University (Jepang), Instituto Sao Joao de Brito (Timor Leste), Xavier Learning Community (Thailand), serta Ateneo de Davao University, Ateneo de Manila University, Ateneo de Zamboanga University, Xavier University (Filipina). SLP 2024 berlangsung di kota Davao, Filipina, dari tanggal 4 hingga 18 Agustus 2024 mengusung tema "Democracy under Siege."
"Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh demokrasi saat ini, seperti populisme dan ketidaksetaraan sosial, serta untuk memperkuat peran warga negara dan institusi dalam menjaga nilai-nilai demokrasi", ungkapnya.
Menurut Lita, SLP 2024 ini menjadi platform bagi para mahasiswa untuk mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang isu-isu demokrasi dan untuk membangun strategi yang dapat diterapkan di negara mereka masing-masing setelah program berakhir.
"Sesi refleksi dan perencanaan tindakan pasca-program memungkinkan peserta untuk menyusun rencana aksi yang akan mereka terapkan di komunitas asal mereka. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman yang berharga, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat di berbagai negara di Asia", kata Lita.
Lita menambahkan, SLP 2024 menegaskan kembali komitmen AJCU-AP dalam membentuk pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran sosial tinggi dan berkomitmen pada nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.
"Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas lokal. Program ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga dan memperkuat prinsip-prinsip demokrasi, serta diharapkan mampu menghasilkan perubahan positif di tengah tantangan global yang semakin kompleks", tutup Lita.
- Dosen PBIO USD Melatih Guru SMA dan SMK di Kab Nabire Kembangkan Pembelajaran Berbasis Small Scale Science
- Sarasehan Dies Natalis USD ke-69: Membangun Kesadaran Ekologis Kaum Muda Katolik di Yogyakarta
- Selama 14 Hari, Mahasiswi PBio Belajar Demokrasi di Davao Filipina
- Program Magang Mandiri PBio USD Batch 1: Gembira Loka Zoo dan Animars Studio
- 20 Guru Biologi MGMP Kota Yogyakarta Berlatih Membuat Kombucha di Laboratorium PBio USD
- Kolaborasi Alumni dan Dosen PBio USD Antarkan Siswa SMP Kristen Gloria 1 Surabaya Juarai IDEX 2024 di Singapura
- Rumah Metamorfosis USD Paingan Terima Kunjungan Science Club SMP Budya Wacana
- Meningkatkan Kesadaran Konservasi dan Kepedulian Lingkungan Mahasiswa Melalui Pedagogi Ignatian
- 34 Siswa Yogyakarta Independent School Belajar Konservasi Alam di Rumah Metamorfosis USD
- Mahasiswa PBio USD Belajar Proses dan Perawatan Pengawetan Hewan di Museum Biologi UGM